PENYESALAN TERDALAM

PENYESALAN TERDALAM
Episode 53- Ingin mengunjungi menantu kesayangan


__ADS_3

.............


...Zhang Hongli termenung sejenak, ketika kata-kata 'Aku akan bercerai' keluar dari mulut Jia Fei, dia merasa seolah dunia berhenti. Dia menajamkan pendengarannya. Dia merasa bahwa dia tidak mungkin salah mendengar. Kejutan yang Jia Fei bawa Zhang Hongli merasa seolah dia mendapatkan jackpot. Apa langit mendengarkan doanya. Benar doa orang teraniaya pasti akan di kabul. Anggap saja bahwa selama ini dia teraniaya....


..."Ji-Er, apa kau bisa mengatakannya sekali lagi, aku meragukan Indra pendengaran ku. apa aku tidak salah mendengar,"...


...Jia Fei tertunduk dengan mata yang berkaca-kaca, hatinya begitu rumit dan sakit. Dengan lemah Jia Fei mengangguk....


..."Iya, kau tidak salah mendengar, aku memang akan bercerai,"...


...Zhang Hongli merasa seperti baru saja ada kembang api meledak di kepalanya dan menuliskan kata 'Selamat' padanya....


...Bagian lain dari dirinya merasa sangat bahagia sebagian lagi merasa sedih, bahagia karena orang yang dia cintai akhirnya bercerai, dan sedih karena dia mendapatkan perlakuan seperti ini....


...Dengan ragu-ragu Zhang Hongli berkata...


..."Kenapa,"...


...Jia Fei hanya bisa terdiam, dia merasa belum bisa mengatakan semuanya kepada Zhang Hongli. Apakah akan baik-baik saja di pertemuannya dengan Zhang Hongli dia malah bercerita tentang kehidupan menyedihkannya?....


...Zhang Hongli menatap lekat Jia Fei, wajahnya memerah matanya berkaca-kaca. Dia mungkin sudah menanyakan hal yang sulit untuk Jia Fei katakan dan membuatnya kembali sakit. Namun dia juga penasaran kenapa Jia Fei sampai harus berpisah walaupun bagian dari dirinya merasa senang....


..."Ji-Er, jika kau merasa semua terlalu sulit bagimu, aku tidak masalah, kau tidak perlu memaksakan dirimu, kau bisa bercerita jika kau sudah siap. Namun jangan terlalu sedih, aku tidak suka melihat kau menangis,"...


...Zhang Hongli tidak berbohong, meski dia tidak mengatakan semua yang ingin dia katakan. Dia juga tidak bisa memaksa, jika Jia Fei belum siap untuk bercerita maka dia akan menunggu. Dia bersungguh-sungguh bahwa dia tidak suka jika melihat Jia Fei menangis, dia juga tidak suka melihat Jia Fei disakiti seperti ini. Karena dia juga merasa sakit untuk Jia Fei....


...Brengsek mana yang membuat gadis yang dicintainya seperti ini. Apa dia sudah merasa bosan hidup. Zhang Hongli tiba-tiba merasakan amarah di hatinya....


...Jia Fei menatap Zhang Hongli, sekilas dia melihat wajah Zhang Hongli mengeras seperti menahan amarah. Dia menjadi bingung, apa dia melakukan kesalahan. Apakah Zhang Hongli merasa kesal karena dia berada disini. Tapi bukankah Zhang Hongli sendiri yang menyuruh Asisten Chen untuk membawanya kesini....

__ADS_1


...Di tengah kebimbangannya Jia Fei merasa perutnya kembali berontak. Dia hanya makan di pagi hari dan sekarang sudah malam. Jia Fei merasa malu Zhang Hongli pasti mendengar suara perutnya....


...Zhang Hongli tersadar dari lamunannya ketika suara perut Jia Fei terdengar di telinganya....


..."Ji-Er, apa kau lapar,"...


...Jia Fei menunduk menahan rasa malu. Dia menggerutu dalam hatinya. Kenapa perutnya malah berbunyi ketika di hadapan Zhang Hongli. Jia Fei merasa sangat malu dan ingin mencari lubang untuk bersembunyi....


...Dengan gugup Jia Fei berkata...


..."Aku merasa sedikit lapar,"...


...Zhang Hongli merasa kembang api yang tadi muncul di kepalanya segera menghilang, dia merasa menjadi pria bodoh, bagaimana bisa dia malah membiarkan gadis yang di sukai nya merasakan kelaparan....


...Dia segera bangkit berdiri dan mengambil semua makanan yang telah di beli oleh Asisten Chen....


..."Aku memiliki beberapa makanan disini, jika kau merasa lapar kau bisa memakannya. Tidak, kita bisa pergi ke restoran,"...


..."Tidak perlu, ini juga sudah cukup, aku sangat berterimakasih,"...


...Zhang Hongli kembali duduk di kursinya,...


..."Kalau begitu makanlah, jika kau ingin makan yang lain aku bisa membelikannya,"...


...Jia Fei merasa semakin tidak enak, Zhang Hongli begitu baik padanya. Dia sudah mau menampungnya bahkan membelikannya makanan....


..."Tidak perlu, aku baik-baik saja dengan ini, apa kau sendiri sudah makan?, jika belum kenapa kita tidak makan bersama, aku juga tidak bisa menghabiskan semua ini,"...


...Zhang Hongli tersenyum lembut....

__ADS_1


..."Baiklah,"...


...Mereka berdua makan bersama, sesekali Zhang Hongli melemparkan candaan pada Jia Fei, dan kemudian mereka tertawa bersama. Zhang Hongli adalah pria dingin. Dia berpikir jika Asisten Chen melihatnya seperti ini, dia pasti akan terkejut sampai mati. Dan dia bisa membayangkan ekspresi terkejutnya Asisten Chen....


...Zhang Hongli makan dengan lahap, Nafsu makannya jadi bertambah karena makan bersama Jia Fei. Makanan yang sebelumnya terasa biasa-biasa saja kini terasa enak, dia juga melihat Jia Fei yang makan dengan lahap. Sepertinya dia harus memberikan Asisten Chen bonus tambahan. "Pikirnya....


..............


Rumah Shen Yuwen.


...Sementara itu di rumah Shen Yuwen dia sedang bersama Xin Qian dan menonton televisi bersama. Shen Yuwen menatap ke layar televisi di depannya, sedangkan pikirannya tertuju pada Jia Fei. Dia merasa seolah ada yang salah, namun dia juga tidak bisa mengerti apa itu?, dia selalu merasa bahwa dia tidak menyukai Jia Fei. Jadi kenapa dia harus merasa ada yang salah....


...Dia begitu ingin berpisah dari Jia Fei, dan menikahi Xin Qian. Dia berencana akan menceraikan Jia Fei tahun depan. Namun setelah Jia Fei meminta perceraian dia tidak merasakan senang di hatinya. Apa karena Jia Fei yang meminta cerai terlebih dahulu?, dia sama sekali tidak mengerti....


...Pasti karena itu, pasti karena Jia Fei yang meminta cerai lebih dulu, dan semua tidak sesuai rencananya. Pasti karena ini. Dia terus menegaskan dirinya bahwa inilah yang selama ini dia inginkan yaitu terbebas dari Jia Fei selamanya....


...Sementara Xin Qian bergelayut manja dan bersandar pada dada bidang Shen Yuwen. Hatinya di penuhi kebahagiaan. Dia adalah anak kedua dari keluarga Xin, meski Ibunya bukan istri sah dari Ayahnya namun dia selalu mendapatkan yang terbaik. Inilah kehidupannya semenjak dia lahir dia selalu mendapatkan kenyamanan dan juga semua yang dia inginkan selalu terpenuhi. Dia tidak menyangka bahwa semua berjalan begitu mudah, wanita itu Jia Fei, dia sendiri yang meminta cerai. Dia tidak perlu repot-repot menyiapkan rencana cadangan, wanita itu sendiri yang meminta cerai dari Shen Yuwen. Dia senang karena sebentar lagi tujuannya tercapai. Meski dia tidak bisa mendapatkan Zhang Hongli ketika dia di Amerika, semua tidak masalah, masih ada Shen Yuwen, Shen Yuwen adalah miliknya...


..............


Keluarga Shen Yuwen


...Shen Houcun melihat istrinya yang sedang bersenandung dan menyiapkan beberapa bingkisan. Dia menautkan alisnya. Apa istrinya akan mengunjungi suatu tempat atau akan membagikan hadiah....


..."Apa yang kau lakukan,"Tanyanya....


..."Ah Sayang, lihatlah gaun ini. Aku membelinya untuk Jie-Er menantu kesayangan kita. Aku sudah lama tidak mengunjunginya. Aku begitu khawatir apa dia baik-baik saja dan makan dengan benar. Kau selalu tau bahwa aku sangat menyukai menantu kita, Aku begitu puas dengannya. Kepribadiannya dan juga parasnya. Tidak ada yang kurang semua sangat bagus dan memuaskan. Tianzhi masih belum siuman aku hanya mempunyai dia sebagai anak dan juga menantu perempuan,"...


...Tuan Shen Houcun menganggukkan kepalanya. Dia juga setuju dengan istrinya bahwa Jia Fei adalah wanita yang baik dan berkarakter. Dia juga sangat puas dengan menantunya. Namun dia tidak bisa menunjukan kasih sayang seperti yang di tunjukan istrinya untuk Jia Fei. Dia hanya bisa memberikan dukungan, dia terlalu kaku. Dan merasa bahwa semua itu tidak seperti gayanya....

__ADS_1


..."Temui lah dia esok hari, pastikan bahwa dia baik-baik saja,"...


__ADS_2