
Tatapan Liu Yu, menjadi sangat tajam. Mata itu terlihat seperti singa yang sedang menghadapi mangsanya. Namun, Yun Tiaxnie jelas bukan mangsa Liu Yu. Jika harus dikatakan, Yun Tiaxnie juga merupakan singa lainnya.
Liu Yun menggerakan tombaknya, mengayunkannya, dan menusuknya. Setiap Gerakan terlihat sangat terliti dan cepat. Yun Tianxie hampir kesulitan untuk bisa mengimbanginya.
Yun Tinaxie masih terlihat tenang, sejauh ini dia bisa melihat semua Gerakan itu. tanpa disadari, sebuah senyuman kecil terlihat diwajah Yun Tianxie.
'orang yang sangat arogan' Ucap Liu Yu dalam hati
Terlihat jelas kalau memontum pertarungan masih dipegang oleh Liu Yu, tetapi Yun Tianxie terlihat seperti dia tidak terlalu memperdulikan momentum itu. seperti dia bisa membalikkan keadaan kapan saja. Jelas itu adalah sifat yang sangat sombong.
Bagi orang seperti Yun Tianxie, yang merupakan keturunan anggota kerajaan, sifat arogan secara alami tumbuh didalam dirnya. Tidak peduli terlihat sebaik apa Yun Tianxie hingga hari ini, pada akhirnya dia masih orang yang arogan.
Liu Yu tidak membenci senyuman Yun Tianxie, dia sendiri juga keberadaan yang penting dalam ras elf, secara alami Liu Yu juga memiliki sifat arogan.
Liu Yu ingin melihat, sejauh apa Yun Tianxie akan bertahan sengan sifat arogannya itu. mata merah cantik Liu Yu berubah menjadi berwarna emas. Dalam sekejap Liu Yu menghilang dari pandangan Yun Tiaxnie.
"Dimana dia?"
Yun Tianxie melihat sekitarnya, dia sama sekali tidak bisa melihat ataupun merasakan keberadaan Liu Yu. Gunakan indra spiritual, memperluas jangakuan pencarian, tetap saja tidak bisa menemukan keberadannya.
"Mengapa kau menjadi bingung?" Tanya Liu Yu
"sial…"
Tanpa Yun Tianxie sadari, Liu Yu telah berada didepannya. Liu Yu menrakkan tombaknya dan langsung menusuk Yun Tiaxnie. Tidak ada celah ataupun jeda, mata tombak itu sangat dekat, kecepatan tombak juga tidak lambat. Jika dibiarkan tombak akan menusuk dadanya, Yun Tianxie tidak bisa membiarkan itu terjadi.
Menghindari serangan itu sudah hampir tidak mungkin, pilihan Yun Tianxie adalah mengorbankan bagian tubuhnya yang lain. Namun, Gerakan Yun Tianxie masih cukup lambat. Tombak itu dengan begitu mudahnya menusuk perut Yun Tianxie.
"Sialan…"
Yun Tianxie langsung melepaskan tusukan tombak itu dan mengambil jarak. Wajah Yun Tianxie terlihat sangat buruk. Dia jelas sangat kesal dan ingin menghajar Liu Yu. Namun, untuk saat ini dia lebih memilih untuk menghentikan darahnya.
__ADS_1
"hehe, ini sedikit mengecewakan. Sedikit lebih buruk dari yang kuharapkan."
Liu Yu sedikit tersenyum, senyuman itu adalah tanda kalau dia sedang merendahkan Yun Tianxie. Itu ada provokasi murahan, meski murahan tetap saja ada orang yang terpancing. Yun Tianxie menjadi lebih kesal, kini lukanya telah sembuh. Bagi seseorang yang berada di ranah bencana seperti, Yun Tianxie, luka seperti itu bisa disembuhkan dalam waktu singkat.
Sejak tadi, Yun Tianxie, hanya menghidari serangan Liu Yu. Yun Tianxie sama sekali belum ada menyerang, sekarang Yun Tianxie memutuskan untuk menyerang dari pada bertahan. Dia mengangkat pedangnya, Pedang yang dia dapatkan dari Luo Yan.
Fokus Yun Tianxie menjadi lebih jelas, yang ada dimatanya hanya Liu Yu saja, seolah olah Yun Tianxie tidak memperdulikan yang ada di luar arena.
"Jalan keilahian!"
Pedang Yun Tianxie mengeluarkan kekuatan dengan sangat ganas, kekuatan itu menghancurkan sebagian besar tempat itu. Banyak debu yang berterbangan, menetupi jarak pandang daerah sekitar.
Setelah beberapa saat, debu mulai menghilang. Yang bisa dilihat adalah wajah tersenyum Liu Yu, wajah dengan kecantikan klasik itu.
Sebuah senyuman kecil, Liu Yu berdiri dengan tegak. Seolah oleh tak terjadi apapun.
"Semakin besar arogansi seseorang, akan semakin mudah dipancing. Ketika kemarahan mereka mencapai puncak, maka akan semakin buruk pula keputusan yang akan diambilnya."
Dimata Liu Yu, orang yang mudah marah adalah orang yang paling mudah dikalahkan. Jika dia melihat kondisi Yun Tianxie saat ini, maka tidak akan sulit bagus Liu Yu untuk mengalahkannya.
"Kau benar, aku sendiri juga mempercayai hal itu!" Kata Yun Tianxie
Liu Yu sedikit terkejut, suara Yun Tianxie berubah. Tidak ada kemarahan didalam suara itu. Ekspresinya juga berubah, senyuman kecil Yun Tianxie membuat Liu Yu menjadi sadar.
"Ini tidak terduga" katanya dengan sedikit masam
"Sejak awal kau sama sekali tidak terpengaruh."
Yun Tianxie hanya tersenyum, sejak pertarungan dimulai Liu Yu telah menggunakan teknik perangsang amarah. Teknik itu membuat orang menjadi lebih mudah marah meski hanya di pancing sedikit.
Ini bukanlah teknik yang langka, hanya saja tidak banyak orang yang mempelajarinya. Salah satu faktor penting dalam menggunakan teknik ini adalah kecakapan dalam menilai situasi.
__ADS_1
Selain itu, semakin besar arogansi seseorang, maka akan semakin kuat pula teknik ini berpengaruh kepadanya.
Meski teknik ini bisa merangsang Amarah orang lain, tetapi bukan berarti bisa dilakukan setiap saat. Bagaimanapun akan selalu ada orang yang bisa menangkal teknik itu.
Yun Tianxie memang memiliki arogansi yang besar, tetapi mengapa dia tidak terkena efeknya? Itu Karena arogansi Yun Tianxie terlalu besar, sejak awal dia tidak menempatkan Liu Yu dimatanya.
Tidak ada alasan untuk Marah, bagaimana mungkin seorang manusia bisa marah terhadap serangga yang bahkan hampir tidak terlihat dimatanya.
Oleh karena itu, teknik ini sama sekali tidak berpengaruh kepada.
"Kupikir kau akan menjadi lawan yang mudah!"
Sejak Liu Yu melihat ranah dan peringkat Yun Tianxie, dia merasa ini akan menjadi pertaruhan yang mudah. Cara singkat untuk mendapatkan 200 poin.
Namun, sekarang dia berubah pikiran. Yun Tianxie jelas bukan lawan yang mudah, dia mungkin akan menjadi lawan paling merepotkan yang pernah Liu Yu lawan.
Sekarang Liu Yu bahkan tidak yakin kalau dia bisa menang, pria yang ada didepannya tampak sangat meremehkannya. Hanya tersenyum kecil seperti tidak memperdulikannya.
Kapan terakhir kali dirinya diremehkan? Selain dari tuan muda ras iblis dan beberapa tuan muda sombong ras manusia, Liu Yu belum pernah merasakan penghinaan semacam ini.
Apalagi penghinaan dari seseorang diranah yang lebih rendah darinya, ditambah seseorang yang bahkan tidak diketahui asal usul dan statusnya.
Liu Yu jelas orang yang sangat tenang, tetapi dibawah penghinaan itu, tanpa dirinya sadari wajahnya terlihat sangat buruk. Terlihat jelas dia sangat marah.
Senyum Yun Tianxie semakin besar, ini adalah situasi yang Yun Tianxie inginkan. Memanfaatkan keinginan lawan untuk menjatuhkannya.
Itu adalah cara yang terbaik, dulu ada banyak penjabat yang terkena trik ini. Namun ini adalah pertama kalinya Yun Tianxie menggunakannya kepada perempuan seperti Liu Yu.
"Ekspresimu..... Mengatakan apa yang sedang kau pikirkan!"
Yun Tianxie bergerak dengan cepat, berada di didepan Liu Yu dan mengayunkan pedangnya dengan sangat keras.
__ADS_1