
aku melihat bu sarah dan laki2 itu berbicara tapi aku tidak mendengarkan apapun lagian itu bukan urusanku, lalu laki2 itu berjalan menuju pintu tapi sebelum benar2 meninggalkan ruangan laki2 itu menatapku sejenak dan akupun tak tau kenapa juga menatapnya dan tatapan sialan itu bertemu menatap tepat di manik hitam milik laki2 itu, spontan saja aku membuang muka.
Deg
"Ada apa ini kenapa aku merasakan jantungku Berdebar tak karuan dan wajahku juga terasa panas begini". gumamku pelan untung saja bu sarah tidak mendengarnya karna sibuk membereskan barangnya bayi kecil.
"Mba sekarang kita mau pulang". ucap bu sarah dan mengambil bayi kecil dalam gendonganku, bayi kecil terbangun dan menangis. "Astaga kenapa baby menangis?". bu sarah terlihat panik.
"boleh saya menggendongnya lagi bu?". lalu ibu sarah menyerahkan bayi kecil dan aku menepuk2nya lembut bayi kecil kembali tenang.
"sepertinya baby menyukaimu mba". Sarah
"ibu bisa aja" aku menjawabnya dengan Kekehan.
1 jam membelah kemacetan Akhirnya mobil yang bu sarah kendarai berhenti depan rumah mewah dan megah. aku kagum dengan dekorasi rumah mewah ini, aku hanya mengagumi bukan berarti aku matre. aku mengikuti ibu sarah di belakang seperti anak ayam yang mengikuti induknya.
"Mba aku antar keatas yah". aku hanya Nganggukin kepala. "nah ini kamarnya Novan". bu sarah memberi tahuku.
"Pentingkah buatku tau ini kamar siapa". batinku dalam hati, aku merasakan wangi maskulin di kamar ini iya2lah yang punya kamar aja cowo kok. tapi kenapa aku tidak melihat istrinya laki2 itu bahkan di rumahnya, ah bodoh emangnya itu urusanku.
"Bu kenapa? kok ibu gelisah?". aku melihat bu sarah mondar-mandir kaya gosokan setelah menerima telpon di ponselnya.
__ADS_1
"Mba.. aku ada urusan Sebentar, bisakah mba jagain baby sebelum novan pulang?". aku bingung antara menolak atau membantu bu sarah jagain bayi kecil. "Tolong mba". bu sarah memegang tanganku jadi kasian akunya.
"Baikah bu, ibu bisa pergi". akhirnya aku luluh juga. setelah bu sarah pergi aku merasa sangat ngantuk banget aku merebahkan badanku Sebelah bayi kecil dan memeluknya dengan lembut. ini pertama kalinya aku menyentuh bayi rasanya aku tidak percaya kalau aku melakukannya padahal aku sangat takut mengendong bayi, aku takut ada tulang2nya yang patah Karna aku tidak hati2, akupun ikut terlelap dengan bayi kecil.
Novanto POV
Aku masuk dalam rumah dan memangil sarah tapi tidak ada jawaban mungkin sudah tidur pikirku, aku berjalan menuju dapur untuk ngambil minuman rasanya tenggorokanku kering. setelah selesai aku naik lantai atas menuju kamarku, aku membuka pintu pelan2 agar tidak menganggu sarah dan baby boy mataku langsung tertuju kearah Perempuan yang lagi tidur.
Deg
"Itu bukan sarah, itu.. itu Sekertarisnya alex kenapa dia bisa ada disini? dan kenapa tidur dikamarku? kemana sarah? bukankah mobilnya diluar? astaga sarah apa kau sudah pulang idiot? dan kau menyuruh orang lain tidur di kamarku dasar". aku berjalan mendekati Perempuan itu aku melihat dua Manusia yang lagi tertidur dengan pulas dia memeluk baby boy lembut. "Cantik" gumanku Tampa sadar.
"Astaga kenapa aku memuji Perempuan lain padahal istriku jauh lebih cantik, tunggu ini kedua kalinya aku memuji Perempuan itu cantik". gerutu pada diriku sendiri. "tunggu bukankah dia pernah melihatku waktu itu tapi kenapa tidak mengenaliku, sedangkan aku bisa langsung mengenal dia hanya sekali melihat, mungkin saja dia tidak memperhatikanku saat itu". batinku dalam hati.Aku duduk di sofa melihat baby boy tidur dengan nyaman di peluk Perempuan itu.
Pagi hari___
Aku terbangun saatku merasakan hembusan napas seseorang tepat di leherku, aku membuka mata perlahan menyesuaikan dengan cahaya di sekitar. bukan cuman hembusan napas tapi juga di peluk aku menengok kesamping
Deg
"Dia lagi, sejak kapan dia tidur di sofa bersamaku?". aku mengedarkan pandanganku dan bukan dia yang mendatangiku di sofa tapi aku yang tidur dengan dia di atas ranjang.
__ADS_1
"what apa2an ni kok aku bisa diatas ranjang? bukanya aku tidur di sofa yah? masa aku tidur sambil jalan dan naik atas ranjang yang benar saja". aku buru2 bangun dan masuk kamar mandi, aku ngak mau Perempuan ini sampai salah paham. untungnya dia masih tidur nyeyak saat aku memindahkan tangannya diperutku kalau tidak aku akan di cap pria mesum..
_ Novanto POV And __
*A**ku curhat dikit yah
Tau ngak sih teman2 pas aku nulis chapter bagian ini tiba2 HPku mati padahal tinggal dikit banget, aku lupa charger hpku saking asiknya aku mengotak atik buat Mengetik
hasil imajinasi dan pikiranku.
Alhasil akupun harus menulis ulang dari awal dan menyuruh otakku untuk memutar kembali semua yang aku tulis tadi walau 99% Ngak sama_
C A P E K ππ
ok.. ok.. ini bukan ngeluh yah tapi curhatπ
Like π
Comentπ¬
Favorit β€
__ADS_1
vote biar saya semangat untuk terus berkarya.
ππππππππππππππππ*