Pendewaan

Pendewaan
#55 Hasil Yang Telah Diketahui


__ADS_3

“Ini sangat gawat.” Kata Yun Tianxie.


Kera Clyas tidak memiliki keinginan untuk melepasnya, kalau begitu tidak ada gunanya mencoba mengambil jarak. Yun Tianxie dengan cepat mengubah arahnya, sekarang dia menuju kera Clyas. Sekali lagi mengepalkan tangannya, dan Kembali memukul Perut kera Clyas.


“Ini sama sekali tidak berguna.”


Serangan Yun Tianxie memang memberikan efek, tetapi itu bukan pada tahap yang merusak. Yun Tianxie sadar kalau itu semua sia sia, jika dia ingin mengalahkan kera Clyas dia harus memberikan luka yang merusak.


Yun Tianxie memutuskan untuk berhenti menggunkan kekuatan fisiknya, dia Kembali mengeluarkan pedangnya.


[Apa ada kemungkinan untuk bisa membunuhnya?]


[Aku tidak tau. Lebih baik kau mencobanya sendiri.]


[Jadi kau menyuruhku untuk bertaruh ya!] Yun Tianxie sedikit tersenyum.


Tentu saja Lin Feng sudah dapat menebak hasilnya, tetapi dia tidak ingin mengatakannya. Selain itu, Yun Tianxie cukup menyukai pertaruhan yang mendebarkan. Secara alami ini membuat Yun Tianxie menjadi bersemangat.


‘Tiga perempat adalah batasannya.’


Yun Tianxie melihat pedangnya, ada energi spiritual dalam jumlah besar yang menggila di sekitar pedang. Yun Tianxie melompat ke kera Clyas, apa yang dia incar adalah kepalanya. Dia ingin membunuh kera Clyas dalam satu garakan.


“Sword of Divinity : Truth of the World!!!” Yun Tianxie mengayunkan pedangnya.


Kera Clyas melihat Yun Tianxie hanya mengayunkan pedangnya, selain itu dia tidak melihat apapun. Namun, kerea Clyas itu memiliki insting yang bagus. Dia merasakan ada bahaya yang mendekatinya. Kera Clyas mengangkat katana nya, begitu dia mengangkatnya retakan dalam jumlah yang banyak muncul di katana itu, hingga akhirnya hancur.


Yun Tianxie tersenyum, kemenangan ada di depan mata. Kera Clyas yang tidak memiliki senjata tidak perlu di takutkan. Dalam satu ayunan pedang lagi dia bakalan menang. Hanya saja apa yang terjadi selanjutnya membuat Yun Tianxie tercegang.


“Tidak mungkin! Jangan bilang dia bisa menggunakan penyimpanan spiritual?” Yun Tianxie tidak ingin mempercayainya.


Di tangan kiri Kera Clyas ada sebuah katana yang lain. Katana itu menahan sisa sisa serangan dari Sword of Divinity : Truth of the World. Tidak berakhir disana, katana kera Clyas yang hancur terjatuh ke lantai dan di gantikan dengan katana yang lain.


Sekarang ada dua buah katana di tangan kera Clyas. Kera Clyas melihat Yun Tiaxnie, dengan sangat cepat mengayunkan tangan kanannya dan menyerang Yun Tianxie. Jarak mereka terlalu dekat, Tidak mungkin lagi bagi Yun Tianxie untuk mengindarinya.


Menahan katana itu juga adalah pilihan yang bodoh.


‘Kalau begitu.’

__ADS_1


Yun Tianxie menggerakan pedangnya, dengan jelas mencoba untuk menebak arah tebasan katana kera Clyas. Dengan lembut pedang Yun Tianxie menyentuh kenata itu, Yun Tianxie tidak sedang menahan serangan katana kera clyas.


Dia ingin menggunakannya untuk mengambil jarak. Serangan katana itu tanpa di ragukan lagi kuat, begitu pedang Yun Tianxie sepenuhnya menyentuh katana. Ada kekuatan doronga yang besar, dorongan itu membuat Tubuh Yun Tianxie terhempas.


Terhempas cukup jauh, ini adalah apa yang Yun Tianxie incar. Begitu dia telah dekat dengan Lin Yuxi, Yun Tianxie dengan cepat segera mengehentikan dirinya.


“Uhukkk….”


Yun Tianxie berhasil berhenti di dekat Lin Yuxi, meski begitu bukan berarti dia baik baik saja. Tubuhnya menerima luka yang cukup besar, Yun Tianxie memuntahkan darah yang cukup banyak.


“Bagaiamana rasanya?” Lin Yuxi tidak melihat Yun Tianxie, tetapi dia setidaknya dapat menebak situasi Yun Tianxie saat ini.


“Sangat buruk!” Dengan jujur Yun Tianxie menjawabnya. Tidak ada yang perlu di sembunyikan.


Sekarang Yun Tianxie tau, melawan ranah dewa hanya akan membuatnya seperti seekor semut yang ingin membunuh manusia.


“Sepertinya kau sangat di benci.”


“Sepertinya memang begitu.”


Yun Tianxie dapat merasakan tatapan kera Clyas, bagi kera Clyas ini adalah kesempatannya. Dengan Tubuh Yang terluka, Kera Clyas merasa tidak mungkin bagi Yun Tianxie untuk dapat bergerak banyak.


Kera Clyas mengayunkan katana di tangan kanannya. Ayunan yang sangat cepat, tetapi ayuan ketana itu dengan mudah di tahan oleh Lin Yuxi.


“Kekuatan yang Luar biasa!”


Pedang Lin Yuxi terasa berat, kekuatan kera Clyas ini melebihi apa yang telah dia perkirakan. Meski begitu dia masih tetap tenang, dan sekali lagi mencoba untuk memperhitungkan kekuatan kera Clyas.


Lin Yuxi mendorong pedangnya, membuat Kera Clyas menjadi mundur sebanyak dua Langkah. Lin Yuxi mengayunkan pedangnya, kera Clyas dengan cepat menahannya dengan katana di tangan kiri. Namun itu tidak bertahan lama hingga katana itu hancur.


Tidak ada waktu bagi kera Clyas untuk terkejut, dia merasa sedang dalam bahaya. Mencoba untuk mengambil jarak, tetapi Lin Yuxi sama sekali tidak membiarkannya.


“Kosong!”


Kera Clyas kesulitan untuk bergerak, kaki kara Clyas terasa sangat berat. Seperti dia sedang di Tarik ke dalam tanah.


Lin Yuxi dengan cepat memotong tangan kanan kera Clyas.

__ADS_1


Kwarrr!!!


Kera Clyas menjadi sangat marah, kekuatannya menjadi meningkat. Tekanan yang Lin Yuxi gunakan dapat di patahkan.


“Luar biasa!” Lin Yuxi tidak bisa menyembunyikan kekagumannya.


Dia pernah melawan Kera Clyas, tetapi tidak sekuat dan seliar yang sekarang. Lin Yuxi ingin merasa sedikit bersemangat, tetapi dia tetap harus mempertahankan emosinya.


Kera Clyas mengeluarkan katana yang lain, katanya berwarna hitam pekat. Ini adalah katana terkuat miliknya, senjata semi ilahi tingkat empat.


“Senjata yang bagus.” Kata Lin Yuxi.


Katana hitam itu di selimuti oleh api hitam, setiap kali kera Clyas mengayunkan katana itu api hitam akan menyebar.


“Api apa ini?”


Api hitam itu tidak mudah untuk di hilangkan. Api hitam itu bahkan membakar lantai hingga meleleh.


Lin Yuxi menyimpan pedangnya, pedang bukanlah senjata utamanya. Untuk mengakhiri pertarungan ini dia perlu sedikit serius.


Lin Yuxi mengangat jari terlunjuknya dan mengarahkannya kera Clyas. “Serangga api!”


Serangga api dalam jumlah yang banyak menuju kera Clyas, ada beberapa yang mati karena api hitam tetapi masih ada cukup banyak yang berhasil menyentuh Kera Clyas.


Begitu Serangga menyentuh api hitam ataupun tubuh kera Clyas serangga akan langsung meledak. Ledakan ada di mana mana. Daya hancur ledakan itu secara alami tidak kecil.


Api serangga itu panas, bahkan Kera Clyas yang memiliki sedikit ketahanan api juga kesulitan untuk bertahan.


Ada banyak luka di tubuh kera Clyas, tetapi dia masih belum merasa kalah. Katana nya masih di tangan, dan tubuhnya masih bisa bergerak.


HWARRR!!!


Kera Clyas menyerang Lin Yuxi, Gerakannya menjadi sedikit melambat.


“Jatuh!!!” Kata Lin Yuxi.


Tubuh kera Clyas seperti sedang di pukul oleh sesuatu, tubuhnya terjatuh ke lantai. Kera Clyas sendiri tidak tau apa yang sedang terjadi.

__ADS_1


“Beku.”


Seketika tubuh kera Clyas di tutupi oleh es yang sangat besar.


__ADS_2