PENYESALAN TERDALAM

PENYESALAN TERDALAM
bab 8


__ADS_3

setelah raka keluar dari kamar mandi, kini giliranku untuk mandi dan membersihkan diri,


aku menikmati guyuran air hangat dari shower, karena cuaca yang sangat dingin aku jadi betah berlama-lama di kamar mandi,


sedangkan di luar, raka merasa sangat khawatir karena aku terlalu lama, akhirnya dia memutuskan untuk mengetok pintu kamar mandi. tok...tok...tok


"sayang, kamu baik2 aja kan ?


kamu lama banget di dalem?


karena keasyikan aku tidak mendengar suara raka yang sedang memanggilku.


raka menggedor pintu lebih keras...


mendengar pintu yang di gedor2 oleh raka, aku mematikan keran shower , meraih handuk dan berjalan ke arah pintu,


ceklek...


"*sayang kamu gapapa kan? dari tadi aku manggil2 kamu tapi kamunya gak jawab, aku khawatir banget , takutnya kamu kenapa2...


" hehehe maaf ya sayang tadi aku keasyikan di kamar mandi , abis airnya hangat jadi betah, jadi gak denger waktu kamu ketok2 pintu , maaf ya☺️☺️☺️


"iya gapapa sayang, yang penting kamu baik2 aja, jangan buat aku khawatir lagi ya.


maaf gara2 aku kamu jadi kehujanan. ya udah cepet ganti baju sana , aku udah bikinin kamu teh hangat*.


aku baru tersadar jika saat keluar kamar mandi aku hanya mengenakan handuk,


aku segera berlari ke arah lemari mengambil baju tidur dan berlari ke kamar mandi untuk ganti baju.....

__ADS_1


ya tuhaannnn aku malu sekali....😣😣😣


aku keluar dari kamar mandi dan kulihat raka sedang asyik duduk sambil menonton TV,


ku hampiri dia


"*sayang , kamu lagi apa?


"lagi nonton TV aja sayang, kamu sudah selesai,?


nih minum tehnya ntar keburu dingin loh


(ucapnya seraya menyerahkan secangkir teh hangat kepadaku)


aku tersenyum dan menyambut cangkir teh darinya


" makasih banyak ya sayang, kamu jadi repot bikinin aku teh hangat.


" gak terlalu sih sayang, emang kamu laper? klo kamu laper ayo keluar beli makan.


"males ah yang di luar dingin banget, aku mau bikin mie instan aja , kamu mau gak?


" mau dong yang, mau aku bantuin gak bikinnya?


"gak usah sayang, aku bikin sendiri aja, kamu duduk manis aja disini ya.


kamu mau yang goreng apa kuah?


pedes gak

__ADS_1


"yang kuah aja sayang, dingin2 gini enak pake cabe 3 ya.


"siap sayang*...


aku melangkah ke dapur dan mulai merebus air dan mengambil mie instan yang tersedia,


setelah selesai aku membawa 2 mangkuk mie instan yang sudah lengkap dengan sayur dan telor rebus.


ku letakkan di atas meja kecil dan kembali lagi ke dapur untuk mengambil air minum di kulkas.


"ayo di makan sayang, mumpung masih anget


"wah, kayaknya enak nih.


slruupppp.... ahhhh enak banget sayang, seger kuahnya, rasanya pas banget.


kamu pinter banget bikinnya


aku hanya tersenyum dan langsung menikmati mie instan yang aku buat, memang enak ketika cuaca dingin seperti ini pas sekali.


setelah selesai aku membereskan semua mangkuk dan gelas yang kotor ke dapur dan segera mencucinya.


ketika sedang mencuci mangkuk tiba tiba ada tangan yang melingkar di perutku, dan aku sudah tau itu milik siapa,


aku tersenyum dan segera menyelesaikan pekerjaan ku.


kepalanya mendekat dan mencium tengkukku dengan lembut, seperti tersengat arus listrik tubuhku bergetar menerima perlakuannya.


ku balikkan badanku kearahnya, dan tanpa aba aba dia menarik tengkukku dan mengecup bibirku, perlahan dia mengecup dan ******* bibirku dan lidahnya mulai masuk dan mengeksplor seluruh rongga mulutku, aku memejamkan mataku karena aku juga sudah terbawa suasana dan menikmati setiap sentuhannya.

__ADS_1


perlahan dia melepaskan ciumannya dan sekarang bibirnya turun ke leher dan meninggalkan beberapa jejak kepemilikan disana. sepertinya dia sudah mulai kehilangan akal dan di buru nafsu, tapi akhirnya aku sadar dan tidak sampai melakukan hal yang lebih jauh lagi.


__ADS_2