
Ini masih kelanjutan part sebelumnya yah reader cantik/tampanku😘
"Mah.. Pah..!! emm.. (Terdiam dan ragu2) Kenapa dirumah ini, tidak ada satupun foto kak Alex yang terlihat?".
Ok, semua mata langsung tertuju padaku, saat aku mengutaran pertanyaan ini. Jujur saja aku sangat penasaran dengan ini semua, bagaimana tidak? kalo emang kak Alex termasuk keluarga (Kk tiri), lalu kenapa foto kak Alex tidak pernah di pajang di rumah ini? Ini membingungkan, sangat membingungkan diriku
"Kamu masih ingatkan? Dulu sebelum kamu kesini, Papah pernah nawarin kamu masuk kerja di tempat Papah (Kantornya Alex) Tapi kamu nolak dengan alasan kamu mau cari kerja sendiri, Jadi kk rencanain semua ini". Kak Alex
"Oh.. itu, tentu saja masih ingat. Terus apa hubungannya kak Alex sembunyiin identitasnya coba?". Aku masih belum paham sama penjelasan kak Alex dengan di sembunyikan identitasnya
"Jadi waktu itu Papah ndak mau kamu kerja di tempat lain, Selain di tempat Papah sendiri. Nah Papah cerita ke kak Alex, Jadi kak Alex rencanain ini semua, Supaya kamu bisa kerja di tempat Papah. Yang sekarang kak Alex pegang, Sebenarnya masih punya Papah sih biarpun kak Alex yang pegang dan kk juga masih karyawan di sana tau, hehee😁 Maka dari itu kak Alex sembunyiin identitasnya kk, Kalo kamu tau kak Alex adalah abangmu kan otomatis kamu nolak masuk kerja disana. Iyakan? Dan kamu tau? Kk sangat menderita, bagaimana tidak? kk setiap hari ketemu kamu tapi tidak bisa menunjukkan kasih sayang kk secara terang2an sama kamu, Karna takut ketauan di tambah Mamah belum siap mengungkapkan kebenaran tentang kamu". Kak Alex
"Oh.. gitu, Iya juga sih kalo aku tau yah.. otomatis langsung aku tolak memang. Emm.. maafkan aku kak, Aku juga sayang kk (Tersenyum dengan sangat tulus)Kalo sekarang kk ngak akan menderita lagi (Tersenyum lagi) kan Fhenis sudah sudah tau semuanya. Terus mengenai foto2 kak Alex gimana tu?". Yah karna memang pada dasarnya aku mau mandiri, Jadi aku mau apapun aku usahain buat lakukan sendiri termasuk dapatkan pekerjaan. Dan dapatku lihat dengan jelas ekspresi kak Alex pas mengatakan betapa menderitanya kak Alex yang tidak bisa dekat denganku secara bebas. Toh biarpun aku adek tirinya, yang namanya saudara tetap ada ikatan dan rasa rindu apalagi kami terpisahkan dari kecil. Di tambah ke khawatiran Mamah semakin membuatnya tertekan
"Sebenarnya sayang, Ini bukan rumah utama kita (Cengir) Makanya tidak ada fotonya kak Alex, Karna memang sengaja ngak dipasang biar semua berjalan sesuai rencana. Ini rumah baru yang kak Alex beli untuk mendukung rencana kk sama Papah. Kalo dirumah utama tempat tinggal kita yang sesungguhnya mah, Foto keluarga kita lengkap, Termasuk foto kamu mulai dari orok sampai kamu besar sekarang". Kak Alex
"Ah.. benarkah? Fotoku juga ada?". Bukannya tidak percaya dengan apa yang aku dengar, Hanya saja aku kaget mendengarnya. Dan sampai segitunya Kak Alex sama Papah rencanain ini semua? Agar aku bisa masuk kerja di tempat Papah, Emh luar biasa
"Hehee... Kk akan lakuin apapun untuk keluarga kk, Karna keluarga prioritas kk yang utama. Oyah sayang, Masih ingat juga ngak? Waktu kamu lamar kerja di tempat lain tapi di tolak semua? Itu juga kak Alex yang nyuruh agar kamu di tolak alias tidak di terima dimanapun. Pahamkan sayang? maksudnya kk?". Kak Alex
"Emh.. (Mangguk2 tanda paham) Ingat bangetlah kak, Sampai2 aku putus asa. Tapi ngak nyangka kalo aku keterima kerja di tempat kk. Malah jadi sekertaris pribadi, Eh.. tau2nya ini semua direncanain kak Alex sama Papah (Cemberut)". Kecewa sih dengarnya, Apalagi aku benar2 ingin mendapatkan semuanya dengan kemampuanku sendiri. Tapi yah sudahlah, Mau marah juga percuma sudah terjadi juga. Lagian ini semua mereka lakukan karna sayangnya mereka sama aku
"Sayang... Apa kamu marah? sama Papah karna Papah terlalu ikut campur?". Papah Darwin
"Papah.. kenapa Fhenis harus marah? Toh Papah lakuin ini semua karna Papah sayang sama Fhenis. Walaupun Fhenis baru tau siapa Fhenis sebenarnya sekarang, Tapi fhenis yakin, Kalian semua menyayangi Fhenis dari dulu sampai detik inipun". Orangtua akan melakukan apapun untuk anak2nya, Walaupun anak2nya tidak pernah menyadarinya sama sekali
"(Tersenyum) Terimahkasih sayang, Papah ingin memelukmu lagi, Boleh?". Papah Darwin
__ADS_1
"Pah.. (Bangun dari duduk) Aku sayang Papah (Memeluk) Hiks hiks". Lagi2 air putih bening yang rasanya asin ini keluar dari kelopak mataku, Ini adalah first time dimana aku langsung memeluk Papah kandungku dan juga Papah memelukku secara langsung. yang pertama kita berpelukan yah tadi saat Mamah memelukku lalu Papah juga ikut memeluk dan itu namanya bukan berdua tapi bertiga yah
"Nak, izinkan Papah merasakan menjadi ayah untukmu sehari ajah. Menyuapi, membelikanmu apapun yang kamu mau, jalan2 bersama, menghabiskan waktu bersamamu". Papah Darwin
"Bukan cumah sehari Pah, Papah/pun Mamah bisa setiap hari. Fhenis akan sangat bahagia". Aku ingin mengulang masa kecilku bersama orangtua kandungku. Memberikan kedua orangtuamu kesempatan untuk menikmati waktu bersama princess kecil yang mereka sayangi
"Sayang.. Kamu tau ngak? dirumah (Rumah utama) , kamu memiliki kamar sendiri yang Papah sama Mamah siapkan (Melepaskan pelukan). Itu kamar Papah sama Mamah siapkan dari waktu Mamah sama Papah sudah menikah (Dulu) Dan kamu tau princess? saat Papah tau kalo Papah punya seorang putri (Bukan seorang saja tapi 2 satunya sudah meninggal yaitu Xenan), Rasanya sangat2 bahagia". Papah Darwin
"Emh... (Tersenyum) Princess akan tidur disana dan menempatinya (Melepaskan pelukan)". Sangat2 menyentuh hati, Bahkan orangtuaku menyiapkan kamar untuk princess kecil mereka. Tapi sayangnya princess kecilnya tidak bisa di ambil untuk menempati kamar itu. Sungguh orangtuaku memiliki hati yang besar, Mereka justru mengkhawatirkan keadaan kak Azkal waktu itu yang tidak bisa pisah dariku
Beberapa detik kemudian_
kriuukkk
Kriuukkk (Bunyi perut lapar)
____________________
Author: Saya tidak tau bagaimana bunyi perut kalo lagi lapar jadi saya masukan aja bunyinya kriuukkk... Hahahaa
____________________
"Sepertinya ada yang sudah lapar nih, Aistt... pasti tuh cacing pada perang minta di isi (Cengir)". Farel
Hahaa dasar memang adek imutku ini, Tau bagaimana mempermalukan aku di depan yang lain. Awas yah
"Bagaimana kalo kita makan di luar? Toh mamah belum masak juga. Lagian kalo nunggu mamah masak, bisa2 yang diperut seseorang (Fhenis) demo tuh (Memonyongkan bibir ke arah Fhenis) Hehee..". Kak Alex
__ADS_1
"Udah2.. Kenapa adek, sama abang nih? kok Princessnya malah di bully (Tersenyum lembut)". Mamah Nesa
Bagus yah, Bukanya di sayang malah di bully aku sekarang sama kk dan adekku sendiri🙄 untung ada mamah yang belain. Aku tau, ini cara kalian nunjukin kalo kalian sangat sayang padaku I love my family
"Abang sama adek nih usil betul gangguin princess. Amh.. Sebaiknya Kita makan di tempat biasa, Bagaimana?". Papah menawarkan untuk makan di tempat biasa kami makan. Aku sering ikut kalo lagi ada waktu luang dulu untuk makan bersama mereka di resto favorit keluarga ini (Keluargaku)
"Aku mau". Aku sangat bersemangat mengatakan aku mau, Karna memang makanan disana sangat enak. Lagian ini kesempatan juga untuk lebih dekat dengan keluargaku yang sesungguhnya, Menghabiskan waktuku bersama mereka
Semuanya setuju dengan usulan Papah dan kitapun pergi makan bersama. Aku memegang tangan opa sambil berjalan keluar dari rumah dan berbisik "Aku sayang opa". Opa tersenyum dan mengusap punggung tanganku dengan lembut.
"Opa tau sayang.. kamu menyanyangi opa, Jadi tidak perlu memberitaukan ini pada opa hm". Opa
"Apa opa akan kembali? (pulang kampung)".
"Tidak.. opa akan disini bersama kamu dan keluargamu". Opa
"Aku bahagia opa, Terimahkasih udah mau bersama fhenis disini. Emh.. bukan keluargaku saja opa tapi keluarga opa juga, kan Mamah sudah nganggap opa/oma orangtua dari dulu". Mamah sudah menganggap opa orangtuanya sejak dulu, jadi mamah sangat menghargai Opa seperti orangtua kandungnya sendiri begitupun dengan Papahku (Darwin)
Untuk sementara aku bahkan melupakan seseorang, Iya seseorang yang juga penting dalam hidupku yaitu Novant tapi tidak dengan baby boy. Aku sangat kecewa dengan Novant, Bagaimana tidak? dia bilang akan memberitaukan mengenai lamarannya secara spesial pada keluragaku tapi nyatanya tidak. Keluargaku udah tau dan dia yang memberitaukan hal itu tampa sepengatuanku. Yang menjadi pertanyaanku, Kenapa Novant melakukan ini? Apa alasannya? Apakah dia punya rencana lain? atau bagaimana?
Hari ini aku tidak ingin pulang ke rumah Novant, Aku ingin bersama keluargaku. Tidur di kamar yang menjadi tempat yang seharusnya aku tempati dari dulu, Aku ingin membuat orangtuaku bahagia. Tapi aku juga tidak tega meninggalkan baby boy disana (Rumah Novant) bagaimana ini? apa sebaiknya aku meminta kak Alex buat ngambil baby boy? dengan alasan aku tidak tega meninggalkan baby bersama daddy'nya (Novant) dirumahnya. "Ide bagus". batinku dan tersenyum devil. Menyebalkan, katanya mau memberitaukan bersama2 denganku mengenai lamaran itu tapi nyatanya dia berkhianat, Arrggghhh dasar bikin kesal ajah sama Ahjussi pembohong itu. Sial
_______________________
**Buat yang masih punya orangtua. Sayangilah orangtua dengan setulus hati dan jangan pernah membantah apalagi menyakitinya. Karna akan sangat menyakitkan saat beliau2 sudah tidak ada bersama kita😊
Jadikan orangtua adalah prioritas yang utama dalam hidup, karna orangtua menjadikan kita anak2nya adalah yang palin utama dalam hidupnya💞
__ADS_1
Katakan Cinta buat orangtuamu❤**