
Hari yang di tunggu telah tiba, keluarga mas raka juga sudah datang karena acara akad nikah akan di laksanakan pukul 10 pagi.
dari pagi perias sudah datang untuk meriasku, setelah 3 jam aku sudah selesai di rias dan sudah siap dengan gaun pengantin yang ku pilih.
kulihat tampilan wajahku di cermin,
aku terlihat cantik dan anggun.
pukul 9:45 penghulu datang, acara akad nikah akan segera di mulai
ayah dan semua keluarga yang akan menjadi saksi sudah siap dan mas raka sudah duduk di kursi yang di sediakan.
ibu membawaku keluar kamar dan mendudukkanku di kursi yang ada di sebelah mas raka, aku sangat gugup , sedangkan mas raka terlihat fokus ke depan sambil sesekali melirik ke araku.
Ayahku menjabat tangan mas raka dan ijab qabul di mulai.
"***wahai* ananda raka putra kusuma, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan putri saya
__ADS_1
sella putri binti Muhammad Siddiq dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan cincin emas seberat 5 gram di bayar tunai
"Saya terima nikah dan kawinnya sella putri binti Muhammad Siddiq dengan mas kawin tersebut tunai.
bagaimana para saksi.....
sah ....sah...sah....
Alhamdulillah.....
"Allahumma inni as’aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa ‘alaih. Wa a’udzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltaha ‘alaih**.”
kini giliran kami untuk sungkem kepada kedua orang tua kami, meminta maaf dan meminta restu agar keluarga yang baru kami bina menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah. amien
Acara resepsi di mulai dan kini kami duduk di kursi pelaminan , semua tamu yang datang bergiliran mengucapkan selamat kepada kami berdua . dari jauh ku lihat reni dan rian melangkah ke arahku
"sellaaa......selamat ya atas pernikahan kalian aku duluan yang tunangan malah kamu duluan yang nikah...
__ADS_1
"hai ren.... makasih banyak ya kamu udah dateng, kamu kan tau kalo aku emang gak pengen lama lama pacaran.
"ok sel, aku kesana dulu ya , kasian yang lain pada ngantri mau kasih selamat sama kamu.
Kini setelah semua tamu selesai bersalaman aku dan mas raka turun dari pelaminan dan berbaur bersama mereka.
menikmati makanan dan bercanda tawa bersama, rona kegembiraan jelas terlihat dari wajah kedua orang tua dan keluarga menyaksikan pernikahan kami.
mas raka berjanji kepada kedua orang tuaku akan menjaga dan berusaha selalu membahagiakan ku, karena aku adalah putri satu-satunya di dalam keluarga.
Akhirnya seluruh rangkaian acara sudah selesai, orang tua dan saudara-saudaranya mas raka akan langsung kembali pulang malam ini karena besok mereka harus bekerja lagi.ayahku meminta mereka untuk istirahat dan makan malam bersama terlebih dahulu sebelum kembali pulang
mereka mengiyakan permintaan dari ayah dan memilih segera beristirahat di kamar tamu dan yang lainnya di ruang keluarga.
Mas raka memindahkan kopernya dari kamar tamu ke kamarku, aku yang saat itu sedang berganti baju dan membersihkan sisa sisa make up sangat kaget karena dia masuk tanpa mengetok pintu, sontak aku berlari dan bersembunyi di belakang pintu karena saat itu aku hanya mengenakan dress super pendek yang biasa aku pakai untuk tidur, betapa malunya, mukaku sudah memerah seperti kepiting rebus.
aku tidak menyangka bahwa dia akan secepat itu datang ke kamar.
__ADS_1
sekilas dia melihat kearahku, menyadari kegugupanku dia segera masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri,
Di dalam kamar aku merasa sangat canggung karena ini kali pertama dia melihatku berpakaian seperti ini dan berada dalam satu kamar dengannya setelah resmi menjadi istrinya