PENYESALAN TERDALAM

PENYESALAN TERDALAM
Episode 34 -Pulang ke rumah keluarga


__ADS_3

...........


...Jia Fei kembali ke rumah keluarganya, dia ingin menenangkan diri terlebih dulu, perkataan Shen Yuwen masih terngiang-ngiang di benaknya....


...Suatu saat nanti Shen Yuwen akan menceraikannya, dan kembali kepada Xin Qian, Jia Fei berjalan dengan lesu ke pintu rumahnya....


...Ketika dia membuka pintu dia melihat Ibu dan Ayahnya sedang menonton Televisi bersama....


...Mendengar suara pintu terbuka Orang tua Jia Fei kemudian menolah, mereka melihat Jia Fei berdiri di sana. Nyonya Yu Yan segera menghampiri anaknya,...


..."Jie-Er, kau pulang kenapa tidak memberitahu ibu,"...


...Tuan Fei Hung berdecak kesal, "Sudahlah Jie-Er baru saja pulang, memangnya kenapa dia kan anak kita, terserah dia mau pulang kapan saja,"...


...Nyonya Yu Yan menatap sebal ke arah suaminya, "Jika aku tau Ji-Er akan pulang hari ini, aku akan memasak makanan kesukaan nya. Kau pria, mana tau hal seperti ini,"...


...Jia Fei tersenyum melihat interaksi keduanya, Meski usia mereka tidak lagi muda, juga meski mereka bukan berasal dari keluarga bangsawan, baik Ibu dan Ayahnya, mereka terus mendukung dan saling membantu....


...Ibu dan Ayahnya memiliki restoran yang kecil. Ibu selalu membantu Ayahnya di restoran, mereka saling bahu membahu, Baik Ayah dan Ibunya tidak pernah mengeluh mengenai hasil restoran, Baik ketika penghasilannya besar maupun kecil, mereka selalu berkata, "Ini adalah rezeki hari ini, harus selalu di syukuri,"...


...Jia Fei sangat bersyukur mempunyai orang tua yang berbudi luhur, dia juga mengerti Ayah dan Ibunya berusaha keras demi dirinya. Setiap bulan Jia Fei selalu menyisihkan uang untuk di berikan kepada orang tuanya. Dia mengerti kesusahan orangtuanya membesarkannya, meski begitu mereka juga tidak pernah mengeluh....


...Ketika Jia Fei memasuki Universitas orangtuanya menyarankan agar dia bersekolah di sekolah yang bagus, namun Jia Fei tetap menolak, dia tidak ingin orangtuanya merasa terbebani karena uang sekolahnya, karena itu Jia Fei pergi ke kota kecil, dan bersekolah di sana....


...Uang hasil dia bekerja paruh waktu dia bagi untuk orang tuanya. Orang tuanya mengira bahwa uang yang selalu dia kirimkan adalah uang dari suaminya Shen Yuwen....


...Jia Fei hanya mempunyai mimpi yang sederhana, Dia ingin rumah tangganya seperti Ibu dan Ayahnya di masa tua, Mereka tetap harmonis dan saling mendukung, Jia Fei ingat rumah tangganya bersama Shen Yuwen, Memikirkannya kembali membuat hatinya terasa sesak, bukankah dia kemari karena ingin menenangkan diri. kenapa dia selalu teringat Shen Yuwen....


...Jia Fei menatap penuh cinta terhadap Ibu dan Ayahnya, "Ayah Ibu apakah kalian tidak senang karena aku pulang,"...


...Tuan Fei Hung berkata, "Omong kosong bagaimana mungkin aku tidak suka jika kau pulang, Jika saja kau belum menikah aku juga tidak ingin kau pergi dari sini,"...

__ADS_1


...Jia Fei semakin sedih, Jia Fei hanya bisa tersenyum getir....


...Nyonya Yu Yan berkata, "Ji-Er kenapa kau masih berdiri ayo duduk....


...Jia Fei kemudian mengikuti Ibunya dan duduk bersama Ayah dan Ibunya,"...


...Mereka menceritakan hal-hal konyol yang dialami orang tuanya. Hingga tak terasa sudah larut malam....


...Tuan Fei Hung berkata, "Ji-Er Ayah istirahat terlebih dahulu,"...


...Jia Fei mengangguk mengerti, dia tau Ayahnya sangat lelah....


...Kini hanya tinggal mereka berdua, Ibu dan anak yang sudah lama tidak bertemu. Nyonya Yu Yan kemudian bertanya, "Ji-Er, Ibu senang kau pulang tapi, apakah kau sudah memberitahu Shen Yuwen jika kau pulang ke rumah Ibu,"...


...Jia Fei terdiam, dia tidak memberitahu Shen Yuwen,...


...Melihat Jia Fei yang hanya diam, Nyonya Yu Yan mengerti jika Jia Fei tidak memberitahu Shen Yuwen. Kemudian Nyonya Yu Yan berkata, " Ji-Er bagaimana pun kini kau sudah memiliki seorang suami, Ibu takut jika Shen Yuwen mencari mu. Bukan Ibu tidak suka jika kau pulang,"...


...Jia Fei menatap Ibunya dengan perasaan sedih, pria itu tidak peduli padanya, mungkin juga dia tidak akan sadar jika Jia Fei tidak ada di rumah....


...Jia Fei masih saja terdiam. Akhirnya Nyonya Yu berkata, "Apa Shen Yuwen menyakitimu....


...Jia Fei tidak menjawab namun dia meneteskan air mata,...


...Melihat anaknya menangis akhirnya Nyonya Yu Yan mengerti jika Jia Fei dan Shen Yuwen benar-benar bertengkar. Nyonya Yu menatap lembut ke arah Jia Fei kemudian mengintruksikan Jia Fei agar membaringkan kepalanya di atas pangkuan Nyonya Yu,...


...Jia Fei menurutinya kemudian dia membaringkan tubuhnya dan kepalanya di sangga pada pangkuan Ibunya....


...Nyonya Yu Yan mengusap lembut rambut Jia Fei....


..."Ji-Er coba ceritakan pada Ibu ada masalah apa antara kau dan Shen Yuwen,"...

__ADS_1


...Jia Fei akhirnya membuka mulut, "Ibu... Panggilnya lirih......


...Shen Yuwen tidak pernah menyukai aku,"...


...Nyonya Yu sedikit terhenyak, "Ji-Er kau sudah menyukai Shen Yuwen selama lebih dari sepuluh tahun. Juga sudah bersamanya lebih dari 2 Tahun. Bagaimana mungkin Shen Yuwen masih tidak menyukaimu. Apa kau sudah melakukan apa yang menjadi nasihat Ibu,"...


...Jia Fei mengangguk, "Aku sudah melakukan semua yang Ibu perintahkan, aku melayaninya sepenuh hati, dan mencintainya dengan seluruh jiwaku. Aku melakukan segala yang ku bisa agar dia bahagia, namun hasilnya dia tidak pernah menatapku,"...


..."Ibu sepertinya apa yang Ibu ajarkan untuk menjadi istri yang baik masih kurang dimatanya, Aku tidak tau harus bagaimana lagi, Sepertinya etika bangsawan dan rakyat biasa seperti kita itu berbeda, hal- hal semacam mengurus suami bagi mereka itu hal yang tidak perlu, mereka hanya ingin wanita yang sepadan. Yang bisa mengimbangi mereka....


...Ibu.... Mungkin harusnya aku memiliki suami yang berasal dari kelas yang sama dengan kita, Keluarga Shen terlalu jauh untukku,"...


...Nyonya Yu meneteskan air matanya mendengar penuturan Jia Fei, namun dia tidak ingin Jia Fei tau, sehingga buru-buru dia hapus. Kemudian dia berkata, "Lalu bagaimana dengan keluarga Shen, Apakah selama ini mereka menindas mu,"...


...Jia Fei menggelengkan kepalanya, "Tidak Bu, mereka sangat baik terhadapku. mereka memperlakukan aku selayaknya anak mereka,"...


...Nyonya Yu kemudian berkata, "Bagus... Itu bagus, Ibu sangat senang mendengarnya. Nyonya Yu berhenti sejenak kemudian melanjutkan,"...


..."Ji-Er, jika semua terasa sulit, jika kau tidak bisa lagi menanggungnya, kau bisa kembali ke rumah, Ibu dan Ayah akan selalu menyambut mu,"...


...Jia Fei terharu mendengar ucapan Ibunya, Dia kemudian mengangguk. Jia Fei merasa lelah, sampai akhirnya dia tertidur di pangkuan Ibunya....


..........


...Sementara itu Shen Yuwen pulang bersama Xin Qian, saat Xin Qian mendengar ucapan Shen Yuwen ketika di acara reuni, Xin Qian merasa senang, jalannya untuk menjadi Nyonya Muda Shen sudah semakin mudah....


...Ketika mereka tiba di rumah, Shen Yuwen mengernyitkan dahinya dia menatap rumahnya masih gelap, biasanya ketika dia pulang ke rumah, lampu dari kamar Jia Fei selalu menyala,...


...Shen Yuwen berjalan masuk ke dalam rumahnya, semuanya sangat gelap. Dia kemudian menyalakan lampu, dia merasa heran karena Jia Fei tidak berlari keluar rumah untuk menyambutnya seperti biasa. Dia juga tidak mengerti kenapa Jia Fei selalu melakukan hal-hal yang tidak dia suruh seperti meyambutnya ketika pulang bekerja....


...Namun Shen Yuwen tidak memikirkannya lagi, mungkin Jia Fei tidur pikirnya. Dia pasti masih syok karena kejadian di acara reuni. Jadi Shen Yuwen membiarkannya. Toh esok hari juga Jia Fei pasti akan muncul di hadapannya....

__ADS_1


...Benar saja Shen Yuwen bahkan tidak tau jika Jia Fei tidak berada di rumah....


.


__ADS_2