
...Setelah Zhang Hongli melampiaskan semua amarahnya, dia mengajak Jia Fei keruangan nya untuk makan siang bersama. Dia bahkan meninggalkan tamu pentingnya begitu saja. Para petinggi hanya bisa mematung melihat dua punggung yang semakin menjauh....
...Zhang Hongli terus memegang tangan Jia Fei, seolah memamerkan hubungan mereka. Semua karyawan yang melihat sontak terkejut. Ini pemandangan yang langka di Group Zhang, Tuan Muda Zhang yang dingin tiba-tiba membawa seorang wanita ke ruangannya. Bahkan memegang tangan wanita itu. Ini harus di abadikan dalam buletin kantor....
...Jia Fei merasa sedikit tidak nyaman karena di tatap oleh semua pasang mata. Dia merasa seperti badut yang terus menjadi tontonan orang. Namun dia juga tidak bisa berbohong bahwa bagian dalam dirinya merasa senang. Zhang Hongli memperlakukannya dengan sangat baik, dia juga memegang tangannya. Jia Fei merasa hatinya menghangat dan wajahnya menjadi memerah....
...Zhang Hongli yang terus berjalan di depannya tiba-tiba menghentikan langkahnya. Jia Fei yang berjalan sembari melamun tiba-tiba di kejutkan dengan kepalanya yang membentur punggung orang di depannya....
...Jia Fei terhuyung ke belakang, dengan sigap Zhang Hongli menarik tangan Jia Fei lebih kuat lagi. Dia kemudian menatap wajah polos tak berdosa Jia Fei....
..."Kenapa kau tidak memperhatikan jalan,"Ucapnya....
...Jia Fei menundukkan kepalanya....
..."Aku menjadi sedikit tidak fokus, semua orang menatap ke arah kita, dan juga ini tanganmu....,"...
...Jia Fei menatap tangannya yang terus di genggam Zhang Hongli. Zhang Hongli merasa tidak ada yang salah Jia Fei adalah kekasihnya. Dia bahkan ingin seluruh dunia tau. Kemudian mata Zhang Hongli menatap sekeliling, benar saja semua orang memperhatikan mereka. Dengan nada tinggi Zhang Hongli berkata....
..."Kalian di bayar untuk bekerja, bukan untuk melihat kekasih orang lain,"...
...Sontak semua orang kembali fokus pada pekerjaannya. Dalam pikiran mereka masih tidak percaya, Tuan Muda Zhang bahkan mengatakan 'Kekasih', jadi dia adalah calon Nyonya Muda. Wah sungguh beruntung....
...Zhang Hongli merasa kesal, beraninya mereka menatap kekasihnya secara terang-terangan. Apa mereka sudah tidak menginginkan matanya. Cih, beraninya....
...Zhang Hongli segera mengganti ekspresi wajahnya menjadi lembut kemudian menatap Jia Fei....
__ADS_1
..."Ayo masuk, kita akan makan siang,"Ucapnya....
...Jia Fei mengangguk dan mengikuti Zhang Hongli masuk ke ruangannya. Jia Fei menaruh semua makanan di meja. Semua adalah makanan kesukaan Zhang Hongli....
...Zhang Hongli tentu saja merasa senang, setiap hari dia bisa makan masakan Jia Fei. Tidak ada yang lebih baik dari ini. Namun dia segera menjadi kesal, ketika dia mengingat Shen Yuwen yang juga sudah memakan makanan Jia Fei selama bertahun-tahun. Tiba-tiba hatinya menjadi pahit. "Si b*rengsek itu,"Pikirnya....
...Jia Fei mengambil lauk pauk dan menaruhnya di mangkuk Zhang Hongli, dan dia menerimanya dengan senang hati, dia merasa seolah- olah telah memenangkan lotre. Namun tiba-tiba Zhang Hongli menatap wajah Jia Fei yang sedikit lesu....
..."Ji-Er, kau kenapa,"Tanyanya....
...Jia Fei mendongak menatap Zhang Hongli....
..."Oh, aku hanya merasa tidak nyaman semua orang tadi menatap ke arah kita, tidakkah ini terlalu awal untuk mengumumkan hubungan kita,"...
..."Ji-Er, aku tidak masalah dengan itu, kenapa harus merasa tidak nyaman. Apa kita harus membuat banner, apa aku harus mengumumkannya di buletin kantor, Bagaimana dengan membuat poster foto kita, bukankah semua orang di dunia akan tau, aku lebih suka dengan itu,"...
...Jia Fei terperangah mendengar ucapan Zhang Hongli....
..."Kenapa kita harus membuat poster, kita tidak sedang melakukan kampanye, apa kita akan mencalonkan diri menjadi gubernur?, lalu untuk apa di muat di papan buletin, kita bukan tersangka. Memangnya kita melakukan tindak asusila?, kita hanya menjalin hubungan tidak perlu melakukan hal seperti itu,"...
...Zhang Hongli akhirnya mengangguk membenarkan. Dia hanya berpikir ingin memberitahu semua orang tentang hubungan mereka. Namun sepertinya Jia Fei tidak setuju. Akhirnya Zhang Hongli tidak lagi menyampaikan pendapatnya....
.............
Di kantor Stand Group
__ADS_1
...Sementara itu, Xin Juan datang ke kantor Shen Yuwen, dia duduk di hadapan Shen Yuwen. Shen Yuwen duduk dengan tenang dan kepalanya bersandar pada kursinya. sebelah tangannya memijat di antara bagian alisnya, meskipun terlihat lelah Shen Yuwen masih tetap tampan dan memancarkan aura keanggunan....
...Shen Yuwen menghela nafas gusar. Dia tidak menyangka akan mendapatkan tamu dari keluarga Xin. Shen Yuwen yakin mereka juga pasti sudah mendengar berita tentang dia dan Xin Qian. Tapi dia tidak menyangka akan di datangi oleh anak tertua keluarga Xin yaitu Xin Juan....
..."Tuan Muda Shen, saya harap anda memikirkannya lagi, Xin Qian hanya wanita rubah, dia sungguh tercela, apakah anda tau apa yang dilakukannya di Amerika bersama Tuan Muda Zhang, dia berusaha keras merayunya, namun Tuan Muda Zhang tidak terpikat, dan apa kau tau apa yang di lakukan Tuan Muda Zhang setelah itu, dia membatalkan kontrak kerja sama dengan Xin Qian,"...
...Shen Yuwen masih tetap tidak merespon, dia memijat pelipisnya. Xin Juan dari tadi terus saja mengoceh. Bagaimanapun dia adalah kakak Xin Qian, dia tidak bisa memperlakukannya sembarangan. Kedepannya mereka akan menjadi keluarga. Tentu dia tidak ingin membuat keributan dengan keluarga Xin....
..."Xin Juan, tidakkah anda berpikir bahwa apa yang anda katakan ini keterlaluan, Xin Qian adalah wanita yang baik, bagaimana bisa anda memfitnahnya. Aku percaya padanya, bagaimana bisa anda menjelekkan kakak anda sendiri,"...
...Xin Juan sungguh merasa kesal, Shen Yuwen begitu keras kepala....
..."Tuan Muda Shen, Ayahku berselingkuh degan Ibu Xin Qian, kemudian menyebabkan ibuku mati, anda tidak berpikir dia sengaja menggoda anda dan membuat anda menceraikan istri anda,"...
...Shen Yuwen sudah tidak tahan, dia berteriak dengan marah....
..."Cukup, aku yang menceraikan istriku, dan semua itu tidak ada hubungannya dengan dia. Xin Qian adalah wanita yang aku cintai, dan aku akan menikahinya. Aku tidak ingin membuat keributan dengan keluarga Xin yang akan menjadi bagaian dari keluargaku, kau mungkin terlalu lelah, sebaiknya kau pergi dan beristirahat,"...
...Xin Juan menggeleng tidak percaya, Shen Yuwen sudah di buta kan oleh Xin Qian. Bahkan ucapannya sudah tidak mempan. Wanita itu penuh dengan kemunafikan dan Shen Yuwen sudah terjerat. Dia lebih memilih keluarganya hancur oleh Xin Qian. Dia benar-benar sudah melakukan kesalahan yang fatal....
..."Tuan Muda Shen, saya sudah memperingatkan anda, kedepannya anda akan menanggung sendiri atas keputusan yang anda ambil hari ini. Saya berharap anda tidak akan pernah menyesal, anda sudah membawa kehancuran kepada keluarga Shen anda....
...Xin Juan berjalan keluar dan membanting pintu....
..."Tunggu saja kehancuran mu,"Ucapnya...
__ADS_1