Pendewaan

Pendewaan
#6 Ujian


__ADS_3

[tempat ini sungguh luar biasa]


Yun Tianxie terkagum dengan apa yang dia lihat. Setelah melakukan perjalanan selama 1 bulan lebih, Yun Tianxie akhirnya sampai di tempat sekte bulu ilahi berada.


Apa yang Yun Tianxie lihat saat ini adalah bukit dengan puncak yang ditutupi oleh kabut. Meski masih dibawah puncak, dengan samar samar Yun Tianxie dapat merasakan energi spiritual dalam jumlah yang besar.


Yun Tianxie penasaran dengan seberapa besar energi spiritual yang ada di puncak bukit itu. Tanpa berfikir Panjang Yun Tianxie pergi menuju puncak itu.


Hanya ada jalan satu tapak disana, Yun Tianxie berjalan memijak satu persatu anak tangga. Yun Tianxie tidak tau berapa lama waktu yang dia butuhkan, meski begitu dia tidak terlalu memperdulikannya.


Yun Tianxie terus berjalan, hingga hari telah berganti. Yun Tianxie akhirnya sampai disebuah gerbang. Digerbang terdapat beberapa orang yang telah berkumpul.


Ketika Yun Tianxie sampai dia langsung bertanya dengan salah satu dari mereka, ternyata saat ini adalah hari dimana sekte bulu ilahi membuka pendaftaran.


Yun Tianxie menjadi sedikit binggung, jika sekte sebesar ini membuka pendaftaran maka adalah hal yang normal jika ada ribuan orang digerbang ini. Namun situasi ini sangat berbeda dengan apa yang Yun Tianxie pikirkan. Jangankan ribuan, jumlah orang yang berkumpul digerbang itu bahkan tidak sampai 100 orang.


'apa yang sebenarnya terjadi'


Yun tianxie bertanya tanya pada dirinya.


Pada akhirnya yun tianxie sama sekali tidak dapat memahaminya, dia lalu menyerah dan bertanya kepada pria yang ada didekatnya.


"Jika ini adalah hari pendaftaran sekte mengapa ada sangat sedikit orang disini?"


"apa kau benar benar tidak tau?" pria itu jelas cukup terkejut "aku tidak tau dari daerah terpencil mana kau berasal, aku akan menjawab apa yang kau tanyakan. Alasan mengapa orang disini sangat sedikit adalah karena mereka telah tereliminasi"


"Tereliminasi?"


Yun Tianxie manjadi semakin bingung, dia ingat dengan sangat jelas kalau tidak ada ujian sebelum dia sampai disini. Namum mengapa bisa mereka tereliminasi?


Pria itu melihat ekspresi kebingungan Yun Tianxie, meski Yun Tianxie tidak bertanya pria itu berbicara atas inisiatifnya


"bukankah kau menaiki sebuah jalan tangga untuk sampai kesini? Itu adalah ujian pertamanya"

__ADS_1


"tunggu dulu, ini aneh. Jika itu adalah ujian pertamanya maka kenapa aku sama sekali tidak melihat orang lain?"


Yun Tianxie dengan cepat menyangkal perkataan pria itu. Jika apa yang pria itu katakan benar maka seharusnya Yun Tianxie akan bertemu dengan banyak orang sebelum sampai disini.


"kau mungkin tidak mempercayainya, tetapi apa yang kukatakan adalah sebuah kebenaran."


Meski yun tianxie menyangkal perkataanya pria itu sama sekali tidak marah, dia malah memberikan penjelasan yang cukup Panjang kepada Yun Tianxie


"ujian pertama memiliki sepuluh ribu jalan yang berbeda, setiap jalan hanya bisa diisi oleh satu orang saja. Karena hal itulah setiap peserta tidak akan melihat peserta yang lainnya sebelum sampai di gerbang ini."


sepuluh ribu jalan, itu jelas bukan sebuah pengaturan sistem yang simple. Entah sekuat apa orang yang bisa membuat pengaturan seperti itu.


Pada akhirnya hari berganti lagi, sekarang ada sekitar 78 orang didepan gerbang itu. Pintu gerbang akhirnya terbuka. Yang berdiri dibalik pintu itu adalah Liu Yu dan seorang Wanita yang menggunakan cadar.


Meski cadar itu menutupi semua wajahnya, mereka yang meilhat Wanita itu jelas merasa kalau dia sangatlah cantik. Itu adalah kecantikan yang sulit untuk ditemukan.


"Selamat telah sampai disini" dengan suara indahnya Wanita itu berbicara


Ya Fei dan Liu Yu berbalik dan mulai berjalan. Semua orang termasuk Yun Tianxie mengikuti mereka dari belakang. Mereka akhirnya sampai disebuah tempat seperti arena, disana terdapat sebuah batu berwarna ungu gelap.


Ya Fei mendekati batu itu dan menyentuhnya "Ini adalah ujian terakhir, sekarang aku akan melihat bakat yang kalian miliki."


Ya Fei dengan Sebagian kecil kekuatannya menyerang batu itu, dari batu itu keluar cahaya yang mencapai tinggi seribu meter


"Seperti yang kalian lihat, semakin tinggi berarti semakin bagus bakat kalian. Tentu saja ini tidak hanya mengukur bakat, melainkan juga mengukur kekuatan kalian."


Disisi lain Liu Yu mengeluarkan pedangnya, dengan pedangnya dia menyerang batu itu. Hasilnya tidaklah buruk, cahaya dari batu itu mencapai ketinggian 800 meter.


"Seperti yang kalian lihat, kalian juga bisa mengguna senjata" ucap Ya Fei "Jadi siapa yang ingin pertama melakukannya?"


Mendengara pertanyaan itu kebanyakan dari mereka merasa ragu. Mereka tidak tau dengan pasti berapa meter cahaya yang bisa dimunculkan oleh orang seperti mereka.


Pada akhirnya ketika yang lainnya sedang ragu, seorang pria muda mengangat tangannya "Biar saya yang pertama"

__ADS_1


Pria itu berjalan mendekati batu, pria itu memiliki badan yang besar. Dari penampilannya pria itu terlihat seperti seseorang yang lebih sering menggunakan kekuatan fisik dibandikan senjata.


Pria itu mengepalkan tinjunya dan menyerang batu itu, cahaya yang muncul mencapai ketinggian 70 meter.


Melihat ini wajah Yun Tianxie tidak bagus, pria itu berada dialam bencana tingkat 2, dan hanya bisa sampai 70 meter. Sedangkan dirinya masih dialam peningkatan jiwa, Yun Tianxie tidak yakin bisa mencapai ketinggian seperti itu.


Satu persatu orang mulai melakukan ujian ke 2, tidak ada satupun cahaya mereka dibawah 60 meter. Juga yang paling tinggi mencapai 150 meter.


Pada akhirnya Sebagian besar telah melakukannya, Yun Tianxie sadar kalau pada akhirnya dia juga harus melakukannya. Meski begitu dia masih cukup khawatir.


Lin Feng dengan jelas merasakan kekhawatiran Yun Tianxie, dia lalu berkata [Apa yang kau khawatirkan, Yun Tianxie?]


[Aku khawatir kalau bakatku tidak akan bisa menghasilkam cahaya diatas 60 meter.]


[entah hal bodoh apa yang kau khawatirkan, batu itu bukan untuk mengukur bakat seseorang. Perempuan Bernama Ya Fei itu hanya sedikit membuat kalian binggung.]


[lalu apa fungsi batu itu?]


[itu untuk mengukur kekuatan serangan milik seseorang, tentu saja kau bisa menggunakan Teknik terkuatmu untuk menyerangnya]


Selagi mereka berdua berbicara, seorang perempuan muda menyerang batu itu. Cahaya yang dikeluarkan mencapai ketinggian 500 meter.


[Lihatlah gadis kecil itu, meski dia hanya dialam bencana tingkat 1 cahaya yang dihasilkannya jauh lebih tinggi dari pada pria yang pertama tadi. Pada akhirnya ini tentang sebagus apa Teknik yang kau pelajari dan kau gunakan.]


[Apa benar seperti itu?]


[jika kau tidak percaya kau bisa mencobanya, gunakan Teknik pedang yang kuajarkan kepadamu.]


[baiklah, aku akan mencobanya]


Yun Tianxie mendekati batu itu dan mengeluarkan pedangnya. Pedang itu hanyalah senjata tingkat dewa biasa, meski di benau dongchen itu adalah sebuah harta tetapi disini itu hanyalah sampah.


Dengan pedang ditangnnya, Yun Tianxie bersiap untuk menyerang batu itu

__ADS_1


__ADS_2