PENGASUH CANTIK & HOT DADDY

PENGASUH CANTIK & HOT DADDY
Perasaan dan rasa takut


__ADS_3

Novanto POV__


"Fhenis kok lama banget yah ke toilet". bantinku, lalu aku bergegas menyusul dia di toilet wanita tapi aku tidak melihat fhenis bahkan aku memanggil namanya depan toilet tapi tak ada sahutan sama sekali lumayan kurang lebih 3 menitan aku berdiri di depan toilet itu ingin sekali rasanya aku menghancurkan tembok penghalang dari toilet itu supaya aku bisa melihat fhenis. lama2 aku jadi gila kepikiran fhenis dan akhirnya fhenispun keluar dan kaget saat melihatku yang lagi berdiri sambil menggendong baby boy bahkan tasnya fhenis aku bawah juga sekalian. Aku kesal dibuatnya bagaimana aku tidak kesal dia ke toilet aja sangat lama, aku khawatir dia kenapa2. aku menanyakankan apa yang terjadi dengannya sehingga lama di toilet dia hanya tersenyum seperti senyum paksa dan minta langsung pulang jelas ini bukan jawaban dari pertanyaanku dan aku jadi tambah kesal dan menarik tangannya, mungkin dia merasakan sakit karna aku setengah menyeretnya jujur aja aku tidak paham dengan sikapku sendiri. Kenapa? aku sampai bisa kasar cuman karna fhenis tak mau memberi tau apa yang terjadi dengannya aku langsung mengantarnya pulang tampa bicara apapun ingin sekali marah tapi apa alasanku untuk marah? emangnya aku siapanya fhenis? Ingin sekali aku memeluk fhenis dan mengatakan jangan menyembunyikan apapun dariku tapi itu tidak mungkin aku tidak punya hak sama sekali.


_______________________________


3 Minggu berlalu--


Hampir setiap hari fhenis ada dirumahku untuk merawat baby boy dan terkadang juga memasak untukku tapi sikapnya berubah sejak terakhir kali di restoran waktu itu, fhenis lebih banyak diam dan hanya bicara pada baby boy dia hanya akan bicara saat aku mengajaknya bicara lalu terdiam lagi sampai aku mengajaknya bicara baru ada suaranya lagi ini membuatku frustasi bagaimana bisa dia seperti ini padaku, mengabaikan aku Seakan2 aku tidak terlihat di depannya. "Apa salahku fhenis? kenapa kamu jadi aneh?". batinku, Padahal aku sudah minta maaf soal aku menyeretnya dan dia bilang sudah memaafkan lalu kenapa Fhenis menjaga jarak denganku dia seakan2 membangun tembok pembatas antara aku dan dirinya, aku tidak mengerti dengan perubahan sikapnya saat aku tanya apa ada yang salah? dia hanya akan menjawab tidak ada semuanya baik2 aja jujur aku sangat tidak tahan benar2 sudah tidak bisa menahan lagi dengan sikap dinginnya ini.


"Fhenis Ada apa? Katakan padaku jangan mengabaikan aku seperti ini (Tatapan dingin)". Fhenis lagi bersandar di dinding kamar melihat aku yang lagi menidurkan baby boy, aku nyamperin dia setelah selesai menidurkan baby boy.


"Pak berapa kali saya katakan semuanya baik2 saja (Tersenyum)". selesai mengatakan perkataan yang sama yang slalu aku dengar setiap aku bertanya fhenis ingin bergegas keluar kamar tapi aku mencegatnya dengan menarik tangannya.


"Lalu kenapa mengabaikan aku seakan aku tidak terlihat olehmu hum? (Emosi dan putus asa dengan sikapnya fhenis". Sungguh aku ingin tau jawabanya sekarang dari mulutnya fhenis, aku akan memaksanya bicara aku frustasi aku tidak ingin di abaikan rasanya ada yang hilang dariku saat aku tidak bisa menggapai fhenis padahal fhenis ada di dekatku tapi terasa jauh.


"Saya tidak mengabaikan bapak saya hanya berusaha menjaga sesuatu yang tidak mungkin untuk saya dapatkan hanya itu saja (menangis dalam diam sambil menunduk)". Apa maksudnya? emang apa hubungannya denganku? apa yang dia ingin dapatkan?

__ADS_1


"Apa maksudmu fhenis bicara yang jelas?". Aku mengangkat dagunya fhenis ingin melihat wajah cantik itu tapi dia menangis bahkan aku tidak menyadari kalo dia menangis.


"Berikan saya waktu maka saya bisa melupakan ini semua". Ha? semakin membuatku bingung saja apa yang dia bicarakan?.


"Bicara yang jelas fhenis dan kenapa kamu menangis?". Lagi2 aku memintanya untuk bicara yang jelas dan menyeka air putih bening yang jatuh dari mata indah itu.


"Pak.. tolong jangan terlalu dekat dengan saya, saya mohon (mengatupkan tangan)". Sakitku rasa saat dia mengatakan hal seperti ini, apa belum puas dia membuatku stres/frustasi dengan sikapnya ini?


"Kalo aku tidak mau apa kamu akan pergi menjauh dan meninggalkan aku sama baby?". Mulai ada rasa khawatir apa jangan2 fhenis udah mulai bosan tapi malah memaksakan diri untuk merawat baby?


"Lalu apa alasannya FHENISSSS". Aku setengah membentak aku gila sangat gila sekarang kenapa wanita yang sedang ada di depanku ini membuatku jadi orang lain dalam diriku, aku tidak pernah membentak perempuan tapi fhenis membuatku melakukannya. Aku menarik tangan fhenis suapaya tidak ada jarak antara aku dan dia lalu aku menarik tengkuknya dan menciumnya pelan rasanya manis bahkan sangat manis seperti madu dan lembut seperti gula kapas fhenis hanya terdiam tidak juga membalas ciumanku aku baru sadar dengan apa yangku lakukan saat wajahku terasa basah karna air mata fhenis yang menangis aku ingin mengatakan sama fhenis jangan mengabaikan aku lagi karna aku akan gila.


"Maaf (memeluk) Fhenis jangan mengabaikan aku lagi, jangan lagi seperti ini please". Aku tidak tau apakah aku mencintai wanita yang sedang aku peluk ini?


"Apa segampang itu bapak mencium perempuan?".


Deg

__ADS_1


Pertanyaan fhenis membuatku sadar kalo aku menjadi laki2 kurang ngajar dan tidak menghargainya karna aku menciumnya tampa ada ikatan apapun.


"Maaf (Melepaskan pelukan) Tidak sama sekali fhenis kamu adalah orang pertama yang aku cium seperti ini". Memang aku tidak pernah mencium wanita tanpa ikatan dan fhenis adalah orang pertama. "Aku tidak pernah mencium wanita selain kamu dan deyen fhenis, karna prinsipku aku hanya akan mencium perempuan yang aku cintai tapi aku tidak tau apakah aku mencintaimu atau tidak?". batinku, Aku keluar dari kamarku meninggalkan fhenis sendirian sebelum itu aku mencium pucuk kepalanya. "Jadilah Fhenis yang dulu". Aku belum mendapatkan jawaban apapun dari fhenis tapi justru sekarang ada begitu banyak pertanyaan yang tumbuh dari diriku, Jantungku berpacu semakin cepat dikalah fhenis menatapku dengan mata indah yang masih ada butiran2 putih mengalir di pipinya. "Apakah kamu juga akan mencintaiku fhenis? Aku takut fhenis takut kalo aku sudah jatuh cinta sama kamu tapi kamu tidak mencintaiku dan meninggalkan aku sendiri sama baby boy". batinku, ketakutan inilah yang membuatku bingung dengan perasaannku sendiri...


Novanto POV end__


__________________________________


"Novant apa yang kamu lakukan? kamu membuat usahaku hancur seketika, kenapa novant? kenapa tembok yang aku bangun sedemikian rupa dalam sekejap kamu meruntuhkannya? kenapa? Hiks hiks (Menangis)". Aku menangis dalam kamar setelah novant keluar meninggalkan aku sendirian, perasaan ini membuatku sakit aku tidak pernah seperti ini sebelumnya sampai membangun tembok penghalang/menjaga jarak pada orang yang aku sukai novant adalah orang pertama yang membuatku seperti ini dan aku tidak pernah setakut ini rasa takut tidak dicintai dan dibalas cinta sama seseorang yaitu (Novant).


________________________________


Jangan lupa di vote yah love u all😘😘


Like/Koment/Favorit biar novelku bisa muncul setiap aku up okπŸ‘


Eh malmingku stay lagi nih nulis novel (jomblo aku coeg) πŸ˜‚πŸ˜‚..

__ADS_1


__ADS_2