PENGASUH CANTIK & HOT DADDY

PENGASUH CANTIK & HOT DADDY
Jampi-Jampinya


__ADS_3

Pusat perbelanjaan.


"Sayang kamu cobain yang mana dulu?". Novant


"Ngak tau .. Bingung mau pilih yang mana (Muka bingung)". Aku dan novant juga baby boy lagi jalan2 dan memutuskan untuk belanja pakaian untuk baby tapi Novant malah mau membeli pakaianku untuk juga.


"Kalo gitu coba semuanya aja sayang, sampai kamu nemuin yang mentok dihati". Apa cobain semua pakaian yang ada? apa ngak salah dengar aku tuh?.


"Tapi sayang.. kan ngak mungkin juga dicobain semua". Bakal capek banget akunya kalo cobain semua.


"Cobain yang menurutmu bagus aja sayang". Novant


"Mba tolong bantu sayangnya kita (maksudnya dirinya sama baby boy) untuk memilih baju paling bagus disini". Pinta novant sama mba penjaga itu.


"Baik pak, ayo mba ikut saya". Aku mengikuti pelayan itu dari belakang, Pelayan itu menunjukkan koleksi terbaik dan terbarunya padaku. Saat aku melihat harganya astaga ngapain coba beli baju2 semahal ini? pikirku "Mba saya coba nanti saja ya". Aku kembali pada novant untuk mengajaknya kembali fokus pada tujuan utama kita, yaitu beli pakaiannya baby, Lagian aku tidak butuh pakaian semahal ini "Sayang kita belinya lain kali aja deh yah".


"Emangnya kenapa sayang? tidak ada yang kamu suka mangnya?". Novant


"Bukan begitu... hanya saja baju2 itu terlalu mahal untukku". Aku memang tidak berbohong untuk harga baju2 itu, itu sangat mahal.


"Sayang.. baju2 itu tidak ada artinya buat aku apalagi harganya yang tak seberapa itu, kamu lebih berharga jadi sayang setidaknya pilihlah salah satu agar aku bisa merasa bahagia bisa membelikan sesuatu yang kamu mau atau sukai". Novant membuatku tersentuh, Apa segitunya dia inginnya mau membuatku bahagia?


"Baiklah kalo gitu akan aku coba dulu, tapi harus kamu yang milihin, gimana?".Aku mau novant yang milihin baju yang cocok untukku. Akupun mencoba baju pertama dan keluar dari ruang ganti menemui novant.


_Baju pertama


"Gimana sayang? (Bertanya pada novant)". Novant melihat aku dari atas sampai bawah.

__ADS_1


"No... (Menggelengkan kepala) bajunya terlalu rendah, seperti baju kurang kain saja". Novant


_Baju kedua


"Yang ini sayang". Aku keluar dengan baju yang lain


"Sayang itu punggungmu terekspos dengan jelas, jangan yang itu, ganti yang lain". yang kedua ditolak juga


_Baju ketiga


"sayang.." Panggilku


"Astaga..!! apalagi itu sayang? kenapa bajunya ada bolong2 di bagian itunya ( Nunjuk bagian tengah dada)". Astaga kenapa matanya jeli sekali melihatnya.


"Ah (Kaget dan malu) aisht sial". Aku langsung menutup bagian dadaku dari pandangan matanya novant. "Sayang mending kita ngak usah beli yah". Bujukku, jujur aku sangat malu sampai dak mau lagi cobain baju2 itu lagi.


"Ngak gitu sayang, Aku sama sekali ngak marah. Kalo gitu aku coba lagi deh jangan bosan nungguin yah". Aku kembali mencoba baju yang lain.


_Baju keempat


"Bagaimana dengan yang ini sayang?".


"Bajunya bagus (ngangguk2) dan panjang kebawah (Menatap dari atas sampai bawah lagi) Emh.. tapi kenapa bajunya di bagian kiri kanan kakimu ada belahan2 begitu sampai terlihat loh itumu (Paha) percuma panjang tapi masih ada belahan2nya begitu? (Menggerutu kesal)". Novant


"Sayang.. aku sudah capek, aku mau minum". Rengekku pada novant, novant langsung menyuguhkan air minum dan novant juga yang membantuku minum.


"Sayang kalo kamu capek istirahat aja". novant

__ADS_1


"Ngak pp sayang". Aku ngak mau novant merasa bersalah karna aku kecapean.


"Mba... sini...!! (Suara marah)". Novant memanggil pelayan itu dengan suara yang agak keras dan sontak saja aku kaget.


"Iyah pak?". pelayan


"Apa di toko kalian ini tidak ada baju yang cocok untuk wanitaku ha? kenapa kalian menjual baju sampah seperti ini? baju kok pada kurang bahan semua? (Kesal) Panggil atasan kalian, Sekarang juga". Novant nampak sangat marah pada pelayan itu.


"Sayang apa yang kamu lakukan? kenapa memarahi mba2nya? kan mereka cuman pelayan dan menjual barang yang dibeli bosnya, lagian kalo kita ngak suka kan kita bisa cari tempat lain". Aku ngak tau kenapa? novant mempermasalahkan hal sepele ini, Tapi dia justru tersenyum padaku.


"Karna mereka menjual sampah yang tak pantas di pakai sayang (Membelai kepalaku lembut) Masa baju ada aja yang kurang kainnya, apa ngak bisa dijahitin jadi baju yang utuh?". Pertanyaan konyol apa ini? Jelas2 itu sudah menjadi model dari baju2 tersebut tapi dia malah nyalahin baju2 itu.


"Sayang itu sudah menjadi model dari baju2 itu". Jelasku pada novant yang kurang update dengan style/model baju jaman modern. Lalu aku mengganti pakaianku dengan pakaianku yang semula, Saat aku keluar dan menghampiri novant seseorang datang.


"Permisi...". Seorang laki2 paruh baya datang menghampiri kami berdua. "Mungkinkah ini bosnya?". Batinku.


"Apa anda memanggil saya pak?". Tanya laki2 itu pada novant yang membelakanginya, Novant berbalik badan dan menampakkan wajah datarnya.


"Iya benar sekali (menyatukan alis) Apa kalian tidak punya baju lain? selain baju kurang bahan yang kalian miliki?". Laki2 paruh Bayah itu nampak bingung. "Lihat (menunjukku) wanitaku sampai kelelahan dan capek mencoba baju2 itu, tapi tidak ada satupun baju yang bahanya lengkap. Ada saja yang dikurangin dari bahan baju2 itu, Sudah ada yang cocok tapi malah ada jampi2nya (Belahan di kanan, kiri kaki maksudnya)". Aku rasanya ingin tertawa ngakak dengar novant bilang ada jampi2nya, ini orang ngak nyadar apa kalo dia lagi ngelawak? dan laki2 paruh bayah itu mulai paham kenapa dia di panggil.


"Maaf atas ketidaknyamanan bapak dan istri (mengatupkan tangan) kami akan berusaha memperbaikinya lagi". Astag belum juga nikah sudah dibilang aku istrinya novant sama bapak ini, tapikan dia ngak tau yah.


"Sayang sudah ayo kita pergi". Aku mengajak novant pergi dari tempat itu, kalo tidak dia akan membuat orang itu tak bisa berjualan lagi untuk esok hari. Novantpun nurut dan kita langsung bergi tapi sebelum benar2 pergi aku minta maaf sama bapak paruh Bayah itu atas sikapnya novant dan bapak itu tersenyum tapi sebenarnya dia paksa tersenyum nampak di wajahnya kesal pada novant.


"Apa reader ada yang tau maksudnya fhenis mengatakan kalo laki2 paruh bayah itu ngk bisa jualan lagi untuk esok hari?" Author...


____________________________

__ADS_1


Sorry baru Up lagi gaesss...😘


__ADS_2