
............
...Keesokan harinya...
...Jia Fei sudah selesai memasak dan juga membersihkan rumah, dia mendapat telfon dari Zhang Hongli, mereka membicarakan prihal jalan-jalan yang akan mereka lakukan. Zhang Hongli sangat bersemangat, ini adalah kali pertamanya bisa berjalan bersama Jia Fei. Dia sudah bisa membayangkan kesenangan yang akan mereka lalui....
...Zhang Hongli mempersiapkan dirinya di depan cermin, dia membuka seluruh isi lemarinya. Dia melihat pakaiannya yang semuanya terdiri dari Tuxedo dan Jas. Zhang Hongli mengernyitkan dahinya, semua bajunya adalah seri Formal. Dia tidak membawa banyak baju karena dia tidak berpikir akan berkencan dengan Jia Fei hari ini....
...Memikirkan kata Kencan Zhang Hongli merasa senang bukan kepalang. Ini adalah hal yang dia tunggu-tunggu. Setelah beberapa tahun mencintai Jia Fei, gadis itu akhirnya mau berjalan bersamanya....
...Zhang Hongli mulai memilah dan memilih baju mana yang pantas dia gunakan. Karena dia yakin Jia Fei tidak akan membawanya ke tempat-tempat yang formal jadi, dia tidak perlu menggunakan Tuxedo ataupun Jas. Zhang Hongli menjadi sedikit bingung, dia kemudian meminta Asisten nya untuk membelikannya satu set pakaian santai tapi tetap terlihat elegan....
...Asistennya yang mendapat tugas mulia segera saja melesat bagai anak panah, dia buru-buru membeli beberapa potong pakaian yang mungkin akan di sukai Tuannya. Karena ini adalah pertama kalinya Tuan Mudanya meminta hal-hal seperti ini, Dia tidak ingin mengecewakan Zhang Hongli, juga dia merasa penasaran kenapa Tuannya meminta hal-hal yang diluar batas kewajarannya....
...Semua pakaian yang di rancang untuk Zhang Hongli adalah pakaian dari sulaman tangan terbaik. Semua pakaiannya tidak di jual secara komersial. Melainkan Khusus dibuat untuk keluarga Zhang. Meskipun tidak ada label dalam semua pakaiannya namun satu set pakaian santai Zhang Hongli setara dengan puluhan juta. Dia tidak pernah memakai pakaian yang di beli langsung dari mall, sekalipun itu dari mall ternama....
...Namun kali ini Zhang Hongli tiba-tiba memintanya membeli beberapa set pakaian....
...Dia tidak mungkin secara khusus mendatangkan perancang busana dari Amerika juga tidak mungkin jika harus kembali ke Amerika dan membawa barang-barang Tuannya. Waktunya tidak akan cukup. Sebelum itu terjadi Tuannya mungkin akan sangat marah besar. Dia bergidik jika mengingat nasib orang-orang yang pernah berurusan dengan Tuannya, entah itu pria atau wanita semua berakhir dengan penderitaan....
__ADS_1
...Setelah selesai Asisten Chen segera memberikan bungkusan pakaian kepada Zhang Hongli. Zhang Hongli menerimanya dan segera berganti baju. Dia melihat beberapa set pakaian yang di beli Asisten Chen. Zhang Hongli mengerutkan dahinya. Bajunya dari bahan yang biasa saja dan modelnya pun biasa saja....
...Namun saat ini Zhang Hongli tidak bisa pilih-pilih, jika dia pergi memakai jas dia yakin jika Jia Fei akan merasa tidak nyaman. Jadi saat ini dia memilih celana abu di atas mata kaki juga sebuah kaus putih yang dia tumpuk dengan kemeja berwarna biru....
...Dia melihat tampilan dirinya di depan cermin. Dia merasa seperti mahasiswa tahun ajaran pertama. Membuatnya terlihat lebih muda. Yah meskipun dia memang masih muda. Namun dia cukup puas dengan gayanya. Ini benar-benar berbeda dari yang biasa dia pakai....
...Tidak lupa dia menyisir rambutnya dengan jari-jari kemudian kembali mengacak-ngacaknya. Dia menatap dirinya di depan cermin dan berbicara pada dirinya sendiri....
..."Aku masih tidak terbiasa dengan wajahku ini. Ini benar-benar tampan, lihatlah rambut yang sedikit berantakan membuatku terlihat menggoda,"...
...Zhang Hongli segera menggelengkan kepalanya dia jadi terlihat seperti pria mesum yang aneh....
...Dia kemudian membawa masker dan juga sebuah topi putih. Dia bergumam dalam hati, "Jika aku memakai semua ini bukankah akan percuma. Jia Fei tidak akan melihat ketampanan diriku,"...
...Zhang Hongli menjadi frustasi. Namun dia segera pergi mengambil kunci mobilnya dan berjalan kelantai bawah. Dia bergegas pergi dia sudah tidak sabar untuk bertemu Jia Fei....
..............
...Sementara itu Jia Fei juga sedang bersiap-siap dia memilih pakaian mana yang seharusnya dia pakai. Dia akan pergi bersama Zhang Hongli jika dia memakai pakaian lama dia akan terlihat sangat lusuh, Namun rata-rata pakaiannya memiliki warna yang sudah pudar. Jia Fei kembali mengacak-ngacak isi lemarinya yang hanya berisi beberapa potong baju. Dia melihat kemeja putih namun dia enggan memakainya, tidakkah dia terlibat seperti akan melamar pekerjaan....
__ADS_1
...Kemudian dia beralih ke kaus putih yang terakhir kali dia beli bersama Lin Hua. Ini adalah pakaiannya yang masih bagus warnanya selain kemeja putih tadi. Jia Fei menghela nafas berat. Bahkan baju yang layak pun dia tidak punya....
...Jia Fei melihat sebuah rok pendek yang berada di bagian bawah bajunya. Ini adalah rok yang dibelikan Ibunya. Meski Jia Fei sudah menikah namun usianya masih diangka 20an Sehingga pakaian yang dia punya tidak pernah ada yang seperti model di atas 25th....
...Jia Fei akhirnya memilih kaus putih dan rok abu pendek. Ini satu-satunya set bagus yang dia punya....
...Jia Fei segera mengganti bajunya dia kemudian merias wajahnya setipis mungkin. Bagian ujung rambutnya sedikit dia gelombang kan, dia melihat tampilan dirinya di depan cermin, Dia terlihat seperti gadis yang akan pergi kencan pertama. Jia Fei merasa dirinya sedikit berlebihan. Padahal dia hanya bertemu teman lama. Jia Fei menggelengkan kepalanya. Dia melihat jam di tangannya,waktunya sudah mepet....
...Jia Fei segera bergegas pergi tidak lupa dia membawa topi putih dan juga satu buah masker....
...Jia Fei keluar dari kamarnya, tidak lupa dia mengunci kamar dan berjalan keluar rumah. Xin Qian menatap heran ke arah Jia Fei. Tidak biasanya Jia Fei pergi keluar rumah, juga dia melihat Jia Fei yang sedikit berdandan. Xin Qian merasa curiga. Apakah Jia Fei akan bertemu dengan pria itu lagi. Apapun alasannya Xin Qian merasa sangat senang. Dia akhirnya menyuruh seseorang untuk mengikuti Jia Fei....
...Xin Qian menyeringai menatap ke arah Jia Fei. Sementara Jia Fei tidak menggubris Xin Qian. Dia terus berjalan keluar dan pergi....
.............
...Jia Fei menunggu Zhang Hongli di Halte Bus. Tidak lama kemudian dia melihat sebuah mobil Lamborghini berhenti di depannya. Zhang Hongli turun dari mobilnya tidak lupa dia menggunakan masker dan topi....
..."Jie-Er,"Ucapnya....
__ADS_1
...Jia Fei menatap ke arah Zhang Hongli meskipun dia tidak bisa melihat seluruh wajah Zhang Hongli namun dia bisa melihat kedua matanya yang hitam dan jernih. Jia Fei melihat tampilan Zhang Hongli yang lain dari biasanya. Jia Fei merasa kagum Zhang Hongli benar-benar luar biasa, dia memakai pakaian apapun dan semua itu terlihat sangat cocok....
...Jia Fei kemudian menaiki mobil Zhang Hongli. Tanpa mereka sadari ada seseorang yang memotret mereka dari kejauhan....