PENYESALAN TERDALAM

PENYESALAN TERDALAM
Episode 71- Berita Yang Membuat Shen Yuwen Marah


__ADS_3

.............


Stand Group


...Di dalam perusahaan Stand Group, Shen Yuwen duduk di kursinya, kedua alisnya terajut, urat sarafnya menonjol menandakan amarah yang dia tahan. Dia membaca koran di hadapannya sepanjang hari, dan sudah menatapnya berkali-kali, hingga dia merasa bahwa dia sudah hafal kata-kata yang berada di koran tersebut....


...Deretan huruf besar di sana membuatnya meradang penuh amarah Wanita yang dia lihat, dia tidak mungkin melupakannya. Dia sudah menghabiskan waktu bertahun-tahun bersama wanita itu. Sekarang hatinya benar-benar di liputi kekesalan. Dia berharap Jia Fei merasa sedih dan menderita karena dia buang, tapi kenyataan berbeda dari yang dia harapkan. Dia bahkan menggaet Tuan Muda Zhang, dia begitu rendah hingga menjadi wanita simpanan Zhang Hongli....


...Awalnya dia berpikir bahwa Jia Fei adalah wanita murni yang lugu seperti teratai putih, namun ternyata dia adalah seekor rubah licik yang murahan. Begitu dia membuangnya Jia Fei langsung naik ke tempat tidur Zhang Hongli, dan menjadi wanita simpanannya. Jia Fei sangat luar biasa, dia bahkan bisa membuat amarahnya tersulut....


...Huanran berjalan kemudian masuk dengan sekotak makanan di hadapannya. Dia melihat Shen Yuwen yang terus terdiam dan mengabaikan pekerjaannya. Huanran menebak bahwa suasana hati Direkturnya sedang tidak baik, tapi apa yang membuatnya seperti ini, pernikahannya hanya tinggal menghitung hari. Bukankah seharusnya dia senang dan sudah mengambil cuti. Jadi kepada Direkturnya terus berada di kantor sepanjang hari dan malah terdiam. Bahkan pekerjaannya tidak di sentuh sama sekali, apakah dia disini untuk bermeditasi?....


..."Direktur, anda melewatkan jam makan siang anda, saya membawa makanan cepat saji. Makanlah, selagi masih hangat,"...


...Huanran berkata sembari meletakkan makanan di hadapan Shen Yuwen, lagi-lagi Shen Yuwen melewatkan makan siangnya, jika terus dibiarkan ini akan berdampak pada kesehatannya. Perutnya selalu kambuh hampir setiap hari. Harusnya dia pergi berobat, atau setidaknya Xin Qian datang dan merawatnya. Huanran tidak bisa tidak kesal....


...Shen Yuwen menatap makanan dihadapannya tanpa minat, dia bahkan tidak merasakan rasa lapar. Dia menghela nafas gusar, jari-jari rampingnya memijat diantara alisnya....


..."Huanran, apa kau sudah membaca surat kabar itu,"...


...Huanran adalah satu-satunya orang yang mengetahui bahwa dia menikahi Jia Fei, jadi dia merasa nyaman untuk mengatakan semuanya...


..."Berita seperti ini mungkin sudah menyebar, bukan hanya di Amerika bahkan di seluruh penjuru Beijing. Saya juga sudah membacanya, tapi saya yakin Nona Jia adalah wanita terhormat, dia tidak akan melakukan hal tercela dengan menaiki tempat tidur Tuan Muda Zhang, jika rumor itu benar, maka bisa dipastikan bahwa Tuan Muda Zhang lah yang mengejar Nona Jia,"...


...Shen Yuwen terdiam mendengar ucapan Sekretaris pribadinya. Seolah bisa membaca apa yang dia pikirkan. Huanran langsung mengatakan bahwa Jia Fei tidak mungkin berinisiatif naik ke tempat tidur Zhang Hongli....


...Setelah menyelesaikan ucapannya. Huanran terdiam, Shen Yuwen juga tidak mengatakan apa-apa. Udara perlahan menjadi dingin, dan suasana seakan mencekam. Setelah waktu yang cukup lama Shen Yuwen membuka mulutnya....


..."Apa kau yakin seperti itu"...

__ADS_1


...Shen Yuwen benar-benar tidak berharap bahwa semua berita ini benar, tapi ingatan ketika dia melihat Jia Fei dan Zhang Hongli makan malam bersama masih jelas dalam pikirannya. Saat ketika Jia Fei mengambilkan makanan untuk Zhang Hongli dia melihat tatapan hangat dari Jia Fei untuk Zhang Hongli. Mungkinkah saat itu Jia Fei memang sudah memiliki hubungan. Jadi saat dia memberikan surat perceraian, sebenarnya itu adalah hal yang sudah di tunggu-tunggu oleh Jia Fei. ...


...Apa mungkin selama ini Jia Fei sudah menjadi wanita simpanan Zhang Hongli, dan dia menunggu waktu yang tepat untuk bercerai dengannya. Atau apakah benar Zhang Hongli mencintai Jia Fei. Memikirkan ini membuat kepalanya berdenyut sakit....


..."Saya sangat yakin, saya sudah melihat Nona Jia berkali-kali, saya yakin tidak salah menilai orang,"...


...Huanran berhenti sejenak kemudian melanjutkan...


..."Tuan, jika tidak ada lagi yang di perlukan, saya akan kembali ke meja saya,"...


...Shen Yuwen mengangguk memberikan persetujuan....


...Ketika dia terus memikirkannya tiba-tiba ponselnya berbunyi. melihat identitas si pemanggil kekesalannya sedikit terangkat....


..."Halo,"Ucapnya....


..."Shen Yuwen, kita akan segera menikah, kenapa kau masih harus bekerja. Aku pergi ke apartemen mu tapi kau tidak berada di sana,"...


...Xin Qian berbicara dengan nada lembut. Tanpa menunggu jawaban Shen Yuwen dia kemudian melanjutkan....


..."Aku sudah melihat kabar berita baru-baru ini, bukankah itu Jia Fei, sepertinya dia sangat kesusahan. Hingga berani merayu Tuan Muda Zhang, aku sudah mengetahuinya, dia adalah wanita j*alang yang suka merayu pria tampan, dia sangat menyukai pria kaya....


...Tidakkah kau ingat, dia pergi bersama seorang pria ketika kita berada di acara reuni. ...


...Ah, dia bahkan menginap bersama pria itu. Sekarang dia merayu Tuan Muda Zhang. Ck..,Ck... Rakyat jelata memang rendahan seperti itu, kau jangan terlalu kesal, dia melakukannya pasti karena merasa cemburu mendengar kita akan menikah. Berita tentang kita sudah menyebar, aku yakin dia juga sudah melihatnya,"...


...Shen Yuwen mendengarkan dan amarahnya semakin meluap. Mata dingin Shen Yuwen berkilau dengan tajam. Benar, saat itu Jia Fei bahkan tidak pulang dan bersama pria asing, dia benar-benar jalang, dia sudah mengambil keputusan yang benar dengan membuangnya. Dia tidak perlu merasa terganggu dengan berita ini....


...Shen Yuwen terdiam, dia tidak mengatakan satu katapun. Matanya terpejam menghapus semua pikiran tentang Jia Fei, dan kemudian dia membuka kembali matanya untuk mendengarkan suara wanita baik dan polos dari seberang telpon. Hatinya yang di penuhi awan gelap seketika dipenuhi ketenangan. Benar Xin Qian adalah contoh wanita baik yang murni. Tidak seperti Jia Fei yang munafik dan penuh kepura-puraan....

__ADS_1


..."Xin Qian, kau berada dimana sekarang, haruskan aku pergi ke sana menemui mu,"...


...Shen Yuwen berkata dengan lemah lembut. Senyuman terpampang di wajahnya....


..."Aku berada di pusat perbelanjaan. Ibuku mengatakan bahwa wanita harus memakai pakaian yang cantik dan bagus, aku akan membeli beberapa set pakaian, Ibuku juga mengatakan bahwa cuaca diluar akhir-akhir ini semakin dingin. Jadi aku juga akan membeli beberapa pakaian hangat. Oh, dan juga sepatuku, aku sudah bosan memakainya, jadi aku juga berniat membelinya. Shen Yuwen tidak masalah bukan jika aku menghabiskan lebih banyak uangmu,"...


...Shen Yuwen mendengarkan dengan tenang, dia tersenyum cerah mendengar ucapan calon istrinya....


..."Apa yang harus di permasalahkan, kau akan menjadi Nyonya Muda Shen. Tentu saja kau harus memakai pakaian yang bagus, tidak peduli berapa banyak, belilah semua yang kau inginkan,"...


...Xin Qian merasa senang, Shen Yuwen benar-benar memberikan apapun yang dia inginkan....


..."Shen Yuwen, aku sangat senang dan merasa beruntung karena memilikimu, kau sungguh yang terbaik,"...


...Setelah mengatakannya Xin Qian kemudian menutup telpon, tidak lama kemudian dia kembali melakukan panggilan, kali ini dia menghubungi temannya. Setelah telpon itu tersambung tanpa menunggu orang di seberang menjawab dia segera berkata....


..."Aku akan segera menikah, jadi kedepannya aku tidak akan bisa lagi pergi ke Club' malam, Jadi mari kita pergi malam ini, aku mendapatkan banyak uang dari Shen Yuwen,"...


...Xin Qian mengatakannya dengan penuh semangat. Seseorang dari seberang kemudian menjawabnya....


..."Apa kau yakin tidak akan pergi lagi ke Club, apa kau tidak akan lagi meminum alkohol,"...


...Xin Qian mengangguk membenarkan. Dia kemudian berkata....


..."Tentu saja, aku akan menikah dan berniat untuk memiliki anak, aku harus mengamankan posisiku di dalam rumah tangga keluarga Shen. Jika aku memiliki anak wanita tua itu mau tidak mau akan menerimaku. Dia pasti akan menerima cucunya,"...


...Xin Qian terdiam sejenak kemudian melanjutkan....


..."Aku akan pergi berbelanja, jadi aku akan menutup telpon lebih dulu. Mari kita bertemu jam 9 di Club malam,"...

__ADS_1


__ADS_2