PENYESALAN TERDALAM

PENYESALAN TERDALAM
bab 11


__ADS_3

Setelah menunggu lama kini semua makanan sudah siap di atas meja, karena sudah kelaparan kami makan dengan lahap dan tak lama semua makanan tadi sudah habis.


raka membayar semua dan mengajakku pulang ke kost.


Sesampainya di kost aku langsung masuk ke kamar mandi untuk ganti baju tidur agak lebih santai


ketika sedang asyik menonton TV hujan kembali turun dengan derasnya. dan seketika suara petir terdengar saling menyambar di luar sana, sontak aku meloncat kearah raka dan memeluknya erat.


aku takut sekali.... ku tutup.rapat telingaku agar tak lagi mendengar suara petir itu.


Raka mengerti dan semakin memelukku dengan erat


ku tatap wajah tampan itu dan lagi lagi aku terpesona olehnya. perlahan raka melepaskan pelukannya kemudian menangkup kedua pipiku


dia menatap dalam mataku dan mulai mengecup bibirku dengan lembut,


kami saling mengecup dan ******* sampai nafas kami tersengal-sengal.


dia berhenti sejenak,


"sayang, seminggu lagi kita akan segera menikah, aku sangat bahagia dan berharap kita tidak menunda-nunda untuk segera memiliki momongan


aku cinta kamu sel.


Ku anggukkan kepalaku dan dia mulai mengecup keningku, lalu turun ke mataku hidung dan selanjutnya ******* bibirku dengan panas, dia menjelajahi seluruh tongga mulutku dan meninggalkan bekas kepemilikan disana, kami berdua mulai terbawa suasana dan dia sudah membuka seluruh kancing baju tidurku, dia meremas dadaku dan menghisap putingku dengan lembut, kurasakan di bawah sana miliknya sudah menegang

__ADS_1


aku mulai menyadari jika ini sudah terlalu jauh,


aku menghentikannya ,memegang kedua pipinya, mengecup keningnya.


"sayang, aku mencintaimu sangat mencintamu, tapi aku tidak ingin kita kebablasan dan melakukan hal itu sebelum kita menikah


" *iya sayang maaf ya aku terbawa suasana tadi, aku gak akan pernah maksa kamu jika nanti setelah kita menikah kamu belum siap melakukannya.


"makasih sayang, aku cinta kamu mas,


boleh kan dari sekarang aku panggil kamu dengan panggilan mas?


"tentu aja boleh sayang, dengan panggilan itu aku merasa lebih senang, karena sebentar lagi kita akan menikah dan alangkah lebih baik jika kita memanggil pasangan kita tidak hanya hanya namanya saja, tapi ada embel embel mas atau sayang itu jauh lebih baik.


ya sudah ayo kita tidur karena besok kita harus berangkat pagi agar tidak kesorean nyampenya*.


aku langsung mandi dan segera menunaikan ibadah sholat subuh,


selepas sholat aku membangunkan raka agar segera bangun dan sholat juga karena waktu subuh hanya sebentar....


Aku segera ke dapur dan membuat teh hangat untuk kami berdua.


ku letakkan teh di atas nakas


sambil menunggu raka selesai sholat, aku mulai membereskan semua barang dan baju2 yang akan aku bawa

__ADS_1


tidak bnyak barang yang aku bawa karena sebagian perabotan yang ada memang sudah menjadi fasilitas yang di berikan kepada kami yang kost disini.


total hanya 3 tas dan 1 kardus yang yang sudah siap kami bawa,


raka membantuku memasukkan semua barang-barang yang sudah aku packing ke dalam mobil.


kami kembali ke kamar menikmati teh hangat sambil menunggu bapak kostku datang untuk mengambil kunci kost sekalian aku berpamitan.


30 menit kemudian bapak kost datang


" *assalamualaikum nak sella,


sudah selesai beres beres?


"waalaikum salam pak,


Alhamdulillah sudah pak, sebelumnya saya minta maaf ke bapak klo selama saya kost disini pernah ada salah kata atau perbuatan


"sama2 neng, bapak.juga minta maaf klo selama neng kost disini fasilitas nya ada yang kurang memadai.


"enggak kok pak , selama saya dsini semua fasilitas yang saya terima sudah sangat bagus dan nyaman.


ohya pak, kenalkan ini calon suami saya


"oh iya neng.

__ADS_1


setelah saling berkenalan dan menyerahkan kunci kost kami bergegas berangkat karena* tidak ingin sampai terjebak macet jika berangkat terlalu siang.


__ADS_2