PENYESALAN TERDALAM

PENYESALAN TERDALAM
Episode 54 -Kunjungan Nyonya Shen (1)


__ADS_3

.............


Villa Zhang Hongli


...Pagi hari Jia Fei bangun seperti biasa, mungkin karena sudah menjadi kebiasaan. Namun dia menjadi bingung apa yang harus dia lakukan di rumah Zhang Hongli. Ini bukan rumahnya dia tidak bisa melakukan hal sesukanya. Dia takut jika Zhang Hongli menjadi tidak nyaman....


...Sebagai bentuk terimakasih Jia Fei berencana akan membuatkannya sarapan dan juga memasak untuk makan siang. Tidak ada yang bisa dia lakukan selain ini. Dia tidak bisa membalas dengan uang, satu-satunya Keahlian yang dia miliki terletak pada keahlian tangannya, dia bisa mengolah bahan mentah menjadi makanan yang sangat lezat....


...Namun karena dia tidak mengetahui apa makanan kesukaan Zhang Hongli, jadi dia berinisiatif untuk membuat makanan dengan bahan yang tersedia di dalam lemari pendingin....


...Jia Fei segera turun ke lantai bawah, dia melihat sekeliling yang masih kosong, sepertinya Zhang Hongli belum bangun. Kemudian matanya beralih menatap robot pembersih di lantai yang sedang membersihkan debu. Zhang Hongli benar-benar melakukan semua tugas dengan bantuan alat-alat rumah tangga. Yah itu wajar saja untuk ukuran seorang Tuan Muda Zhang....


...Jia Fei berjalan ke arah dapur, dia melihat dapur yang sangat bersih seperti tidak pernah tersentuh, tentu saja Tuan Muda Zhang mana mungkin pergi ke dapur untuk memasak. Matanya kemudian beralih melihat mesin pendingin, dia membukanya dan menemukan banyaknya bahan-bahan makanan. Jia Fei menjadi bersemangat. Dia tidak menyangka jika mesin pendinginnya akan di penuhi dengan bahan makanan. Dia berpikir bahwa seseorang seperti Zhang Hongli akan memiliki mesin pendingin yang kosong atau setidaknya hanya terdapat berbagai macam minuman. Terlebih Zhang Hongli di Beijing hanya seminggu, Bukankah terlalu berlebihan menyiapkan semua ini....


...Jia Fei hanya tidak mengetahui bahwa semua ini adalah ulah dari Asisten Chen, ketika dia pertama kali memasuki Villa dia merasa bahwa Villa terlalu sangat biasa bahkan isi mesin pendingin pun kosong. Karena itu dia berinisiatif mengisinya hingga penuh, semua tidak lebih sebagai pajangan agar mesin pendingin tidak terlihat kosong....


...Jia Fei dengan bersemangat membuatkan sarapan untuk dirinya dan Zhang Hongli, semua terasa sangat familiar. Biasanya dia membuat sarapan untuk dirinya dan Shen Yuwen. Namun sekarang di membuatnya untuk pria lain....


...Jia Fei menggelengkan kepalanya. Dia tidak boleh merasa sedih lagi, dia percaya bahwa waktu akan menyembuhkan luka, jadi yang harus dia lakukan adalah menerima dengan lapang dada dan seiring waktu semua akan baik-baik saja....


...Jia Fei membuatkan membuatkan sandwich karena Zhang Hongli selama ini tinggal di Amerika mungkin dia akan menyukainya. Namun kemudian dia berpikir bagaimana jika ternyata Zhang Hongli tidak menyukainya akhirnya dia membuat muffin sebagai tambahan. Setelah selesai dia menatanya di piring dan menaruhnya di meja makan. Ini adalah sarapan pertamanya dengan orang sehebat Zhang Hongli. Jia Fei merasa senang karena memiliki teman yang sudah berhasil dan sukses....


...Zhang Hongli keluar dari kamarnya dengan memakai pakaian santai. Dia melihat Jia Fei yang sepertinya sedang menata makanan. Zhang Hongli tersenyum cerah bukankah ini terlihat seperti seorang istri yang sedang menyiapkan sarapan untuk suaminya. Zhang Hongli merasa hatinya menjadi menghangat. Membayangkan seorang istri dan itu adalah Jia Fei....


...Jia Fei juga melihat Zhang Hongli yang turun dari tangga, dia terlihat tampan luar biasa. Bahkan Jia Fei tidak bisa mengedipkan matanya. Dilihat dari bagian manapun Zhang Hongli sangat rupawan dengan keagungan yang terpancar dari tubuhnya. Ketika Zhang Hongli sudah tiba di hadapannya, Jia Fei tersenyum lembut....


..."Hongli, aku membuatkan sarapan untukmu, aku tidak tau apa yang kamu suka, jadi aku membuatkan berbagai makanan yang mungkin akan kamu sukai. Aku juga sangat berterimakasih untuk uluran tanganmu, aku tidak bisa membalasnya selain dengan ini, semoga kamu suka,"...


...Zhang Hongli tentu saja merasa sangat senang, dia tidak menyangka jika Jia Fei akan menyiapkannya sendiri. Padahal dia baru saja berinisiatif untuk membawa Jia Fei ke restoran untuk sarapan bersama. Dan ternyata Jia Fei sudah menyiapkannya lebih dulu....


...Zhang Hongli kemudian duduk di kursi dan berhadapan dengan Jia Fei. Dia mengambil sandwich dan memakannya. Zhang Hongli tersenyum senang, saat ini merasa seperti ingin melompat ke udara. Namun sebisa mungkin dia tahan. Hatinya seolah meledak sarapan yang di buat Jia Fei dia akan menghabiskannya. Sekalipun dia di beri racun tanpa ragu dia juga akan meminumnya....


...Disela-sela makannya Zhang Hongli berkata....

__ADS_1


..."Jie-Er, kau tidak lupa kan jika malam ini kau ada janji makan malam denganku,"...


...Jia Fei berhenti dari acara mengunyahnya. Dia kemudian menatap Zhang Hongli. Benar, dia memiliki janji dengan Zhang Hongli, dan Zhang Hongli sangat baik padanya, jadi dia juga tidak akan menolak....


..."Aku ingat, kau juga sudah mengirimkan aku sebuah gaun, aku akan memakainya nanti,"...


...Zhang Hongli tersenyum cerah mendengarnya....


..."Karena kau sudah berada di sini, jadi kita akan berangkat bersama dari sini,"...


...Jia Fei mengangguk mengerti, sebenarnya dia berencana untuk pulang ke rumah orang tuanya hari ini. Namun dia sudah memiliki janji dengan Zhang Hongli, dan Zhang Hongli adalah penyelamatnya. Dia berpikir untuk pulang ketika dia telah selesai dari acara makan malamnya...


..............


...Sinar matahari perlahan naik, Dan suhu udara menjadi sedikit panas. Sudah siang hari dan Jia Fei segera pergi ke dapur untuk memasak makan siangnya dengan Zhang Hongli. Dia bersyukur karena lemari pendinginnya sangat penuh dengan bahan makanan jadi dia tidak akan kesusahan untuk menentukan menu makanan....


..."Hongli, apa yang ingin kau makan untuk makan siang, aku akan memasak untukmu,"...


...Zhang Hongli yang sedang membaca dokumen berhenti sejenak, ketika sebuah suara merdu masuk ke telinganya....


..."Kau akan memasak,"Tanyanya....


...Jia Fei dengan mantap mengangguk...


..."Tentu, apa kau suka makanan Prancis, bagaimana dengan makanan jepang, atau kau mungkin suka makanan Italia, aku akan membuat makanan yang kau sukai,"...


...Zhang Hongli mengerjapkan matanya, benarkan Ji-Er nya pandai memasak. Dia merasa sangat tersanjung....


..."Aku tidak terlalu pilih-pilih makanan. Aku akan menyukai apapun yang kau masak,"...


...Zhang Hongli berkata dengan jujur, dia akan menyukai apapun yang Jia Fei sediakan. Terlepas dari rasanya dia tidak peduli, bahkan jika makanan itu tidak layak makan dia tetap akan memakannya....


...Jia Fei termenung sejenak kemudian dia tersenyum dan bergegas pergi ke dapur. Setelah beberapa jam akhirnya semua masakannya telah selesai. Dia segera menatanya di atas piring dan menaruhnya di meja...

__ADS_1


Sekarang meja itu penuh dengan berbagai hidangan.


...Zhang Hongli mantapnya dengan mata berbinar. Dia tidak menyangka jika kemampuan Jia Fei sebagus ini. Dia benar-benar beruntung dan merasa terberkati....


..."Ji-Er, kau menyiapkan ini semua, "Tanyanya....


...Jia Fei mengangguk sebagai balasan...


..."Iya, aku tidak yakin dengan rasanya mungkin tidak akan sesuai dengan seleramu, Aku juga memasak ikan untukmu, ini memiliki nutrisi yang sangat bagus, cobalah,"...


...Zhang Hongli duduk dan segera mengambil beberapa makanan. Jia Fei diam menunggu reaksinya. Dia merasa seperti finalis dan Zhang Hongli adalah jurinya. Dia begitu tegang seperti detik-detik akan tereliminasi....


...Zhang Hongli mengunyah perlahan, kemudian matanya berbinar....


..."Ji-Er, ini sungguh enak, aku tidak tau jika kau sangat ahli memasak, aku sungguh beruntung bisa me cicipi nya. Seharusnya dengan keahlian mu ini kau bisa membuka sebuah restoran.,"...


...Zhang Hongli mengatakannya dengan semangat dia tidak berbohong makanan Jia Fei sangat lezat....


..."Aku bersyukur karena kau menyukainya,"...


...Jia Fei kemudian mengambil ikan dan memisahkan durinya dia kemudian menaruhnya di mangkuk Zhang Hongli,...


..."Cobalah, ikan ini sangat penuh nutrisi,"...


...Zhang Hongli terpaku oleh perlakuan Jia Fei, selain orang tuanya tidak ada yang memperlakukannya seperti ini. Zhang Hongli semakin ingin memiliki Jia Fei di sisinya. Benar, Jia Fei sekarang akan bercerai jadi dimasa depan dia akan memiliki kesempatan....


.............


Rumah Shen Yuwen


...Sementara itu Nyonya Yin Xi berada di depan rumah Shen Yuwen. Wajahnya tidak berhenti menampakkan senyuman. Dia sudah membawa berbagai bingkisan dan juga makanan tradisional yang dia buat. Dia berharap menantunya akan sangat senang. Mungkin Shen Yuwen berada di kantornya dia tidak terlalu peduli, dia kesini karena ingin melihat Jia Fei, sekalian bertanya prihal foto yang waktu itu Xin Qian perlihatkan padanya....


...Nyonya Yin berjalan ke arah pintu masuk, dia menekan tombol dan memasukan kata sandi. Ketika dia membuka pintu senyum di wajahnya menghilang, perlahan di gantikan dengan wajahnya yang mengeras menahan amarah....

__ADS_1


..."Kau, apa yang kau lakukan disini, "Teriaknya....


__ADS_2