
1 minggu sudah setelah frand pulih kembali dari sakit tipesnya. frand sudah berada di depan kampus vivi untuk menjemputnya.
"mampir sebentar ya.." ucap frand sambil liat vivi di spion motornya
"Kemana?" tanya vivi datar
"nanti juga tau.. "frand senyum senyum sendiri
frand mengajak vivi ke rumahnya. yaps.. kaget dong. dadakan banget. tanpa persiapan apa apa vivi bingung sendiri.
"ke rumah kamu?" tanya vivi bingung
"iya, dicariin mama tuh" ucap frand melepaskan helm vivi yang sudah berada di depan rumah frand.
mama frand ternyata kebetulan sedang duduk di teras. disapanya vivi terlebih dahulu
"Hei... apa kabar vi?" sapa mama frand menghampiri vivi bersalaman
"hei tante... baik.. tante gimana sehat sehat aja ya tan.." sapa balik vivi pada mama frand yang tampak cantik itu.
"masuk yuk sayang.."ajak mama
frand menggandeng vivi untuk duduk di ruang tamunya.
__ADS_1
"mama tuh gitu vi.. seneng kali sama kamu" ucap frand nemenin vivi duduk disebelahnya
mama frand langsung menimpali ucapan anaknya
"anaknya kali de kamu yang suka" balas mama frand membuat vivi melirik ke arah frand.
"apa sih mah.. sok tau urusan anak muda" balas frand
"kamu sana buatin minum kek.. ambil makanan sana" perintah mama frand
"ga usah tante repot nanti" tangkas vivi
"enggak... udah kamu disini biar frand ambil minum.. tante mau pergi dulu" ucap mama frand yanf memang sudah berdandan cantik.
"Lho tante mau kemana?" tanya vivi bingung
"arisan ibu ibu sini.. nanti kakanya frand sebentar lagi juga pulang" jawab mama frand yang tau vivi khawatir anaknya ditinggal berdua saja dengan vivi.
"de... mama berangkat ya" mama frand pamit berangkat arisan.
frand yang sudah kembali dengan gelas berisi minuman berwarna merah dan sekaleng biskuit konghuan, langsung duduk disebelah vivi.
"Minum vi... " ucap frand dalam keadaan canggung dengan vivi
__ADS_1
"iya iya... wah.. makasih lho.. berwarna ini" ucap vivi sambil langsung meminum saking hausnya atau saking groginya.
"Kamu tau aku ga sih waktu smp?" tanya frand tiba tiba
"tau! kamu yang paling hitam kan hahah" jawab vivi ngeledek
"yeeey enak aja asem! kamu juga waktu smp hitam ingusan lagi!" ledek frand
"dih sok tau... kaya kenl aja dulu" ucap vivi mencubit pipi frand
"yeey tau lha.. sekarang aja udah kenal bedak jadi imut imut.. dulunya mah amit amit" ejek frand memasang muka jeleknya di hadapan wajah vivi.
"ih ngeselin.." ucap vivi cemberut menyilangkan kedua tangannya didada
"hahahhah becanda sih... "lanjut frand menggenggam tangan vivi. sontak saja membuat vivi kaget bukan main. bingung amburadul semua terasa.
entah kenapa vivi juga membalas genggaman tangan frand. mendapat respon dari vivi, tanpa ragu frand memeluknya, jantung vivi bergerumuh namun reflek vivi.pun.mendekap tubuh frand dipeluknya erat. Dengan pasti frand mulai mendekatkan wajahnya di depan wajah vivi, dan diciumnya bibir mungil vivi yang manis seperti gulali. Vivi yang kaget dengan ulah frand segera ikut larut dalam ciuman hangat yang diberikan frand... sambil mengkulum bibir vivi frand membisikan
"kamu dan aku .... kita" ucap frand langsung menerusi ciuman yang semakin mendalam karena mendapat anggukan dari vivi. vivi yang kian larut akan ciuman frand semakin terbawa luapan perasaanya selama ini.
"makasih ya" ucap frand mencium kening vivi dan memelukny
vivi hanya tersenyum saja karena masih bingung apakah ini hari jadinya dengan frand atau bagaimana..
__ADS_1