PENYESALAN TERDALAM

PENYESALAN TERDALAM
Episode 77- Berita Yang Luar Biasa


__ADS_3

............


...Ketika kata-kata itu keluar dari mulut Zhang Hongli, sontak semua orang menutup mulutnya....


..."Ppfft,"...


..."Tuan Muda Zhang ini, apakah dia tidak tau bahwa semua orang sedang merasa terkejut. Bagaimana bisa dia membuat lelucon disaat seperti ini,"...


..."Memangnya kenapa, aku sendiri sudah merasa muak disini,"...


...Seolah semua itu adalah hiburan, Zhang Hongli satu-satunya orang yang menganggap ini sebagai lelucon....


...Jia Fei berbisik di telinga Zhang Hongli...


..."Dasar nakal,"Ucapnya....


...Zhang Hongli hanya tersenyum menyeringai. Sebagai penerus dari keluarga Zhang, hal-hal semacam ini sungguh membuatnya terhibur. Dia ingat bagaimana Nona Xin ini yang dulu berusaha merayunya. Tuan Muda Shen dia sudah salah langkah....


...Meski begitu dia berterimakasih, karena dia bodoh, Jia Fei sekarang berada di pelukannya. Kemudian tatapannya beralih pada Xin Juan. Wanita itu berperan dengan sangat bagus, dia pasti sangat membenci Xin Qian. Karena telah merenggut kebahagiaanya. Diam-diam Zhang Hongli bertepuk tangan dalam hatinya....


...Sementara itu Shen Yuwen menutup matanya, keluarganya tidak menyetujuinya, begitu pula adik dari Xin Qian, yaitu Xin Juan, mereka semua tidak memberinya restu. Dulu dia sangat menyukai Xin Qian, karena wanita itu sesuai dengan seleranya. Wanita baik yang lemah lembut, sementara Jia Fei, adalah wanita yang terpaksa dia nikahi, dan tidak sesuai dengan keinginannya....


...Jia Fei terlalu polos, dan biasa saja, tidak cocok untuk keluarga Shen-nya, namun yang sekarang terjadi adalah Xin Qian berubah menjadi wanita jahat penuh kelicikan. Dan Jia Fei, wanita itu, memikirkannya membuatnya sedikit goyah, wanita itu selalu memperlakukannya dengan baik. Dan sebagai balasan, dia hanya memberinya bahu yang dingin. Wanita itu, dia tidak pernah memperlakukannya selayaknya seorang istri....


...Namun terlepas dari kejadian apapun, ini semua adalah pilihannya. Dan jangan lupakan Tianzhi, Jia Fei yang telah membuatnya terbaring koma....


...Dengan argumen seperti ini, Shen Yuwen terus-menerus menahan cemoohan dari semua orang....


...Sementara itu Tuan Xin dan Nyonya Xin hanya bisa terdiam. Mereka takut menyinggung para tamu, dan mereka sudah merasa cukup di permalukan. Jadi mereka memutuskan untuk mengakhiri acara pernikahan....


...Bagitu pun dengan Xin Qian, dia yang paling merasa malu disini. Dia sudah ingin mencari tempat bersembunyi. Dan membubarkan kerumuman. Kemudian dari sudut matanya dia menatap Shen Yuwen. Apakah Shen Yuwen menyesal. Tidak ada gunanya, sekarang dia adalah miliknya. Bahkan jika dia di permalukan hari ini. Dan kehilangan semua reputasinya. Dia masih akan memegang Shen Yuwen di tangannya....

__ADS_1


...Pada akhirnya kerumunan membubarkan diri, Zhang Hongli dan Jia Fei juga ikut pergi karena sudah tidak ada yang menarik....


...Jia Fei terus memegang tangan Zhang Hongli, di temani beberapa orang pengawalnya....


...Mu Qi Shen sudah berdiri di halaman depan. Dia menatap Jia Fei dengan intens, hatinya di penuhi kesedihan. Wanita itu, meski dia sudah mengatakan untuk datang padanya, namun wanita itu lebih memilih datang pada Zhang Hongli, pada akhirnya dia selalu kalah, dulu dengan Shen Yuwen, sekarang dengan Zhang Hongli. Dia tertawa miris dalam hati....


..."Mu Qi Shen, apa kau akan tinggal di Beijing lebih lama,"...


...Jia Fei mengatakannya dengan senyum hangat di wajahnya. Zhang Hongli menatapnya tidak suka, senyuman itu, kenapa dia malah tersenyum seperti itu pada Mu Qi Shen....


..."Jika kau mau menemaniku, aku pasti akan lebih lama disini,"...


...Zhang Hongli menatapnya tajam. Jia Fei juga menangkap tatapan tajam dari Zhang Hongli. Dia merasakan tekanan udara menjadi rendah, sebelum Zhang Hongli mengamuk, dia buru-buru berkata....


..."Aku takut, aku tidak bisa menemanimu, Aku dan Hongli akan pergi berisirahat. Jadi...,"...


...Sebelum Jia Fei selesai mengatakannya, Mu Qi Shen buru-buru menyela....


..."Aku tau, aku paham,"...


..."Tuan Muda Zhang, jangan melakukan hal yang sama seperti Shen Yuwen, atau aku akan merebut Jia Fei darimu,"...


...Setelah mengatakannya dia segera masuk ke dalam mobil bersama para pengawalnya. Zhang Hongli merasakan amarah dihatinya, beraninya dia mengancam akan merebut Jia Fei. Cih, dia bahkan tidak ada apa-apanya di banding aku....


...Jia Fei menggelengkan kepalanya menatap Zhang Hongli yang sepertinya menahan amarah. Jia Fei memegang tangan Zhang Hongli. Dia kemudian berkata....


..."Kau tidak perlu marah untuk hal-hal yang tidak perlu,"...


...Zhang Hongli yang mendengarkan suara lembut dari Jia Fei kemudian mengangguk mengerti. Dia melihat wajah Jia Fei yang terlihat lelah, akhirnya dia memutuskan untuk pergi dan beristirahat. Mereka melakukan perjalanan dari Amerika ke Beijing, hanya untuk menonton lelucon ini. Zhang Hongli merasa tidak terlalu puas. Namun ini lebih baik dan sedikit membuatnya senang....


...*****...

__ADS_1


...Sementara itu para wartawan bergerak dengan cepat, mereka sudah mulai menulis berita. Mereka mengunggahnya pertama kali secara online. Kemudian di tayangkan di televisi. Semua video dan semua foto, tidak ada yang tertinggal....


...Pernikahan ini menjadi pernikahan pertama dalam sejarah sebagai lelucon. Pengantin wanita berganti-ganti pria. Dan pengantin pria membuang istrinya yang cantik dan menikahi penyihir jahat. Dalam sekejap, berita ini menyebar ke seluruh kota Beijing. Tidak ada yang tidak tau keluarga Xin dan keluarga Shen menjadi topik utama saat ini....


...Namun dengan ketidakhadiran anggota keluarga Shen, mereka berpikir bahwa anggota keluarga Shen yang lain tidak merestuinya. Jadi yang ada hanyalah pengantin prianya saja....


...Berita ini menyebar secepat angin, Nyonya Shen yang melihatnya mendecakkan lidah. Inilah yang dia maksud. Si wanita rubah itu. Shen Yuwen sudah terjerat olehnya. Dia sudah memperingatkannya berkali-kali, namun Shen Yuwen tidak pernah menggubrisnya. Bagaimanapun Shen Yuwen sekarang sudah menikahinya dan tidak mungkin bercerai....


...Dalam hatinya dia merasa kasihan kepada putranya Shen Yuwen, putranya harus hidup dengan wanita seperti itu untuk sisa hidupnya. Dia sudah memberikan wanita terbaik seperti Jia Fei, namun dengan bodoh putranya membuangnya....


...Dia juga melihat berita tentang Zhang Hongli, dia tidak bisa tidak terkejut. Jia Fei sudah mendapatkan kebahagiaan nya. Dia melihat Jia Fei tersenyum kepada Zhang Hongli. Dan sekarang jika putranya merasa menyesal dan ingin kembali pada Jia Fei, itu semua sudah tidak mungkin....


...Kaliber Zhang Hongli dan Shen Yuwen tentu saja berbeda. Zhang Hongli berada jauh di atas Shen Yuwen. Dia memiliki ketampanan dan kekayaaan. Keluarganya tidak bisa di bandingkan dengan keluarga Zhang....


...Nyonya Shen menghela nafas berat, hatinya menjadi sakit. Memikirkan putranya yang harus hidup dengan wanita seperti itu. Dia merasa hatinya seakan tertusuk....


...****...


...Sementara itu Shen Yuwen kembali ke rumah lamanya, dia bahkan meninggalkan Xin Qian di apartemen. Tubuh dan hatinya sangat lelah, dia hanya ingin ketenangan saat ini....


...Tepat ketika dia hendak masuk ke dalam rumah, dia mendengar suara deru mobil yang berhenti di depan rumahnya....


...Shen Yuwen mengamati mobil itu, dan keluarlah Mu Qi Shen....


...Mu Qi Shen dan Shen Yuwen, adalah teman semasa di Universitas, Mereka juga teman semasa SMA....


...Shen Yuwen menatap Mu Qi Shen dengan pandangan yang sulit di artikan. Terlepas dari pukulan Mu Qi Shen tadi, Shen Yuwen tidak menyimpan dendam sama sekali. Dia seolah mengerti mengapa Mu Qi Shen sampai memukulnya. Dengan tenang dia berkata....


..."Kau kemari, masuklah,"...


...Mu Qi Shen yang mendengar ajakan Shen Yuwen segera masuk kedalam rumah....

__ADS_1


...Rumah yang terasa dingin, semua perabot di tutupi kain putih. Ini adalah rumah kenangannya bersama Jia Fei, rumah pemberian Ibunya ketika dia menikah dengan Jia Fei. Entah kenapa Shen Yuwen memilih pulang kesini dari pada bersama Xin Qian....


...Mereka duduk berdua, dan tidak ada yang berbicara untuk waktu yang lama....


__ADS_2