Pendewaan

Pendewaan
#53 Kera


__ADS_3

“Nona Lin Yuxi, bisakah saya meminta perlindungan anda selama beberapa saat?”


Lin Yuxi menatap Yun Tianxie, dia tidak tau apa yang sebenarmya ingin Yun Tianxie lakukan. Namun, dia tahu kalau itu bukan perlindungan untuk kepentingan dirinya sendiri.


“Apa yang kau rencanakan?” Lin Yuxi bertanya dengan penuh rasa penasaran.


“Aku memiliki sebuah Teknik, Teknik itu menguras banyak energi spiritual. Selain itu, ada beberapa waktu yang kubutuhkan untuk menggunakannya.” Yun Tianxie menjelasnya dengan sesingkat mungkin.


“Jadi selama waktu itu kau ingin aku melindungimu?”


Yun Tianxie mengangguk, dia memang mengingakan itu.


“Aku tidak akan melindungi mu!” Lin Yuxi mengatakan sesuatu yang sangat tidak terduga. “Karena Teknik itu memakan banyak energi kau tidak perlu melakukannya.”


Yun Tianxie tidak mengatakan dengan pasti kemungkinan dia akan berhasil. Tentu itu membuat Lin Yuxi untuk tidak terlalu bertaruh.


Hanya saja, jika terus begini mereka tidak akan bisa membunuh kera itu. Apa yang ingin Yun Tianxie lakukan adalah membunuh kera itu secepat mungkin.


“Kau tidak perlu khawatir, aku memiliki cara aku sendiri!”


Kera itu berada di ranah hidup dan mati akhir, bagi Yun Tianxie kera itu terlihat sangat kuat. Namun, Lin Yuxi berbeda. Dia tidak melihat kalau kera itu kuat, melainkan sebaliknya. Lemah, kera itu sangat lemah. Kekuatan ranah hidup dan mati akhir itu secara alami tidak kecil.


Lin Yuxi merasa ada yang sedikit aneh, karena itu dia memutuskan untuk tetap bertarung dengan pelan sambil melihat situasi.


Ketenangan Lin Yuxi merugikan yang lain, dalam beberapa waktu ini satu orang telah mati. Lin Yuxi menyayangkan hal itu, sebisa mungkin ingin agar jumlah mereka tetap utuh. Namun sepertinya itu tidak mungkin.


Yun Tianxie yang hanya diam di tempatnya melihat Lin Yuxi mengayunkan pedangnya, serangannya bahkan tidak sekuat yang lainnya. Yun Tianxie sedikit tidak mengerti apa yang sedang Lin Yuxi pikirkan. Jumlah mereka terus berkurang, sekarang sudah dua orang yang mati.


Setelah kematian orang yang kedua, Lin Yuxi melihat ada yang aneh. Dia dengan cepat segera mundur dan mengambil jarak dari kera. Mereka tidak tau alasan Lin Yuxi mundur, tetapi mereka juga mengikuti Tindakan Lin Yuxi.


“Kera itu semakin kuat!” Kata Yun Tianxie yang ada di belakang Lin Yuxi.

__ADS_1


Yun Tianxie tidak tau sebesar apa kekuatan kera itu meningkat, tetapi dia dapat merasakan peningkatan itu dengan jelas.


Menagnggapi Yun Tianxie, Lin Yuxi hanya mengangguk kepalanya. Dia melihat kera itu berdiam di tempatnya, seperti sedang menunggu mereka untuk datang.


“Apa anda punya rencana?” Tanya Yun Tianxie.


“Aku melakukan apa yang kuinginkan, tentu aku memiliki rencana aku sendiri!”


Lin Yuxi melihat pedangnya, bilah pedang itu berwarna biru langit yang indah. Dimata orang lain, Lin Yuxi seperti sedang tidak melakukan apapun, tetapi pada kenyataannya dia sedang mengalirkan energi spiritual dalam jumlah yang sangat gila.


Jumlah energi spiritual di dalam pedang itu setara dengan setengah energi milik Lin Yuxi, atau hampir semua energi spiritual Yun Tianxie. Jika itu pedang biasa, pedang itu pasti telah hancur sejak tadi. Seperti yang dikatakan, pedang semi ilahi secara alami kuat.


‘Segini seharunya cukup.’ Pikir Lin Yuxi.


Lin Yuxi Kembali melihat kera itu, kekuatannya sudah meningkat lagi. Tanpa ada suara sedikitpun Lin Yuxi mulai bergerak, geraknnya sangat cepat. Tidak ada yang bisa melihat ataupun merasakan Gerakan Lin Yuxi.


Tanpa mereka semua sadari, Lin Yuxi telah berada tepat di hadapan kera itu. tentu saja kera itu juga terkejut, dia mengangkat gadanya. Lin Yuxi masih sangat tenang, begitu gada telah mendekati dirinya, mata Lin Yuxi menatap mata kera itu.


Mereka melakukan kontak mata dalam waktu yang sangat singkat, dalam waktu yang sangat singkat itu juga kera menjadi terdiam. Gadanya berhenti tepat di atas Lin Yuxi.


Dengan tangan yang gemetaran, kera terus menahan gadanya. Dia tidak ingin lagi merasakanya. Rasa takut yang sangat mengerikan.


Lin Yuxi mengegerakkan pedangnya, ujung pedang menyentuh penghalang kera itu.


“Hancur!” Lin Yuxi berkata dengan sangat tenang.


Energi spiritual dalam jumlah yang gila keluar dari pedang itu. Seperti sekumpulan lebah yang di lepaskan dari sebuah kurungan..


Hanya dalam waktu beberapa detik, penghalang itu telah hancur. Lin Yun mulai berjalan, kera hanya bisa diam tanpa melakukan apapun. Lin Yuxi mengangkat pedangnya, dan langsung memenggal kepala kera..


Hanya satu ayunan saja, kepala kera terjatuh kelantai.

__ADS_1


‘Kekuatannya sangat mengerikan!’ kata Yun Tianxie di dalam hati.


[Apa yang dia lakukan sebelumnya?]


Yun Tianxie tau Lin Yuxi pasti melakukan sesuatu hingga kera itu ketakutan, tetapi dia tidak tau dengan pasti dengan cara yang digunakan.


[Aku juga tidak tau. Melihat temperamen yang dingin dan tenang gadis kecil itu dia pasti telah terbiasa membunuh. Mungkin saja kera itu melihat banyak bayangan kematian dari mata gadis kecil itu.] Jawab Lin Feng.


‘Banyak membunuh ya?...’


Yun Tianxie tidak tau dengan pasti berapa jumlah untuk bisa di katakan banyak, sejak memulai jalan kultivasi Yun Tianxie hanya beberapa kali membunuh saja.


Pengalamannya masih sangat dangkal, bila di bandingkan dengan Lin Yuxi, Yun Tianxie hanya adik kecil yang tidak mengetahui tentang apa yang ada di luar rumah.


Yun Tianxie melihat sekitarnya, kera telah mati tetapi tidak ada tanda tanda kalau mereka akan mendapatkan hadiah.


‘Ada yang aneh!’


Lin Yuxi masih berdiri di tempatnya, pedangnya masih berada di tangannya. Dari kejahuan Yun Tianxie bisa melihat mayat kera itu mulai menghilang. Tidak ada bekas apapun yang bisa terlihat.


Yun Tianxie melihat Lin Yuxi melihat keatas, dia secara alami juga melihat keatas.


‘Galap!’


Langit langit itu sangat gelap, Yun Tianxie bahkan tidak tau apakah langit langit itu tinggi atau tidak. Tidak ada apapun yang terlihat disana. Hanya saja Yun Tianxie melihat Lin Yuxi masih melihat ke atas.


Yun Tianxie secara alami penasaran dengan apa yang Lin Yuxi lihat, sama seperti sebelumnya dia tidak melihat apapun. Setelah beberapa saat Yun Tianxie dapat merasakan sesuatu.


‘Ada yang turun!’


Dari atas sana ada yang turun dengan sangat cepat, itu juga mengeluarkan aura yang sangat mencekam. Lin Yuxi hanya tersenyum, akhirnya itu mencapai lantai. Itu adalah kera dengan sebuah katana di tangannya.

__ADS_1


“Sekarang ranah dewa awal ya…”


Lin Yuxi melihat kera itu, kera yang lebih kuat dari dirinya. Namun, hingga kini sama sekali tidak ada ketakutan yang bisa terlihat di wajah Lin Yuxi.


__ADS_2