
...Setelah kepergian Ibunya, Shen Yuwen pergi ke pengadilan bersama dengan Pengacaranya. beberapa hari sebelumnya dia sudah mengajukan perceraian. Dan sekarang dokumennya sudah ada di tangannya, Ini adalah keputusannya. Bahkan keluarganya tidak akan bisa mempengaruhinya. Shen Yuwen merasa takjub semua sangat mudah dengan adanya uang....
...Namun Shen Yuwen tiba-tiba merasakan hatinya sedikit terjepit. Dokumen ini resmi, dan sekarang dia sudah tidak memiliki ikatan dengan Jia Fei. Entah kenapa sebagian dari diri Shen Yuwen mengatakan bahwa ini tidak benar. Namun dia segera membuang pikiran itu, mungkin dia hanya merasa sedikit bersalah, ini pasti karena itu, dia terus mengulang dalam hati. Dia hanya merasa sedikit bersalah kepada Jia Fei....
............
...Malam hari Shen Yuwen pergi ke rumah keluarganya, Ayahnya pasti akan sangat marah bahkan keadaan terburuk adalah Ayahnya akan memukulnya...
...Setelah beberapa saat Shen Yuwen tiba di rumahnya. Dia merasa sangat gugup, namun dia sudah membuat pilihan, dia tidak bisa mundur lagi. Setelah dia memasuki rumahnya, dia melihat semua keluarganya berkumpul. Ayahnya Shen Houcun duduk dengan tenang. sedangkan Kakeknya Tetua Shen menatapnya dengan datar....
...Shen Yuwen berjalan ke arah keluarganya dia kemudian berkata,"...
..."Aku pulang,"...
...Tuan Shen masih tidak bergeming, Shen Yuwen kemudian duduk di sofa dan berhadapan langsung dengan Ayahnya. Sedangkan Ibunya duduk di sebelah Ayahnya dan menatapnya dengan nyalang....
...Dia tau Ibunya sangat marah, namun sekali lagi ini adalah keputusan akhirnya. Seseorang seperti Jia Fei tidak cocok untuk keluarga Shen....
..."Jadi, kau ingin bercerai dengan istrimu,"...
...Tuan Shen berkata dengan tenang, sementara istrinya Nyonya Yin sudah mengepalkan tangannya...
..."Ya,"Jawab Shen Yuwen....
..."Kenapa," Tanya Tuan Shen....
..."Aku tidak pernah menyukainya, seseorang seperti dia tidak pantas untuk keluarga Shen kita, dia berasal dari keluarga miskin, itu tidak cocok untukku, dan dia sudah membuat Tianzhi koma, aku tidak bisa hidup dengan seorang penjahat,"...
...Shen Yuwen mengatakannya dengan mantap....
...Tuan Shen merasa urat di dahinya menonjol. Lagi-lagi Shen Yuwen mengatakan bahwa Jia Fei mencelakai Tianzhi, sudah berapa kali dia katakan itu bukan salahnya....
..."Shen Yuwen, Ibu sudah mengatakan berkali-kali, bukan Jia Fei yang menyebabkan Tianzhi seperti ini,"...
...Nyonya Yin mengatakannya dengan satu tarikan nafas, dadanya bergemuruh, dia sudah menahan amarah dari semenjak Shen Yuwen tiba di rumahnya....
...Tuan Shen Houcun segera memegang tangan istrinya. Dia kemudian menatap kembali Shen Yuwen....
..."Jadi yang menurutmu pantas itu siapa,"...
...Shen Yuwen menyilangkan kakinya dia duduk bersandar, dengan semangat dia mengatakan...
..."Tentu saja Xin Qian,"...
...Nyonya Yin bangkit berdiri dia berteriak...
..."Shen Yuwen,"Ucapnya....
...Shen Yuwen juga ikut berdiri....
..."Ibu, aku sudah mengatakan sebelumnya bahwa aku akan menikah dengan Xin Qian, dan akan menceraikan Jia Fei. Siapa yang dari awal menjodohkan ku dengannya meski tau bahwa aku tidak menyukainya, aku akan tetap menikahinya meski kalian tidak setuju, ini sudah menjadi keputusanku. Dan aku juga sudah mendapatkan dokumen perceraian kedepannya aku tidak memilki hubungan apapun dengan Jia Fei,"...
__ADS_1
...Tuan Shen ikut berdiri dan menampar wajahnya...
..."Plaaakk,"...
..."Apa yang baru saja kau katakan b*engsek, kau sudah mendapatkan dokumen perceraian. Kau sudah gila Shen Yuwen,"...
...Shen Yuwen merasakan pipinya berdenyut dan terasa sangat panas, kekuatan Ayahnya tidak main-main, namun inilah yang harus dia dapat sebelum bisa hidup bersama Xin Qian....
...Shen Yuwen menatap Ayahnya tidak kalah sengit....
..."Aku sudah mendapatkannya, dan aku akan mengatur pernikahan dengan Xin Qian, aku akan tetap menikah meskipun tanpa restu kalian. Aku kesini untuk memberitahukan prihal ini,"...
...Nyonya Yin memegang dadanya, dia merasa hatinya terasa sesak, Jia Fei menantu kesayangannya, bagaimana bisa ini terjadi padanya. Jia Fei adalah wanita yang baik, si bodoh ini telah membuangnya....
...Nyonya Yin berteriak frustasi....
..."Kenapa aku melahirkan anak bodoh sepertimu,"...
...Tuan Shen menahan amarah di hatinya dia kemudian membawa istrinya dalam pelukannya....
..."Jika kau ingin menikah dengan Xin Qian, lakukan saja, tapi jangan pernah bawa dia ke rumah, keluarga Shen tidak akan pernah menerimanya,"...
...Tetua Shen yang sedari tadi melihat juga sangat marah....
..."Karena kau begitu ingin menikah dengan Xin Qian, posisi Presdir tidak akan pernah aku berikan padamu, kau harus puas dengan posisimu sekarang. Aku harap kau tidak akan pernah menyesali keputusanmu saat ini, kau harus tau tidak ada obat untuk penyesalan,"...
...Nyonya Yin ikut menyahut,...
...Shen Yuwen terdiam. Dia yakin Xin Qian tidak akan meninggalkannya hanya karena dia tidak menjadi seorang Presdir. Dia yakin Xin Qian mencintainya dengan tulus. Dan dia juga yakin dia tidak akan pernah menyesali keputusannya saat ini....
...Shen Yuwen kemudian berkata, ....
..."Aku harus segera pergi,"...
...Ketika dia baru dua langkah Nyonya Yin kembali berkata....
..."Rumah yang kau tinggali adalah rumah yang aku berikan untuk kau tinggal bersama Jia Fei, karena kau sekarang sudah memutuskan untuk bercerai maka tidak ada alasan untuk kau tinggal di sana. Aku tidak ingin rumahku di masuki wanita j*alang itu,"...
...Shen Yuwen terdiam hatinya merasa kesal Ibunya selalu berkata kasar terhadap Xin Qian, dia kemudian berkata...
..."Aku akan pergi,"...
...Nyonya Yin ambruk dia merosot ke sofa, Tuan Shen terus menerus menenangkan istrinya. Dia juga sangat marah terhadap keputusan gegabah yang di ambil Shen Yuwen. Dia benar-benar sudah melakukan kesalahan fatal....
..............
...Shen Yuwen masuk ke mobilnya dia menghela nafas gusar, keluarganya begitu menentangnya. Apakah yang dia lakukan ini salah. Hatinya juga terasa sakit. Tidak, dia tidak akan membiarkan dirinya menyesal. Dia sudah memilih Xin Qian dan meninggalkan Jia Fei, kedepannya dia harus menjaga Xin Qian dengan benar....
...Shen Yuwen mengirim pesan kepada Jia Fei....
...To Jia Fei...
__ADS_1
..."Aku sudah mendapatkan dokumen perceraian, dimana aku bisa menemui mu,"...
..............
...Sementara itu Jia Fei dan Zhang Hongli sedang makan malam di sebuah restoran mewah, ini adalah janji yang mereka buat. Zhang Hongli sudah memesan satu ruangan VIP, dia akan menyatakan perasaannya disini. Tidak masalah apapun akhirnya yang terpenting dia sudah menyatakan perasaanya dan hasilnya semua terserah Jia Fei....
...Zhang Hongli duduk di hadapan Jia Fei, dia terlihat sangat tampan dan penuh karisma, Jia Fei juga tidak kalah cantik dengan gaun hitam malamnya sangat kontras dengan kulitnya yang putih. Bahu putihnya terekspos Zhang Hongli bahkan tidak bisa mengalihkan pandangannya. Jia Fei seperti porselen. Wajahnya cantik seperti baru saja keluar dari lukisan....
...Zhang Hongli sengaja memperkerjakan tim make up profesional untuk mendandani Jia Fei, dan hasilnya Zhang Hongli benar-benar puas....
...Sementara Jia Fei merasa tidak nyaman karena Zhang Hongli terus menatapnya seolah dia adalah makanan....
..."Apa aku terlihat aneh,"Ucapnya....
...Zhang Hongli segera menggeleng....
..."Kau sangat cantik, aku bahkan tidak bisa mengalihkan pandanganku,",...
...Jia Fei tersipu mendengar ucapan Zhang Hongli. Dia menunduk menyembunyikan wajahnya. Tepat saat itu ponselnya berbunyi menandakan notifikasi sebuah pesan masuk....
...Jia Fei membacanya dan hatinya menjadi sakit, namun dia segera menguasai dirinya. Dia sedang bersama Zhang Hongli dan dia sudah berdandan dengan cantik, dia tidak ingin Zhang Hongli menjadi kecewa....
...Zhang Hongli menatap raut wajah Jia Fei, dia merasa bahwa pesan itu membuat suasana hati Jia Fei menjadi buruk....
..."Siapa yang mengirim pesan, kenapa wajahmu menjadi murung,"...
...Jia Fei ragu-ragu apakah dia harus mengatakannya. Namun setelah di pertimbangkan tidak ada salahnya untuk mengatakannya....
..."Itu..Mantan suamiku berkata bahwa dokumen perceraian sudah ada, dan dia bertanya kapan aku ada waktu untuk mengambilnya,"...
...Zhang Hongli merasa tiba-tiba amarah tumbuh di hatinya. Si b*rengsek itu membuat wanita yang dicintainya merasa sedih, beraninya dia. Namun disisi lain dia merasa lega akhirnya Jia Fei resmi bercerai. Katakanlah dia adalah pria jahat karena masih bisa senang ketika wanita yang dicintainya merasa sedih....
..."Suruh dia untuk datang kesini,"...
...Jia Fei tertegun mendengar ucapan Zhang Hongli,...
..."Apakah tidak masalah jika dia kemari,"...
...Zhang Hongli segera menggeleng...
..."Tidak masalah,"...
...Zhang Hongli juga ingin tau b*rengssk mana yang sudah menyakiti wanitanya, jika Jia Fei mau, jika Jia Fei meminta bantuannya, dia akan dengan senang hati menyingkirkan pria itu dari kota Beijing. Bahkan nama keluarganya tidak akan pernah lagi terdengar seluruh kota Beijing....
.............
...Shen Yuwen menerima balasan pesan dari Jia Fei, dia mengernyitkan dahinya, kenapa Jia Fei memintanya bertemu di restoran mewah, apa yang sedang dia lakukan di sana. Restoran yang dia tuju adalah restoran termahal di Beijing Bahkan untuk satu porsi makanan setidaknya menghabiskan uang 200 ribu Yuan. Jadi bagaimana bisa dia berada di sana, apakah benar dia sudah bersama Mu Qi Shen. Tidak ada cara lain selain membuktikannya....
...Shen Yuwen mengemudi dengan kecepatan tinggi. Setelah beberapa menit dia akhirnya sampai di restoran yang di tuju....
...Shen Yuwen berjalan dan dia semakin menautkan alisnya, pasalnya pelayan membawanya ke sebuah ruangan. Shen Yuwen kemudian membuka pintu namun pandangan di depannya membuatnya hanya bisa berdiri mematung...
__ADS_1