
tiba tiba hujan turun membasahi tubuh kami, aku reflek melepaskan pelukan raka, aku hendak berlari meninggalkan taman itu tapi tangan raka mencekal tanganku dan kembali memelukku, di bawah guyuran air hujan yang semakin deras, dia menarik tengkuk ku dan dan mengecup bibirku pelan tapi pasti kecupan itu berubah menjadi ******* yang panas, aku terbawa suasana dan mulai menikmati ciuman panas raka, hingga nafasku tersengal-sengal
aku melepaskan ciuman raka karena aku sudah kehabisan nafas.
wajahku bersemu merah menahan malu , raka tersenyum ,
"sel, maafin aku ya gak minta izin buat cium kamu tadi, aku reflek karena kangen banget sama kamu.
"ah iya .... gapapa kok, maaf juga tadi aku terbawa suasana
"sel, awalnya aku berfikir tidak ingin menjalani hubungan jarak jauh , makanya aku mumutuskan komunikasi antara aku dan kamu sebelum hubungan kita semakin jauh, tapi aku tidak bisa membohongi hatiku kalau sejujurnya aku sudah sangat mencintai kamu sel, selama 3 bulan ini aku terus merasa bersalah dan selalu merindukan kamu
sella putri, maukah kau menjadi kekasihku ucapnya sambil bersujud di depanku,
aku menangis mendengar semua yang dia ucapkan, lalu aku mengangguk dan menerima cintanya karena aku juga sangat mencintainya.
"makasih sel, kamu udah mau maafin aku dan nerima cinta aku.
aku bahagia banget.
__ADS_1
yaayyyy...... dia berteriak kegirangan seperti sedang mendapat undian.
tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam, aku dan raka segera meninggalkan taman itu, raka langsung mengajakku pulang karena tadi Reni sudah mengabari kami bahwa dia dan rian sudah pulang duluan dan semua belanjaanku sudah dibawa pulang.
dia menyuruhku menunggu di depan mall ,sedangkan dia segera pergi ke parkiran untuk mengambil mobilnya.
sebuah mobil sedan berwarna hitam keluar dari area parkir mall itu, saat kaca mobil turun aku melihat raka tersenyum ke arahku, dia turun dari mobil dan membukakan pintu untukku, aku tersenyum dan langsung masuk.
di perjalanan aku tidak berbicara apapunn, aku merasa sangat canggung saat ini,
raka menyadari kegugupanku, dia menggenggam erat tanganku agar aku lebih rileks, aku tersenyum sembari melihat kearahnya, dia pun tersenyum dan menarik tanganku lalu menciumnya,
aku merasa sangat bahagia saat ini, akhirnya aku di pertemukan kembali dengan orang yang sangat aku cintai.
setengah jam kemudian mobil yang di kendarai raka sudah sampai di depan tokoku, dia membangunkanku sambil menepuk pipiku dengan lembut,
"sella sayang, bangunlah ,kita udah nyampe depan toko kamu, aku gak tau kost kamu dimana,
aku menggeliat mendengar suara raka yang membangunkanku, aku mengerjapkan mata melihat sekeliling,
__ADS_1
"iya sayang kita sudah sampe toko ya, terus aja maju ke depan nanti ada gang kecil , tapi mobil kamu gak bisa masuk yang
"gpp sayang aku parkir di depan jalan aja nanti.
sampai di depan gang aku segera turun, raka ikut mengantarku sampai di kost
aku menyuruhnya untuk mampir dulu, dan dia pun mengiyakan permintaanku.
aku membuka pintu kamar kostku dan mempersilahkannya masuk,
karena pakaian kami basah aku menyuruhnya mandi dan mengambilkan handuk bersih untuknya.
aku membuka lemariku dan memilih sebuah hi kaos dan celana olahraga milikku yang berukuran jumbo untuk dia kenakan.
tok tok tok
"*sayang, ini aku bawain kamu pakaian ganti, mudah2an cukup ya kamu pake
"ceklek, iya sayang makasih ya, kamu perhatian banget sama aku.
__ADS_1
"iya sayang, aku gak mau masuk angin kalo harus pake baju kamu yang basah itu lagi.
"ya udah ganti baju sana gih, cuacanya dingin banget, ntr selesai kamu mandi, gantian giliran aku* .