PENGASUH CANTIK & HOT DADDY

PENGASUH CANTIK & HOT DADDY
Kejutan lamaran


__ADS_3

Ini masih lanjutan cerita sebelumnya selamat menikmati.. dan maaf untuk chapter ini agak barantakan😊 And sorry juga sebenarnya aku buat 2 chapter tapi ngak tau kenapa hpku tiba2 Heng jadi aku malas banget mau ngetik ulang jadi tunggu aj besok atau lusa aku up.


.


.


.


.


.


Aku memutar badanku melihat siapa yang berdiri di belakangku. " Sayang?". Akupun bangun dari dudukku, Ternyata yang datang adalah Novant. "Kok bisa tau kita makan siang disini sayang?". Aku bertanya pada Novant


"Dia (Menunjuk Rio) yang ngajak aku makan siang bareng (Mencium kening). Apa Rio tidak memberi taumu?". Novant


"Tidak (Duduk kembali)". Kataku sambil menggelengkan kepala. Novant menatap kearah Rio meminta jawaban dari pertanyaanku pada Rio sedangkan Rio hanya tersenyum bego


"Dari pada bicarakan hal ini lebih kita makan saja, bagaimana? lagian aku sengaja biar bisa makan bareng kalian". Rio


Dasar Rio bahkan tidak memberi tauku kalo dia juga mengajak Novant. Kitapun makan bareng sambil bicarakan hal2 ringan mulai dari tentang pekerjaan Rio sampai kemana2 bicaranya.


_______________________________

__ADS_1


Novant POV on_


Malam ini aku ingin memberikan kejutan makan malam romantis dengan Fhenis. Aku tidak memberitaukan perihal kejutan ini, Ya iyalah kalo di kasih tau bukan kejutan lagi namanya. Dari tadi siang sebelum makan siang bareng dengan dia (Fhenis) sama Rio tadi aku sudah nyiapin segalanya. Aku sebenarnya berniat untuk melamar Fhenis malam ini dan aku yakin Fhenis akan sangat bahagia dan menerimaku dengan cepat. Setelah melakukan sholat magrib aku langsung pamitan sama Fhenis dan mengatakan ada urusan yang mau aku kerjakan padahal sebenarnya aku mau nyiapin kejutan untuknya.


"Sayang malam ini aku ada urusan sebentar". Aku nyamperin Fhenis di kamarnya. Dia lagi membacakan ayat suci Al-Qur'an pada baby boy. "Ya Allah calon istri idaman, Aku yakin anak2ku akan tumbuh jadi anak yang sholeh/sholeha kalo Fhenis yang jadi ibunya". Batinku lalu berjalan mendekatinya dan duduk di pinggir ranjang sebelahnya.


"Iya sayang hati2 ya". Fhenis


Sebelum pergi meninggalkan Fhenis aku mencium keningnya lembut sambil berbisik. "Sayang aku ingin membuat anak denganmu (Tersenyum tampan) Apa kamu siap?". Setelah mencium dan berbisik kalimat yang akan membuat Fhenis jantungan aku segera bangun dan keluar dari kamar.


"Ih... mesum sekali kamu sayang". Fhenis berucap setengah teriak ke arahku yang sudah berjalan keluar dari kamar. Aku tertawa cekikan mendengar omelanya tapi jauh dari hatiku yang paling dalam aku memang ingin membuat anak dengannya tapi setelah aku halalkan dia untukku (menikah). "Sayang I Love you so much.. muachh.. (kiss jauh)". Aku kembali menongolkan diri di balik pintu padahal tadi aku sudah ada di tangga mau turun tapi entah kenapa aku ingin sekali mengatakan Kalimat I love so muach pada Fhenis dengan suara keras (Nyaring). Suaraku membuat Fhenis melototkan matanya bulat2 kearahku.


"Astaga sayang... suaramu nanti membuat baby boy bangun lagi. Lah kata ada urusan malah balik sini". Fhenis


"Hehe.. (Tertawa tampa dosa) aku akan pergi kalo kamu ngebalasnya sayang". Aku merasa seperti ABG aja sekarang.


"Makasih sayang". Akupun benar2 pergi dan ketempat aku menyiapkan makan malam romantis buatku sama Fhenis. "Aku akan membuatmu tak bisa melupakan moment ini sayang itu janjiku". Batinku


Novant POV end_


___________________________________


.

__ADS_1


.


.


.


.


Malam hari_


Sudah Isyah tapi Novant belum juga pulang dari sejak dia pergi tadi. Setelah selesai magrib Novant keluar katanya ada urusan mendadak yang mau di kerjakan. Jadi aku tidak perlu tau dia mau kemana kalo dia sudah mengatakan ada urusannya. Aku menghubungi Novant tapi nomornya sama sekali tidak aktif.


"Astaga kenapa nomornya tidak aktif yah? apakah dia baik2 aja? Aisth.. kenapa di jaman canggih begini dia tidak mempunyai power bang untuk hpnya? tunggu bukankah dia punya power bang yah? Isss.. (Jengkel)". Aku mau nyuruh Novant belikan popok dan susu formula untuk baby boy yang stoknya tinggal sedikit. "Aku chat aja deh kali aja dia buka hpnya nanti". Aku chat novant tapi sama aja ngak di liatnya sama sekali. Mau nyuruh bi Irna buat pergi beli, tapi yah udah sih biar Novant aja sekalian karna kebetulan dia lagi keluar.






__ADS_1




__ADS_2