Pendewaan

Pendewaan
#21 Jalan Percobaan


__ADS_3

Pergi dari tempat itu, jika dia bisa melakukannya, Yun Tianxie akan melakukannya sejak awal. Hanya saja dia tidak bisa meninggalkan Lu Yao dan Ji Luoxue. Tidak, lebih tepatnya tidak ada gunanya Yun Tianxie mecoba untuk kabur.


Tidak peduli secepat apa pergerakan Yun Tianxie, pada akhirnya Wanita itu tetap akan bisa menyusulnya dengan mudah.


"Jadi apa yang kau katakan sebelumnya adalah apa yang telah ditulis dalam sejarah?" Wanita itu kembali bertanya, niat membunuhnya masih belum reda sedikitpun


"Iya, hanya itu yang aku ketahui."


Sekali lagi, sikap Wanita itu berubah drastis. Niat membunuhnya sepenuhnya menghilang dan dia telah Kembali seperti sebelumnya.


Temperamen Wanita itu memang selalu buruk, meski begitu dia bukanlah Wanita yang tidak masuk akal. Wanita itu cukup menyayangkan kalau semua usaha mereka hancur dalam waktu yang singkat. Namun Wanita itu sama sekali tidak menyesalinya, bagaimanapun itu adalah takdir dari kekaisaran yang terbentuk dari sungai dan tanah darah.


Hanya saja Wanita itu sedikit berharap kalau kekaisaran Han setidaknya dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama.


"Ngomong ngomong, bukankah kau ingin memasuki mahkam ini?"


"Iya. Tetapi jika senior melarangnya maka aku tidak akan memasukinya."


Wanita itu sangat kuat, meski Yun Tinaxie berkerja sama dengan, Lu Yao dan Ji Luoxue, mereka tetap tidak akan bisa menang. Karena itu masuk dengan cara paksa adalah suatu pilihan yang bodoh


"Tidak, aku tidak akan melarangmu. Aku akan membukakan gerbangnya."


Wanita itu membunyikan loncengnya sebanyak 3 kali, seketika gerbang yang besar itu tebuka dengan sangat lebar.


"Masuklah, jika kau beruntung kau mungkin bisa mendapatkan apa yang ada didalam sana."


Wanita itu sedikit tersenyum, itu adalah sebuah senyuman yang terlihat sangat tulus.

__ADS_1


"Bagaimana denganmu senior?"


"Tubuh ini tidak akan bertahan lama." Wanita itu melihat tangan kanannya, tangan itu terlihat mulai trasparan "Meski ini adalah tubuh fisik, tetapi tubuh ini tidak ada bedanya dengan tubuh astral."


Tubuh fisik Wanita itu memang dirancang hanya untuk bertahan dalam waktu yang singkat, setelah itu tubuh itu akan menjadi patung seperti bentuk awalnya. Sedangkan untuk kesadarnnya sendiri, kesadaran Wanita itu akan Kembali tertidur seperti sebelumnya.


"Begitu ya. Terimasih senior."


Yun Tianxie pergi berjalan kearah gerbang, Lu Yao dan Ji Luoxue mengikutinya dari belakang.


"Anak muda, setelah melewati gerbang itu kalian akan menghadapi berbagai ujian. Aku sendiri tidak terlalu tau apa yang ada didalam sana, hanya saja didalam sana ada sebuah tugu milik kaisar kami."


Yun Tianxie menunjukan rasa hormatnya "Jika boleh tau, siapa nama anda senior?"


"Han Liusu, itu adalah namaku."


Sekali lagi Yun Tianxie menunjukkan rasa hormatnya, dia lalu Kembali berjalan melewati gerbang. Setelah bayangan Yun Tianxie menghilang, gerbang itu Kembali tertutup.


"Iya, zaman telah berubah. Kekaisaran telah hilang. Mungkin sudah saatnya kita berhenti menjaga tempat ini."


Han Liusu tersenyum dengan puas, tubuhnya perlahan mulai menghilang. Ketika tubuh itu menghilang sepenuhnya, 2 buah patung Kembali muncul di depan pintu gerbang. Itu adalah patung yang sama dengan yang sebelumnya


Jauh didalam ruangan Yun tianxie dan yang lainnya berjalan dengan tenang, suasananya sangat tenang, hanya Langkah kaki mereka yang dapat terdengar dengan jelas.


"Jika aku tidak salah, Han Liusu adalah nama permaisuri kekaisaran Han. Dia adalah orang yang berdiri disamping kaisar Han Qin." Yang mengatakan itu adalah Lu Yao


Han Liusu, disebut sebagai ratu perang. Pada saat itu dengan kepintaran dan kekuatannya, Han Liusu berdiri disamping kaisar Han Qin dan terus membantunya. Meski kekaisaran Han Hanya bertahan dalam waktu yang singkat, tetapi sejarah masih mengingat apa yang telah mereka lakukan pada saat itu.

__ADS_1


Mereka bertiga terus berjalan, hingga mereka berada disebuah Lorong. Lorong itu di terangi oleh banyak obor api. Jalan Lorong itu terus memanjang ke depan.


Setelah cukup lama berjalan mereka sampai disebuah pintu. Tanpa ragu, Yun Tianxie membuka pintu dan memasukinya. Apa yang Yun Tianxie lihat adalah sebuah ruangan dengan banyak ulat.


"Tempat ini, benar benar menjijikkan."


Selain Yun Tianxie, Lu Yao dan Ji Luoxue jelas tidak bisa menghilangkan ekspresi jijik mereka. Ini adalah pertama kalinya mereka melihat ulat sebanyak itu. mereka jelas ingin sekali muntah, tetapi mereka memutuskan untuk menahannya.


"Didepan sana ada pintu yang lain. Lebih baik kita segera meninggalan tempat ini."


Yun Tianxie memang tidak terlalu merasa jijik, hanya saja bukan berarti dia tidak mengerti apa yang kedua gadis itu rasakan. Dia secara alami ingin segera membuat mereka pergi dari tempat ini.


Ji Luoxue adalah orang yang paling semangat dengan usulan Yun Tianxie, dia dengan cepat menuju pintu itu. semua ulat yang ada disana menyadari kehadiran Yun Tianxie dan yang lainnya. Semua ulat itu seperti memiliki kesadaran sendiri, para ulat itu mengangkat kepala mereka dan melihat Yun Tianxie dan yang lainnya.


Ji Luoxue merasa sedikit takut, dia lalu berhenti berlari dan Kembali kebelakang Lu Yao. Para ulat itu terus melihat, hingga Yun Tianxie dan kedua gadis itu sampai kedepan pintu.


Yun Tianxie menyuruh mereka untuk memasuki pintu terlebih dahulu, Yun Tianxie sedikit penasaran dengan semua ulat itu. para ulat berhenti melihat Yun Tianxie, mereka Kembali memakan buku yang ada dibawahnya. Setiap ulat memiliki satu buku.


Para ulat memakan satu demi satu lembar buku, setiap kali lembaran buku telah habis buku yang baru akan muncul Kembali.


Proses itu terus berlangsung tanpa akhir. Tidak jauh dari tempat Yun Tianxie berdiri, ada satu ekor ulat yang berubah menjadi sebuah kepompong. Yun Tianxie penasaran dengan buku yang dimakan para ulat itu, dia lalu mengambil buku itu dan langsung pergi dari ruangan itu.


Ruangan selanjutnya adalah sebuah tempat yang dipenuhi oleh boneka kayu, jumlah boneka itu sekitar 700. Sebelum kedatangan Yun Tiaxnie, Lu Yao dan Ji Luoxue telah lebih dahulu bertarung dengan para boneka kayu.


Yun Tianxie merasa dia tidak akan bisa membaca buku yang telah dia ambil dengan tenang, Yun Tianxie menyimpan buku itu dan bergabung kedalam pertarungan.


Setiap boneka terbuat dari kayu dengan kualitas yang bagus, meski jumlah boneka batu ada banyak tetapi kekuatnnya sendiri tidaklah kuat. Kebanyakan hanya memiliki kekuatan yang setara dengan ranah penempaan jiwa, dan ada beberapa yang berada di ranah peningkatan jiwa.

__ADS_1


Disisi lain Yun Tianxie dan yang lainnya berada di ranah bencana, menghadapi ranah peningkatan jiwa bukanlah sebuah masalah.


Yun Tianxie terus menghancurkan boneka kayu dengan sangat cepat, ranah bencana biasa tidak mungkin bisa menahan serangan Yun Tianxie. Apalagi boneka yang hanya ranah peningkatan jiwa, karena itu hanya dalam satu kali ayunan pedang, Yun Tianxie bisa menghancurkan dua sampai tiga boneka kayu.


__ADS_2