
“Tidak mungkin! Dalam waktu sesingkat itu!”
Ye Xuan Tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Belum satu tarikan nafas sejak Ling Qingxuan bergerak, dia telah menyelamatkan kedua sauadari itu.
Ling Qingxuan meletakkan Liu Yu dilantai, dia dengan cepat langsung mencekik Ye Xuan. Gerakan itu sangat cepat hingga tidak ada waktu bagi Ye Xuan untuk merespon.
“Kau tau, Ye Xuan. Bagi aku membunuh kamu sangatlah mudah!”
itu bukanlah gertakan, Ling Qingxuan bisa membunuh Ye Xuan kapanpun dan dimanapun. Tidak peduli bagaimana Ye Xuan melawannnya, dia tidak akan pernah bisa mengalahkan Ling Qingxuan.
Ling Qingxuan menyelimuti tangan kanannya dengan api hitam dan menusuk dada Ye Xuan. Seperti sedang mencari sesuatu, Ling Qingxuan mengerakkan tangan itu. Ling Qingxuan menarik Kembali tangannya, ada sebuah Bola sebesar kepalan tangan.
Melihat bola itu wajah Ye Xuan menjadi sangat buruk. Dia terlihat bisa pingsan kapan saja.
“Benda ini sama sekali tidak akan berguna untukmu. Surga telah berganti!”
“Tidak mungkin surga berganti! Jika memang begitu bagaimana dengan tanah ini?” Ye Xuan tidak mempercayai apa yang Ling Qingxuan katakan, dia sangat ingin menyangkalnya.
“Tanah ini berbeda. Tanah ini adalah sebuah dunia yang mandiri.”
Itu tidak menjawab apa yang Ye Xuan tanyakan, Ye Xuan di penuhi kebingungan. Jika surga berganti sudah pasti dunia akan hancur. Pada akhirnya Ling Qingxuan sama sekali tidak memberitahu hal penting ke Ye Xuan.
Ling Qingxuan melepaskan cengkramannya membuat Ye Xuan terjatuh. Ling Qingxuan menjentikkan jarinya membuat api membakar tubuh Ye Xuan. Api itu tidak besar tetapi sangat panas.
Dalam waktu singkat Tubuh Ye Xuan telah hangus.
“Ini… Mata hitam ketakutan!"
Ling Qingxuan sama sekali tidak menduga, api hitam miliknya tidak sanggup membakar mata hitam ketakutan itu.
Mata hitam itu melihat Ling Qingxuan, dia tidak berani mengeluarkan auranya. Memang benar api Ling Qingxuan tidak berpengaruh, tetapi api itu hanya secuil dari kekuatan Ling Qingxuan. Jika dia serius mata hitam ketakutan itu sama seperti seekor semut.
Ling Qingxuan mengambil mata hitam ketakutan dan melemparnya ke Yun Tianxie.
“Ambilah! Seingat aku mata hitam ini cukup berguna ketika pohon dunia sedang masa perkembangan."
Yun Tianxie memegang mata hitam ketakutan, dia melihat mata hitam sambil mengerutkan keningnya.
[Bagaimana dia bisa tau?]
__ADS_1
Lin Feng pernah menyuruh Yun Tianxie untuk tidak mengatakan apapun mengenai pohon dunia. Dia juga yakin tidak pernah membicarakan hal itu. Yun Tianxie sama sekali tidak tau bagaimana Ling Qingxuan bisa mengetahuinya.
[Aku tidak tahu. Perempuan itu jelas tidak lemah. Meski begitu seharusnya tetap tidak mungkin untuk bisa melihat pohon dunia yang ada tubuhmu.]
Lin Feng juga sangat penasaran. sejak awal dia yakin kalau Ling Qingxuan itu tidak normal, tetapi dia tidak memperkirakan kalau Ling Qingxuan akan seabnormal ini.
“Sekarang apa yang akan kau lakukan?” Ling Qingxuan bertanya.
“Menunggu mereka bangun.” Hanya ini yang bisa dia lakukan sekarang.
“Apa kau ingin keluar dari sini?”
“Jika bisa aku ingin. Sayangnya itu tidak sekarang.”
Baru beberapa bulan sejak tanah terlarang vajra tertutup. Mereka harus menunggu beberapa bulan lagi untuk bisa keluar dari sini. Secara pribadi Yun Tianxie ingin keluar sekarang, dia telah mendapatkan apa yang telah di minta.
Meski sangat di sayangkan kalau Liu Yu tidak mendapatkan apa yang dia inginkan. Yun Tianxie bertanya kepada dirinya, apa yang dia lakukan ini merupakan hal baik? Dengan kematian Ye Xuan, Liu Yu kehilangan kesempatannya untuk menghapuskan kutukannya.
“Bisa aku bertanya sesuatu, senior Ling Qingxuan?”
Ling Qingxuan melihat Yun Tianxie, dan hanya memberikan anggukan kecil.
“Bukankah kau sudah memiliki kuncinya. Apa gunanya bertanya kepadaku.”
“Kunci?” Yun Tianxie sama sekali tidak mengerti apa yang Ling Qingxuan maksud.
“Token Giok kupu kupu itu adalah kunci untuk mereka. Bisa dibilang token itu bukan untuk menghapus kutukan tetapi untuk membawa mereka pergi dari benua ini.” Ling Qingxuan sedikit menjelaskan.
Ling Qingxuan tidak mengetahui tentang pengaturan yang ada di luar. Ada hari ketika dia diberitahu tentang situasi benua itu. setiap penduduk yang lahir disana akan memiliki kutukan bersyarat yang akan selalu melekat. Cara untuk menghilangkan kutukan hanya dengan pergi dari benua.
Namun, benua itu di isolasi dari dunia luar. Ada penghalang di sana sehingga mustahil untuk pergi dengan cara normal. Saluran teleportasi juga telah di hancurkan semua, tidak ada yang bisa memperbaikinya.
Satu satunya cara untuk pergi dari benua adalah dengan menggunakan token giok kupu kupu itu.
“Karena kau menginginkan token giok itu kupikir kau tau fungsinya.”
“Aku sama sekali tidak mengetahuinya. Seseorang memintaku untuk menemukan token ini.”
“Sebuah keberuntungan bagimu untuk bertemu denganku, token giok itu hanya ada di tempatku.”
__ADS_1
Dengan kata lain bahkan jika Yun Tianxie mencari token giok itu di tanah terlarang ini selama sepuluh tahun dia tetap tidak akan mendapatkan satupun.
“Aku tidak tau permainan seperti apa yang sedang di atur. Tetapi cobalah untuk bertahan. Tuan aku pernah mengatakan ‘Bakat itu hanya pelengkap saja, penentu keberhasilan adalah mereka ingin tetap bertahan dan terus berjuang’.”
Ling Qingxuan tetap mengingat kalimat itu meski telah sangat lama dia mendengarnya.
“Dunia ini kejam, dunia yang aku tau lebih kejam dari apa yang kau lihat. Jika lengah kau akan mati.”
Itu kesimpulan dari pengalaman Ling Qingxuan yang tak terhitung jumlahnya.
“Setelah mereka bangun aku akan membuka jalan untuk kalian.”
Yun Tianxie mengangguk kecil.
Setelah beberapa jam berlalu, kedua saudari itu terbangun. Mereka melihat sekitarnya, Liu Yu langsung mengerti apa yang telah terjadi.
“Kami di tipu ya… Sekarang di mana dia?”
“Mati.”
Yun Tianxie menjawab singkat. Tidak ada ekspresi lain di wajah Liu Yu. walau dia telah di tipu dia sama sekali tidak marah, dia juga tidak terlihat senang dengan kematian Ye Xuan.
“Mereka sudah bangun. Kalau begitu sudah saatnya kalian pergi!”
Ling Qingxuan menjentikkan jarinya dan sebuah pintu muncul.
“Terima kasih senior.”
Yun Tianxie menunjukkan rasa hormatnya, begitu juga dengan kedua saudari itu itu.
“Berhati hatilah ketika di luar, mungkin petir akan langsung menyambarmu.”
Yun Tianxie tidak mengetahui maksudnya, dia memasuki pintu itu.
Di balik pintu itu adalah sebuah pohon mati. Yun Tianxie dan kedua saudari itu berada di Kunlun Mountain.
Baru beberapa langka Yun Tianxie berjalan sebuah petir jatuh dan menghantam tubuhnya. Untungnya petir itu masih cukup kecil sehingga Yun Tianxie sama sekali tidak menerima luka.
Yun Tianxie melihat ke langit, ada Turbulensi di sana.
__ADS_1
“Sepertinya aku akan melewati malapetaka disini!”