PENYESALAN TERDALAM

PENYESALAN TERDALAM
Episode 67- Perbedaan Nona Jia dan Nona Xin


__ADS_3

............


...Setelah Xin Juan keluar dari kantor, Shen Yuwen mengacak-acak rambutnya, dia terlihat sedikit frustasi. Dia juga tau berita tentang Xin Qian dan Zhang Hongli kala itu, bahkan bukan hanya dirinya, semua orang di penjuru kota Beijing bahkan menggosipkannya saat itu. Berita itu meledak seiring dengan perkataan Xin Qian yang mengatakan bahwa dia dan Tuan Muda Zhang bisa di bilang cukup dekat. Dia juga sangat marah dengan ucapan Xin Qian kepada media, dan juga Xin Qian tidak bisa di hubungi saat itu....


...Dia tidak bisa merasa tenang, dia juga merasa sedikit terganggu. Xin Qian adalah Top model banyak pria yang menginginkannya. Bahkan tak luput dengan orang sekelas Zhang Hongli, Zhang Hongli terkenal dengan pribadinya yang dingin dan kejam, namun bahkan Zhang Hongli bisa terpincut oleh kecantikan Xin Qian dan membuat skandal dengan Xin Qian saat itu....


...Sekarang Xin Juan datang dan mengingatkan kembali tentang skandal itu, dia benar-benar merasa marah. Dia harus segera melamar Xin Qian dan menjadikannya Nyonya Muda Shen, dia juga sudah tidur dengan Xin Qian. Tidak ada alasan lagi bagi dirinya untuk tetap menunda....


...Yang Shen Yuwen tidak ketahui adalah bahwa dia salah mengira. Zhang Hongli bukan terpincut pada kecantikan Xin Qian namun sebaliknya dia merasa mual, jadi dia cepat-cepat menendangnya dari kantor Group Zhang. Bahkan Xin Qian tidak pernah ada di mata Zhang Hongli. Shen Yuwen benar-benar sudah salah paham....


...Shen Yuwen menutup mata dan menyandarkan kepalanya di sofa. Dia merasakan segala kelelahan. Setelah para investor yang tiba-tiba menarik dana, dia menjadi sangat sibuk, dia bertemu dengan para investor baru bahkan kadang melupakan makan. Dia juga sekarang lebih banyak tinggal di kantor dari pada di Apartemennya. Karena dia merasa bahwa ini lebih efisien. Setelah hati itu ketika Ibunya marah, dia sudah tidak tinggal di Villa yang telah dia tinggali dengan Jia Fei selama beberapa tahun terakhir. Dia juga berpikir bahwa ini bagus, bayang-bayang Jia Fei tidak akan terlihat di matanya lagi....


...Ketika Shen Yuwen terus berkelana dengan pikirannya, dia di kejutkan dengan suara seseorang dari balik pintu ruangannya....


..."Direktur Shen, apakah saya boleh masuk,"...


...Itu adalah suara dari Huanran Sekretaris pribadinya....


...Shen Yuwen membuka matanya, alisnya sedikit terajut....


..."Masuklah,"Ucapnya....


...Huanran membuka pintu dan berdiri di hadapan Shen Yuwen....

__ADS_1


..."Direktur, ini adalah dokumen yang sudah saya revisi, semua adalah hasil pertimbangan dari para ahli, saya sudah menyeleksi semuanya dan juga sudah merangkumnya,"...


...Huanran mengatakannya sembari memberikan dokumen di tangannya. Shen Yuwen tidak mengucapkan apapun dia menerima dan kemudian membacanya....


...Huanran terus memperhatikan Shen Yuwen yang terus membaca dengan fokus dan membalikan setiap halaman....


...Dalam hatinya Huanran merasa sangat sedih, dulu dia selalu kagum dengan Shen Yuwen, dan dia juga mengidolakan Nona Jia, Nona Jia adalah idolanya di bandingkan dengan Xin Qian yang top sosialita. Dimatanya Jia Fei adalah wanita yang hebat, dia bukan wanita yang boros, juga bukan wanita yang suka memamerkan pesonanya. Dia selalu patuh pada suaminya Shen Yuwen....


...Meski Shen Yuwen memiliki wanita di luar sana, dia tidak menunjukan kemarahannya. Semua kebutuhan Shen Yuwen selalu di siapkan Jia Fei. Dia juga tau Jia Fei melalukan semua pekerjaan rumah seorang diri. Villa yang di tinggali Shen Yuwen juga terbilang cukup luas dan mewah. Tapi Jia Fei masih bisa melakukan semuanya sendiri dan tetap kuat, dia juga selalu tersenyum ramah ketika melihatnya....


...Dia masih ingat tatapan Jia Fei, tatapan tulus yang begitu mencintai Shen Yuwen. Dia bahkan tidak pernah melihat tatapan tulus dari Xin Qian, Dia juga tau Jia Fei selalu memakai pakaian yang lusuh, namun wanita itu masih terlihat tetap cantik dan tetap anggun. Dia memliki kepribadian yang bagus meski bukan dari kalangan bangsawan....


...Itulah yang dia pikirkan Huanran tentang Jia Fei. Dia sendiri bahkan tidak yakin bisa menjadi seperti Jia Fei. Di banding dengan Xin Qian yang hanya memiliki wajah yang cantik dan tidak memiliki keahlian, bagi Huanran semua adalah sia-sia. Memangnya Shen Yuwen akan hidup hanya dengan melihat wajah cantik. Setidaknya dia harus bisa memasak. Dia bahkan tidak yakin jika Shen Yuwen sakit, Xin Qian akan merawatnya....


...Huanran terus tenggelam dalam lamunannya. Dia bahkan tidak menyadari jika Shen Yuwen sudah selesai dengan dokumennya....


..."Huanran, sepertinya kau memiliki masalah, jika itu mendesak segera bereskan,"...


...Huanran yang mendengar suara memasuki telinganya kemudian segera tersadar....


..."Ah maaf, saya hanya teringat sesuatu,"...


...Shen Yuwen menautkan alisnya...

__ADS_1


..."Apa,"Tanyanya....


...Huanran menjadi gugup haruskah dia mengatakannya....


..."Itu, saya mengingat nona Jia,"Jawabnya....


...Shen Yuwen terdiam jari-jari rampingnya mengetuk-ngetuk dokumen di hadapannya....


..."Katakan,"Ucapnya....


...Huanran menghela nafas dia kemudian berkata....


..."Direktur, dulu saya selalu kagum dengan anda, anda memilki kehidupan yang baik, anda bahkan terlahir dengan sendok perak di mulut anda. Anda selalu terlihat tampan dan berwibawa. Namun saya melihat akhir-akhir ini anda sangat kelelahan, bahkan kantung mata anda semakin terlihat. Akhir-akhir ini anda juga selalu tidur di kantor, dan bahkan terkadang anda selalu lupa untuk makan, menyebabkan penyakit perut anda selalu kambuh setiap hari....


...Dulu ketika anda bersama Nona Jia, anda tidak pernah tidur di kantor, juga anda tidak pernah telat makan. Penyakit anda bahkan saya lupa tahun berapa terakhir kali anda mengalaminya. Namun berbeda dengan Nona Xin, dia bahkan tidak menanyakan apakah anda makan dengan baik. juga tidak peduli jika anda makan makanan cepat saji yang dingin setiap hari....


...Jika saya boleh berkata, saya sangat kagum dengan Nona Jia, saya bahkan tidak berpikir apakah saya bisa seperti dia. Nona Jia selalu melakukan segala tugas rumah tangga dengan baik, dia bahkan menatap anda dengan ketulusan dan cinta yang luar biasa yang tidak saya lihat dari Nona Xin. Dia juga tidak mengeluh ketika dia hanya mengenakan pakaian lusuh. Dan dia masih akan tersenyum ramah ketika melihat saya,"...


...Huanran menyelesaikan ucapannya dengan satu kali tarikan nafas. Tentu dia ingat ketika pertama kali dia bertemu dengan Xin Qian. Wanita itu menatap tajam ke arahnya tidak ada keramahan di wajah itu, yang ada adalah bentuk peringatan agar tidak merayu Shen Yuwen....


...Cih, jika dia ingin merayunya, dia akan melakukannya sedari dulu. Sungguh berbeda dengan Jia Fei yang tetap ramah dan tersenyum ke arahnya. Mungkin dia adalah satu-satunya orang yang mengetahui bahwa Jia Fei adalah istri dari Shen Yuwen, yang selalu di gosip kan oleh semua orang. Tidak, sepertinya sekarang dia harus menganggapnya mantan istri Shen Yuwen....


...Shen Yuwen terdiam mendengar ucapan Huanran, dia ingat ketika dia memberikan Jia Fei sebuah ikat rambut. Wanita itu akan tersenyum padanya selama berhari-hari. Padahal ikat rambut yang dia berikan adalah ikat rambut yang dia dapat sebagai hadiah karena membeli sebuah jam tangan mewah untuk Xin Qian. Dia masih ingat tatapan berbinar Jia Fei. Seolah-olah dia baru saja mendapatkan undian Lontre. Jia Fei sangat mudah untuk dibuat bahagia....

__ADS_1


...Yang di katakan Huanran tidak sepenuhnya salah, memang benar ketika dia bersama dengan Jia Fei, dia tidak pernah lagi mengalami sakit di bagian perut. Dia juga tidak pernah tidur di kantor. Shen Yuwen masih terus terdiam hingga dia akhirnya berbicara....


..."Aku dan Xin Qian akan segera menikah, nanti malam aku akan pergi ke rumah keluarga Xin dan melamar Xin Qian. Aku tidak berniat menunda pernikahan. Jadi sebaiknya dimasa depan jangan lagi mengatakan tentang Jia Fei, aku tidak ingin lagi mendengarnya. Seorang Nyonya Muda Shen, haruslah seseorang seperti Xin Qian. Jia Fei terlalu biasa-biasa saja. Dia tidak cocok,"Ucapnya....


__ADS_2