PENYESALAN TERDALAM

PENYESALAN TERDALAM
Episode 58 - Kau hanya perlu berbalik dan menatapku


__ADS_3

............


...Ketika Shen Yuwen keluar dari ruangan Jia Fei meletakkan sumpitnya dan menghela nafas berat. Dia berusaha agar tidak terlihat sedih dan terguncang. Bagaimanapun seseorang yang mengalami perceraian tidak akan pernah baik-baik saja. Jia Fei mengambil dokumen yang di tinggalkan Shen Yuwen dan mulai membacanya. kata-kata pertama yang tertera di atas adalah surat perceraian....


...Zhang Hongli menatap wajah pucat Jia Fei. Hatinya juga terasa pahit melihat wanita yang dicintainya terluka seperti ini. Si b*engsek itu dia akan membuatnya merasakan penderitaan hingga Shen Yuwen merasa ingin mati namun tidak bisa. Dia akan membuatnya menderita dan berdoa agar Shen Yuwen tidak mati-mati....


...Zhang Hongli menggenggam tangan Jia Fei seolah menguatkan wanita itu, Jia Fei yang merasa tangannya di genggam segera saja menolah, tangan hangat Zhang Hongli seolah meresap ke dalam hatinya. Rasa sakit itu perlahan berkurang....


...Zhang Hongli berkata....


..."Ji-Er, jika kau ingin, aku bisa membuat namanya lenyap dari kota Beijing,"...


...Jia Fei segera menggeleng. Itu terlalu berlebihan,"Pikirnya....


..."Tidak-tidak, kau tidak perlu berbuat seperti itu,"...


...Jia Fei tau Zhang Hongli begitu berkuasa, tapi membuat seseorang lenyap tidakkah itu terlalu berlebihan. Zhang Hongli memang dingin dan kejam....


..."Aku tidak suka melihatmu terluka karena dia, dia laki-laki yang tidak pantas kamu tangisi,"...


...Jia Fei menjadi gugup kata-kata Zhang Hongli membuatnya sedikit tersipu. Namun kata-kata Zhang Hongli selanjutnya lebih membuatnya lebih tersipu lagi....

__ADS_1


..."Ji-Er, aku mengajakmu makan malam karena ada yang ingin aku katakan, aku takut jika aku tidak mengatakannya di kemudian hari aku akan menyesal, aku pernah menyesal satu kali dan aku tidak ingin menyesal untuk kedua kalinya,"...


...Zhang Hongli menghela nafas berat, dia kemudian melanjutkan....


...Ji-Er aku menyukaimu ketika kita berada di sekolah yang sama. Dan aku terus menyukaimu selama bertahun-tahun setelahnya. Saat aku mendengar kau menikah aku menjadi sedih dan hancur, aku sangat menyesal karena tidak datang lebih awal, aku menyesal karena tidak segera kembali ke Beijing, saat itu aku bahkan pergi ke Amerika tanpa mengucapkan sepatah katapun....


...Sebenarnya hari itu aku ingin mengatakannya namun aku melihat kau terus menatap senior kita, aku merasa kalah bahkan sebelum aku berperang, aku terlambat satu langkah dan saat itu kau sudah menikah. Apakah senior itu yang kini menjadi mantan suamimu,"...


...Jia Fei terperangah dia tidak menyangka akan mendengar itu dari Zhang Hongli, Zhang Hongli menyukainya. Ini sangat mengejutkan bagi Jia Fei, saat itu Zhang Hongli pergi ke Amerika tanpa mengucapkan sepatah katapun padanya. Saat itu dia juga merasa sedih dan menangis berhari-hari, jadi sebenarnya Zhang Hongli saat itu melihatnya yang terus-menerus menatap Shen Yuwen, dan karena itu dia langsung pergi ke Amerika begitu saja....


...Jia Fei menjadi gugup, dia tidak tau harus bereaksi seperti apa. Pengakuan Zhang Hongli terlalu mendadak dan otak kecilnya tidak bisa merespon....


...Jia Fei tidak tau harus menjawab apa....


..."Jika kau tidak bisa menjawab, kau tidak perlu menjawabnya sekarang, aku hanya ingin kau tau bagaimana hatiku selama ini. Aku tidak mengharapkan jawaban yang cepat, kau bisa memikirkannya pelan-pelan, Dan besok aku akan kembali ke Amerika. Apa kau mau ikut denganku,"...


...Jia Fei merasa ini terlalu tiba-tiba, dia sungguh tidak tau harus menjawab apa....


..."Saat ini kau sudah bercerai, mungkin kau akan kesulitan untuk mencari uang Saat kau di Universitas aku mendengar banyak perusahaan yang ingin merekrut mu. Tapi kau merelakan mimpimu dan menikah dengan pria itu, jika kau ingin bekerja kau bisa mengatakannya padaku. Kau tau perusahaan Luxury yang terkenal dengan perhiasan mahalnya. perusahaan itu masih di kelola Group Zhang, kau bisa menjadi desainer perhiasan di sana. Bukankah itu adalah mimpimu,"...


...Jia Fei merasa terharu, Zhang Hongli bahkan masih mengingat cita-citanya ketika dia masih berada di bangku sekolah. Sekarang Zhang Hongli menawarkan bantuan padanya. Bagaimana dia bisa membalasnya....

__ADS_1


...Jia Fei merasa matanya memerah. Pria ini menyukainya selama bertahun-tahun, dan juga begitu baik padanya. Dia sangat tau bagaimana rasanya cinta bertepuk sebelah tangan. Seperti perasaannya kepada Shen Yuwen. Selama bertahun-tahun tidak pernah mendapat balasan....


...Zhang Hongli terus menatap ke arah Jia Fei. Yah setidaknya jika Jia Fei menolak itu masih bagus karena dia sudah mengatakannya....


..."Karena aku akan kembali esok hari, aku harap kau bisa memberiku jawaban sebelum aku menaiki pesawat. Ji-Er, Aku tidak ingin kau terluka karena pria itu, kau hanya perlu berbalik dan melihatku, bukankah aku juga layak, apa yang tidak aku miliki. Jadi Ji-Er pikirkan baik-baik, aku berharap mendapat jawaban yang bagus darimu,"...


....Jia Fei terdiam, semuanya sangat tiba-tiba jika dia bersama Zhang Hongli akankah pria ini terus menyukainya. Lagipula sekarang dia adalah seorang janda bukankah Zhang Hongli akan menjadi cemoohan dunia. Bagaimana dia bisa membuat Zhang Hongli seperti itu....


............


...Sementara Shen Yuwen pergi dengan amarah di hatinya. Dia kembali ke rumahnya dan melihat rumahnya masih gelap. Ketika dia turun dari mobil entah kenapa dia memikirkan saat-saat Jia Fei berdiri menunggunya pulang. Menghela nafas berat Shen Yuwen berjalan memasuki rumah....


...Shen Yuwen di sambut kegelapan dan juga keheningan, bahkan suara detak jam dinding terdengar lebih keras. Shen Yuwen menyalakan lampu dan menatap sekeliling rumah yang kosong. Dia merebahkan dirinya di sofa, Shen Yuwen bersandar dan memijat pelipisnya. Dia merasakan tekanan dalam hatinya. Dan kepalanya menjadi berdenyut. Shen Yuwen menutup matanya dan merasakan kehadiran Jia Fei di sana....


..."Shen Yuwen, kau pasti lelah, aku sudah memasak makanan kesukaanmu, segeralah makan sebelum makanannya menjadi dingin,"...


...Shen Yuwen membuka matanya dan melihat sekeliling tidak ada Jia Fei di sana. Dia melihat meja makan yang masih kosong, dan perutnya merasakan lapar karena dia tadi belum makan....


...Shen Yuwen menghela nafas berat. Dia kemudian membuka ponselnya dan memesan makanan melalui aplikasi pesan antar. Shen Yuwen terus bersandar di sofanya...


...Setelah beberapa saat makanan sudah datang, Shen Yuwen menatap makanan di hadapannya, semua adalah makanan kesukaannya. Dia kemudian mengambil dan mulai memakannya. Ketika baru dua suapan dia merasa makanan ini tidak terlalu enak. Dia menghentikan aktifitas makannya. Makanannya sama tapi kenapa rasanya berbeda, apa karena makanan sebelumnya adalah makanan yang di masak Jia Fei. Shen Yuwen menggelengkan kepalanya bagaimanapun dia sudah bercerai dia sudah melakukan hal yang benar dan dia tidak boleh merasa menyesal....

__ADS_1


__ADS_2