PENGASUH CANTIK & HOT DADDY

PENGASUH CANTIK & HOT DADDY
Sahabat Baru


__ADS_3

Ngak Terasa Kalau Aku Bekerja Disini Sudah Masuk Hari Ke Tujuh. Aku Berjalan Menuju Mejaku Dan Memeriksa Beberapa File Dimeja Dan Mencatat Jadwal Bosku Hari Ini.


"Hiii... Apa Kamu Sekertaris Baru Bos?". Aku Menengok Kearah Suara Yang Menyapaku, "Siapa Lagi Dia? Kok Aku Baru Liat Dia Hari Ini". Batinku Dalam Hati


"Iyah Mba, Kenalkan Nama Saya Fhenisia Panggil Ajah Fhenis". Aku Memperkenalkan Diriku Ramah Dan Mengulurkan Tangan Untuk Berjabat Tangan.


"Fhenis Yah?. Namaku Jessi". Mengulurkan Tangan Juga, Kita Bicarakan Tentang Kerjaan Dan Kenapa Mba Jessi Ini Baru Muncul Sekarang. Aku Sudah Akrab Sama Jessi Padahal Aku Baru Kenal Dia, Orangnya Ramah Dan Sepertinya Juga Baik.



"Fhenis Makan Siang Dulu Yuk, Jangan Terlalu Fakus Begitu". Jessi Menyapa Dan Mengajakku Makan Sian Bareng. Tentu Saja Aku Tidak Menolak Lagian Perutku Sudah Keroncongan Juga.


''Ok Tunggu Bentar". Aku Membereskan Kembali Barang2ku Yang Habis Aku Gunakan.


"Yuk". Aku Menarik Tangannya Jessi, Aku Tidak Merasa Sungkan Untuk Memegang Tangan Jessi Mungkin Karna Dia Orangnya Welcome Banget.


"Bagaimana Kerjamu Satu Minggu Ini?". Jessi


"Baik Dan Aku Nyaman". Sambil Terus Mengunyah Makanan Dimulutku.

__ADS_1


"Baguslah. Emh Apa Bos Juga Bersikap Baik Padamu?". Tanya Jessi Lagi Kali Ini Aku Agak Bingung, Kenapa Jessi Bertanya Seperti Itu.


"Maksudnya Jessi?". Tanyaku Bingung


"Fhenis Kamu Harus Tau Kalau Bos Kita Itu Orangnya Suka Bertingkah Seenaknya. Bahkan Tidak Ada Sekertarisnya Bertahan Dari Setengah Tahun". Jessi Menceritakan Watak Bos, Tapi Kenapa Aku Tidak Merasa Seperti Itu Yah. Buktinya Dia Tidak Memecatku Saat Aku Terlambat Di Hari Pertama Kerja Entahlah, Aku Akan Memperhatikan Juga Sifat Bos Nanti Bagaimana Dia Sebenarnya.


"Kalau Dah Selesai Kita Ke Ruangan Lagi, Nanti Bos Akan Mencarimu". Ajak Jessi Sambil Tersenyum.


"Kamu Sepertinya Tidak Suka Dengan Bos Kita Yah. Jangan Terlalu Tidak Suka Ntar Jadi Suka Loh". Aku Meledek Jessi


"Ogah Ngak Bakal". Astaga Ekspresi Jessi Benar2 Lucu, Kenapa Dia Terlihat Sangat Kesal Pada Bos Yah.


"Aku Hanya Tidak Suka Dengan Sikapnya Yang Suka Bertingkah Seenak Jidatnya Fhenis". Jessi Menekan Kata Fhenis Dengan Jelas.


"Iya Deh Maaf Aku Hanya Bercanda Kok, Kamu Gak Marahkan Sama Aku?". Aku Jadi Takut Kalau Jessi Marah Sekarang.


"Hehee Marah? Kenapa Juga Aku Harus Marah?". Jessi Bahkan Tertawa Mendengar Nada Suaraku Yang Setengah Kawatir Dia Marah.


"Oh Syukurlah Aku Pikir Kamu Marah Jess". Aku Lega Saat Liat Jessi Tertawa.

__ADS_1


"Gak ko...". Kata2 Jessi Terpotong Karena Suara Yang Kita Kenal Memanggil Jessi.


"Jessi Fhenisia..!". Aku Dan Jessi Langsung Berbalik Kebelakang


"Bos". Astaga, Jessi Menatapku Dan Akupun Menatap Jessi Hanya Satu Yang Ada Dipikiran Aku Sama Jessi. Apakah Bos Mendengar Omongan Kita Tentang Dirinya.


"Mampus". Ucap Kita Serempak Bak Anak Pramuka.


"Iyah Pak". Tanya Jessi Setelah Membungkuk. Sedangkan Hanya Diam Saja Setelah Membungkuk.


"Jessi Keruangan Saya Sekarang". Setelah Mengeluarkan Kalimat Yang Bisa Di Gagu Gugat Bos Langsung Pergi Keruangannya.


"Baik Pak". Jessi Gugup Dapat Terbaca Di Wajahnya. "Fhenis Doain Aku Yah". Jessi Bahkan Meminta Aku Mendoakannya. "Iya Aku Doain Semoga Dia Tidak Dengar Omongan Kita". Balasku Mengusap Tanganya.




Jumpa Lagi Di Next Episode Teman2..💞💋

__ADS_1


__ADS_2