Pendewaan

Pendewaan
#31 Liu Yu Si Elf


__ADS_3

Ras manusia fraksi elf, ras manusia yang ini memang mendukung ras elf. Akan tetapi jika dibandingkan dengan ras manusia fraksi netral, mereka masih jauh dibawah. Lagi pula, meskipun ras manusia ini mendukung ras elf, kebanyakan hanya para tetua mereka saja.


Bagi generasi muda, mereka secara alami ingin bergabung dengan ras manusia fraksi netral. Bahkan tidak mengherankan jika setiap tahunnya ada saja manusia dari fraksi ini pergi ke detaran tengah dan bergabung dengan fraksi netral.


Ras manusia fraksi netral selalu terbuka, selama itu manusia. Bagaimanapun jalan yang mereka pilih secara alami tidak mudah, untuk menyelesaikan jalan itu mereka membutuhkan banyak tenaga.


Manusia itu melihat Yun Tianxie bersama dengan Xia Shuang. Ini adalah pemandangan yang cukup aneh, mengingat Xia Shuang jarang berpergian dengan orang lain.


"Kawan manusia ini, apakah berasal dari ras manusia fraksi elf?" manusia itu bertanya


"Tidak, aku bukan dari fraksi itu"


Ada warna aneh yang terlihat diwajah manusia itu, Yun Tianxie bukan dari fraksi elf, tetapi dia bersama dengan Xia Shuang.


Melihat jarak diantara mereka, jelas Yun Tianxie bukan hanya sekedar masuk dengan Xia Shuang. Apa ada hubungan yang spesial dengan mereka? Yah itu mungkin saja.


Manusia itu jelas sangat bingung, dia tidak tau apa yang harus dia katakan selanjutnya.


"Apa kawan manusia ini berasal dari fraksi elf?"


Yun Tianxie tau kalau manusia kebingungan, dia secara alami berinisiatif untuk membuka suasana.


"Tidak, saya berasal dari fraksi netral." Jawab manusia itu dengan sedikit sopan


Yun Tianxie melihat manusia itu, pakaian yang dipakai jelas bukan pakaian yang biasa. Itu pasti pakaian yang cukup mahal, Yun Tianxie sedikit menebak kalau manusia itu pasti memiliki status yang cukup penting di fraksi netral.


Yun Tianxie lalu mendekati, Xia Shuang, dan sedikit berbisik "siapa dia?"


"Tang Yun, putra tetua ke 2 fraksi manusia netral." Jawab Xia Shuang


Tang Yun, putra pertama dari tetua ke 2. Tang Yun, termasuk kedalam barisan generasi muda yang berbakat. Kultivasinya berada di ranah bencana menengah.


Jelas kalau, Tang Yun adalah orang dengan posisi yang tinggi. Namun, temperamennya terlihat sangat tenang dan tidak terlihat sombong. Tidak terlihat seperti dia adalah orang penting.


Dia jelas berbeda dari Yun Tianxie, meski Yun Tianxie terlihat tenang dan tidak sombong, tetapi pada kenyataannya, Yun Tianxie adalah orang sombong yang terlihat tenang.


Dikatakan temperamen seseorang itu sulit berubah, tetapi hal itu tidak berlaku untuk Yun Tianxie. Temperamennya dapat berubah dengan mudah, jika sekarang dia mengatakan suka A, bisa jadi beberapa menit selanjutnya dia akan menyukai B.


"Saudara Yun Mengatakan bukan dari fraksi elf, apa itu berarti saudara Yun dari fraksi netral?"


Hanya itu satu satunya kemungkinan yang dapat Tang Yun pikiran saat ini. Jika Yun Tianxie, berasal dari fraksi iblis, tidak mungkin dia bersama Xia Shuang.

__ADS_1


"Tidak, aku tidak dari fraksi manapun."


Wajah Tang Yun menjadi terlihat lebih kebingungan. Selain ke tiga fraksi memang ada manusia yang tidak memasuki fraksi apapun. Tetapi itu hanyalah manusia dari desa biasa.


Paling kuat juga hanya ranah peningkatan jiwa. Selain itu, desa desa biasa tidak akan bisa masuk kedalam tempat itu selain memasuki fraksi.


"Kalau begitu, dari mana, saudara Yun memasuki tempat ini?"


"Dari tempat Ras Elf.".


Situasi semakin canggung, Yun Tianxie merasa tidak ada gunanya lagi berbicara dengan Tang Yun. .


"Bagaimana cara naik kelantai selanjutnya?" Tanya Yun Tianxie


Mereka berdua lalu mulai berjalan meninggalkan Tang Yun


"Kumpulkan poin, jika telah memenuhi syarat maka secara alami bisa naik ke lantai selanjutnya." Jawab Xia Shuang


Xia Shuang tau, Yun Tianxie tidak mengetahui tentang poin. Dia lalu mengeluarkan token miliknya dan menunjukkannya.


Dibalik token terdapat angka lain, itu adalah poin yang dimiliki oleh Xia Shuang.


"10.791. itu adalah poinku."


"Lebih dari 11.000"


Yun Tianxie melihat token miliknya, dia memiliki poin sebanyak 10.000. Yun Tianxie tidak tau sebanyak apa poin akan bertambah setiap pertandingan, karena itu Yun Tianxie tidak mengetahui seribu poin itu sedikit atau banyak.


"Semakin tinggi peringkat orang yang kau lawan, maka akan semakin banyak poin yang kau dapatkan."


"Bukankah itu merugikan mereka yang di peringkat atas?"


"Tidak, pada kenyataannya jika peringkat atas juga mendapatkan beberapa keuntungan sendiri. Seperti, jika kau melawan peringkat yang jauh diatasmu, maka kau akan mendapatkan poin yang banyak jika menang. Disisi lain mereka hanya kehilangan setengah dari poin itu."


Jika Yun Tianxie melawan orang yang berada di peringkat 1000 lebih tinggi, jika Yun Tianxie Menang dan mendapatkan 100 poin, maka orang itu hanya akan kehilangan 50 poin.


"Disisi lain, jika kau kalah kau akan kehilangan poin mu. Tanpa potongan."


"Jadi begitu."


Itu adalah peraturan yang cukup menguntungkan, untuk saat ini Yun Tianxie tidak mengetahui fungsi yang lain dari poin.

__ADS_1


Mereka lalu melihat arena, diatas sana terdapat elf perempuan, berdiri ditengah arena dan bertanya siapa yang ingin melawannya.


"Kau mengenalnya?"


"Dia Liu Yu, putri patriak elf."


Liu Yu itu berada diranah bencana menengah, jelas dia lebih kuat dari Xia Shuang.


"Aku akan menantangnya."


"Lakukan sekukamu."


Xia Shuang tau, bahkan jika dia melarangnya, Yun Tianxie tetap akan maju. Selain itu, Xia Shuang juga sedikit penasaran dengan kekuatan yang dimiliki Yun Tianxie.


Yun Tianxie berjalan mendekati arena, dia langsung menaiki arena itu.


"Mau menantangku?" Tanya Liu Yu


"Iya."


Liu Yu melihat Yun Tianxie, dia jelas hanya berada di ranah bencana awal. Liu Yu berfikir dari mana keberanian Yun Tianxie itu berasal.


Selain itu, sangat jelas kalau peringkat, Yun Tianxie itu berada jauh dibawahnya.


Meski mereka sama sama di ranah bencana, perbedaan antara tingkat awal dan menengah itu jelas cukup besar.


Tapi yah, Liu Yu sama sekali tidak terlalu peduli. Bagaimanapun selama ada yang mau bertarung dengannya, Liu Yu secara alami akan melawannya dengan sekuat tenaga.


"Taruhan 200 poin, bagaimana?" Tanya Liu Yu


"Yah, itu bukanlah taruhan yang buruk. Aku setuju."


Token ditangan mereka sama sama bercahaya. 200 poin diambil dari token, Yun Tianxie dan 100 poin diambil dari token, Liu Yu.


Diatas mereka ada sebuah layar yang cukup besar. Pada layar itu tertulis 400 poin.


"Mari kita mulai."


Liu Yu mengeluarkan tombak miliknya, itu adalah tombak yang bagus. Berwarna merah darah pada bagian ujung tombaknya, sedangkan bagian pegangannya berwarna putih, seputih tulang.


Tombak itu adalah senjata suci tingkat 4. Hanya beda beberapa tingkatan dari pedang Yun Tianxie.

__ADS_1


Meski perbedaan tingkat senjata cukup penting, tetapi pada akhirnya semua tergantung pada orang yang memakainya. Dengan kemampuan, Yun Tianxie, dia mungkin tidak akan kalah. Atau bisa juga kemampuan, Liu Yu, jauh melebihi apa yang telah, Yun Tianxie, perkirakan.


__ADS_2