
..............
...Setelah pengusiran keluarga Xin dari rumah sakit, masyarakat di hebohkan dengan video yang beredar secara online. Setelah beberapa hari berita pernikahan Xin dan keluarga Shen itu mencuat, keluarga itu kembali membuat kehebohan. Sebagian berpikir bahwa kedua keluarga hanya mencari sensasi. Sebagian lagi menertawakannya dengan senang....
..."Apa kau sudah melihat video terbaru dari Keluarga Xin dan keluarga Shen, mereka baru-baru ini membuat video, ini tentang perkelahian di rumah sakit,"...
..."Semua orang sudah melihatnya secara online, Nyonya Shen sangat mengesankan, dia menjambak rambut Nyonya Xin dengan begitu kuat, tidakkah dia menggunakan seluruh kekuatan pada tangannya,"...
..."Kau benar, aku bahkan berulang kali melihat video itu,"...
..."Keluarga ini, setelah membuat keributan di acara pernikahan ternyata mereka berpikir masih kurang, mereka masih membuat video terbaru, Ck.. Sungguh mengesankan,"...
..."Aku juga mendengar bahkan Tuan Muda Shen menolak kunjungan dari Nona Xin,"...
..."Apa, bukankah Tuan Muda Shen meninggalkan istrinya untuk bersama Nona Xin, jadi mengapa dia masih menolaknya,"...
..."Menurutmu dengan semua berita buruk mengenai Nona Xin, Tuan Muda Shen bagaimana harus melihatnya,"...
..."Cih...Dia pasti menyesal, mantan istrinya bersama Tuan Muda Zhang, siapa yang akan mengira setelah di buang oleh Tuan Muda Shen wanita itu bisa mendapatkan Tuan Muda Zhang,"...
..."Aku juga mendengar kedua perusahaan Shen dan Xin, keduanya sudah di akuisisi oleh Group Zhang,"...
..."Ini sungguh luar biasa,"...
...Semua orang membicarakan dengan penuh semangat. Rata-rata dari mereka tertarik karena ingin mencemooh kedua keluarga bangsawan. Dimasa lalu keluarga Xin begitu angkuh dan sombong, terlebih Nona Xin, setelah semua orang menyebutnya top sosialita, dan menjadi pasangan dari Tuan Muda Shen, dia menjadi wanita yang semakin angkuh dan tidak terkendali....
...Sekarang meskipun dia menjadi istri Tuan Muda Shen, ketika semua orang melihatnya di jalan mereka hanya menjadikannya objek penghinaan....
...*****...
...Sementara itu Jia Fei bertemu dengan Xin Juan, secara khusus Jia Fei mengundang Xin Juan, ini karena menurutnya Xin Juan memiliki nilai dan potensi yang bagus, jika Group Zhang memiliki dia sebagai karyawan, maka ini akan sangat menguntungkan....
..."Xin Juan, aku dan Hongli melihatmu sebagai wanita yang memiliki kemampuan yang bagus, kau begitu berbakat. Kami menawarkan mu untuk bekerja di Group Zhang, aku mendengar kau di usir dari keluarga Xin oleh Ayahmu sendiri, dan sekarang Ayahmu berusaha mendekatimu lagi, bagaimana dengan kau bekerja di Group Zhang, Hongli secara pribadi akan menjadikanmu sebagai Manager,"...
...Xin Juan mengedipkan matanya berkali-kali, dia memang sudah di usir dari keluarga Xin, dan sekarang Ayahnya berusaha memikatnya kembali sebagai ikon wanita baik yang anggun. Dia benar-benar merasa kesal....
...Hanya karena Xin Qian Ayahnya membuangnya sebagai anak perempuan tidak berbakti, namun ketika label itu berubah dia menjadi wanita baik dan Xin Qian menjadi wanita jahat, Ayahnya datang kembali padanya dan mencoba membujuknya....
..."Aku sangat senang, kau bahkan datang secara pribadi dan mengundangku, aku juga berterimakasih kau dan Tuan Muda Zhang membantuku ketika kita berada di upacara pernikahan Xin Qian. Bagaimanapun aku sudah di usir oleh Ayahku, aku akan bergabung dengan Group Zhang,"...
...Jia Fei tersenyum cerah, dia akan menjadi pemegang saham utama, dia membutuhkan seseorang disampingnya seperti Xin Juan....
...Setelah selesai dengan sebuah kesepakatan, Jia Fei kembali ke Vila, dia berpikir jika dia menjadi pemegang saham di Group Shen, bukankah dia harus tinggal di sini. Lalu bagaimana dengan Zhang Hongli, bukankah pria itu harus kembali ke Amerika....
...Memikirkan ini Jia Fei menjadi tidak senang. Dia segera pergi untuk mendiskusikannya bersama Zhang Hongli....
...*****...
...Ketika dia kembali, dia melihat Zhang Hongli sedang sibuk dengan pekerjaannya. Jia Fei duduk di sebelahnya. Dia mengambil sepotong buah persik dan menyuapi Zhang Hongli, Zhang Hongli tersenyum cerah dia mengunyah dengan penuh semangat....
__ADS_1
..."Kau sudah kembali," Ucapnya....
...Jia Fei mengangguk namun raut wajahnya menunjukan sedikit murung....
...Zhang Hongli menaikkan sudut alisnya. Apa ada yang mengganggu Jie-Er nya di jalan. B*rengsek mana yang berani menggangu wanita Zhang Hongli....
..."Ada apa dengan raut wajahmu, apa ada yang mengganggumu,"...
...Jia Fei menggelengkan kepalanya....
..."Hongli, aku begitu khawatir, jika aku menjadi pemegang saham utama bukankah aku setidaknya harus berada disini. Ah, aku juga ingin menjadi desainer perhiasan di Luxury, tapi bagaimana bukankah kau harus kembali ke Amerika,"...
...Zhang Hongli terdiam sesaat, benar dia memang harus segera kembali ke sana. Tapi dia juga tidak ingin berpisah dengan Jia Fei....
..."Aku akan berbicara pada Ibuku, keluarga Zhang kami juga memiliki perusahaan disini. Mengapa aku tidak mengurus perusahaan disini saja, aku masih bisa bekerja, aku juga bisa terus melihatmu, bukankah itu bagus,"...
...Jia Fei tersenyum cerah, tapi apakah itu benar-benar tidak masalah....
..."Hongli, aku juga ingin kembali ke rumah Ayah dan Ibu, mereka pasti khawatir ketika melihat berita tentang kita di televisi,"...
...Zhang Hongli menganggukkan kepalanya. Setelah mereka kembali karena acara pernikahan Shen Yuwen, mereka memang belum berkunjung ke rumah orang tua Jia Fei....
..."Setelah sore hari kita akan berkunjung, aku juga ingin bertemu Ibu dan Ayah mertuaku,"...
...Jia Fei menunduk malu. Hongli selalu bisa membuat hatinya berbunga....
...Setelah mengatakannya Zhang Hongli segera bangkit berdiri, dia merapikan semua pekerjaannya....
...Zhang Hongli dengan mantap mengangguk....
..."Sudah,"...
...Zhang Hongli kemudian pergi keruang lemari anggur, di sana terdapat anggur dengan kualitas tinggi, ada juga yang setidaknya berusia lima puluh tahun. Ini semua tidak bisa di dapat hanya karna kau ingin. Namun berbeda jika memiliki banyak uang seperti Zhang Hongli...
...Zhang Hongli mengambil beberapa botol anggur, ini adalah yang terbaik yang dia miliki. Dan dia berencana memberikannya kepada Ayah Jia Fei. Seorang pria akan cenderung lebih dekat ketika anggur mewah berada di depannya....
...Lalu dia juga tidak lupa dengan hadiah-hadiah yang lain. Ini semua khusus untuk Ayah dan Ibu Jia Fei. Dia harus menjadi calon menantu yang baik dan mengesankan....
...Jia Fei mengernyitkan dahinya....
..."Kau sudah menyiapkan semua ini,"...
...Zhang Hongli mengangguk membenarkan....
..."Tentu saja, ketika saat kita akan kembali ke Beijing, secara khusus aku menyiapkannya, karena aku tau kita pasti akan berkunjung ke rumah keluargamu. Aku sebagai calon menantu tentu saja harus menyiapkan yang terbaik,"...
...Jia Fei tersipu malu, wajahnya memerah hingga ke telinganya. Dimasa lalu, Shen Yuwen hanya pernah sekali berkunjung ke rumah keluarganya. Itupun karena desakan dari keluarga Shen. Dan pria itu tidak repot-repot berusaha dekat dengan keluarganya. Dia hanya datang sebagai bentuk formalitas. Tidak lama kemudian, dengan alasan pekerjaan dia segera pergi begitu saja....
...Mengingat kembali semua itu, Jia Fei tersenyum pahit. Namun segera dia buang pikiran itu. Sekarang dia memiliki seseorang di sampingnya. Seseorang yang menerimanya meski dia bukan seorang bangsawan. Awalnya dia berpikir Zhang Hongli juga akan membawanya pada kedalaman kepahitan, namun tenyata pria itu memanjakannya sampai ke langit....
__ADS_1
...Tepat saat itu ponsel pribadi Zhang Hongli berbunyi. Ketika dia melihat identitas si penelpon dia tersenyum simpul kemudian mengangkatnya....
..."Halo, Ibu,"...
..."Hongli kecil, kau menjadi begitu pandai, aku melihatmu di televisi bersama Jia Fei, kapan kalian akan kembali, Ibu juga harus bertemu calon menantu. Jie-Er bukan hanya untuk dirimu, Ibu juga ingin pergi berbelanja bersamanya. Ayahmu juga ingin bertemu dengan menantu perempuannya. Kau tidak tau apa yang dia lakukan. Dia bahkan secara pribadi mencetak fotomu dan Jie-Er, dia memamerkannya dan begitu senang,"...
...Zhang Hongli mendengus, benar Ayahnya di luar terlihat dingin dan kejam, padahal di rumah dia adalah pria biasa yang terkadang tidak masuk akal. Dia juga yakin saat ini Ayahnya sedang melakukan hal yang tidak terpuji....
..."Ibu mengenai itu, kita bicarakan lagi nanti, aku juga membicarakan sesuatu pada Ibu, tapi hari ini aku akan pergi berkunjung ke rumah calon mertua,"...
...Nyonya Zhang langsung senang dan matanya berbinar....
..."Bagus, itu bagus, putra ku memiliki pemikiran yang bagus, datanglah dan jangan lupa bawa harta berharga keluarga kita, keluarga Zhang kita harus memperlakukan keluarganya dengan baik, cepat atau lambat keluarganya juga akan menjadi bagian dari keluarga Zhang,"...
...Zhang Hongli mengangguk mengerti....
..."Aku tau, aku sudah menyiapkannya,"...
...Setelah beberapa saat telepon itu terputus. Zhang Hongli menaruhnya kembali di meja....
..."Apa itu Ibumu,"...
...Zhang Hongli tersenyum cerah dia membelai rambut Jia Fei....
..."Dimasa depan dia akan menjadi Ibumu,"...
...Jia Fei mengangguk sebagai balasan....
...******...
...Sementara itu, hal yang di maksud Zhang Hongli mengenai perilaku Ayahnya yang tidak terpuji adalah seperti saat ini. Tuan Zhang sedang meminta seseorang untuk menata foto putranya dan calon menantunya di kantor. Semua orang yang melihat hanya bisa menggaruk bagian belakang kepala....
..."Tuan Zhang, apakah itu kekasih dari Tuan Muda Zhang,"...
...Tuan Zhang mengangguk membenarkan....
..."Bukankah dia terlihat sangat cantik, dia akan menjadi menantuku"...
..."Ah, iya dia sangat cantik, tapi tidakkah itu terlihat sedikit aneh,"...
...Tuan Zhang mengerutkan keningnya. Dia memperhatikan foto itu, menurutnya tidak ada yang aneh....
...Orang itu dengan canggung kemudian berkata....
..."Emm, itu mengapa foto Tuan Muda Zhang terpotong semua dan hanya terlihat foto Nona Jia Fei,"...
...Tuan Zhang mencibir....
..."Aku sudah melihat Hongli dirumah untuk seumur hidupku, kenapa aku harus melihatnya juga di kantor,"...
__ADS_1
...Mereka yang mendengar hanya bisa mengedipkan matanya. Ini apa maksudnya. Apakah sebenarnya Nona Jia adalah putrinya yang asli dan Tuan Muda Zhang adalah putranya yang palsu. Apakah mereka tertukar di rumah sakit. Apakah dia bosan melihat putranya sendiri. Mereka mulai berfantasi dengan pikirannya masing-masing....