Peri Cintaku

Peri Cintaku
# 29 Bertemu dalam semu


__ADS_3

Keesokan hari di kantor Vivi


"Vi, hari ini kamu disuruh lembur sama si bos.. bisa kan?" tanya Mery.


"serius kak? bisa kok kak tenang aja". jawab Vivi memberikan senyum semangatnya.


"okeh sip! nanti aku kan pulang nih, nanti kamu di temenin team leader dari divisi umum ya say". info Mery.


"oh iya kak .. yang mana ya orangnya?" tanya Vivi balik


"nanti deh ya.. palingan dia juga ke meja kamu kali nanti." Yuk makan siang dulu, udah laper nih.."ajak Mery sambil membawa dompetnya.


"yaudah kak, ayu ayo makan makan..." ajak Vivi segera menggandeng lengan kakak seniornya itu.


Siang ini Vivi makam siang dengan lahap, sepertinya tanpa memikirkan frand, handphone juga tidak dibawa ke kantin. Namun frand yang hari ini (lepas dinas) libur. merasa jengah, sepi tanpa Vivi.


"Kamu liburan dirumah aja!" ucap mama duduk disebelah frand yang lagi tiduran di sofa ruang televisinya.


"he'eh" mau ngapain lagi mam?"jawab dan tanyanya.


"Eh, Vivi kemana gimana kabarnya? udah lama ya dia ga kesini." tanya mama frand.


"sibuk kerja mam! susah wanita karir!" jawab frand dengan muka kesalnya.


"Dih, ketus banget! Berantem nih...?" Ledek mama frand pada anaknya.


"Apa sih mam, udah udah sana ah, masak lagi di dapur.. makin mumet nanti yang ada!" ucap frand sambil senyum kecut.

__ADS_1


Dan akhirnya waktu untuk lembur segera dimulai.


"Dah.. Vi... aku pulang ya.."ucap Mery pamitan.


"iya kak, hati hati ya" balas vivi melambaikan tangannya.


"mau di temenin gak Vi" tanya salah seorang cowo bersama Dimas rekan satu team Vivi.


"ga usah dim.. balik sana.." jawab Vivi


Vivi yang memang cepat tangep, sudah mengerti apa yang harus dikerjakan, dan juga karena Mery sudah memberikan informasi mengenai apa saja yang harus dikerjakan.


(tuk..tuk..) bunyi suara sepatu datang


"Ehemm.. kamu anak baru?" tanya pria berperawakan tinggi tampan menggunakan jaket kulit.


"E..ee..iya saya pak" jawab Vivi bangun dari duduknya.


"ehemm.. bapak.. tl(team.leader) dari umum?" tanya Vivi ragu ragu.


"Iya.. oh iya..Angga" ucapnya sambil mengulurkan tangannya mengajak Vivi berjabat tangan.


"oh.. Vivi pak.." Vivi menyambut dengan senyumnya yang hangat.


"ok.. ga ada masalah kan vi? atau ada yang bisa saya bantu?" tanya Angga yang duduk dengan gayanya yang cool.


"belum ada pak sejauh ini"jawab vivi sambil mengkroscek kembali layar komputernya.

__ADS_1


sementara dari sebrang ruangan vivi ada (divisi umum) yang rata rata kebanyakan karyawannya cowo. Mereka ramai karena sang tl terlihat mendekati Vivi si anak baru.


"Bisa banget ya ngga... sabet ngga.." celetuk salah seorang dari mereka.


"Beliin makan dong ngga.. minum kek.. Boba Boba.." ejeknya kembali para cowok cowok.


sementara di tempat Vivi


"Sory kamu hiarukan saja mereka.. bercandanya begitu.. maklum cowo semua!" ucap Angga .


"iya pak. . gak apa apa pak" jawab Vivi masih selalu tersenyum.


"eh.. kamu mau kopi? atau Boba mungkin?" tanya Angga.


"hmm.. boleh pak kopi aja" jawab Vivi tanpa ragu.


"okey okey...bentar ya.." lanjut Angga.


"Reza.. za.. sini sini..!" panggil Angga pada teamnya.


"iya bos.. ada apa bos?" tanya Reza


sementara di divisi umum para cowok cowok itu tetap bersorak ramai. malihat Angga pasti akan membelikan kopi.


"kamu mau apa Vi?" tanya Angga


"mocca latte aja" jawab Vivi senyum untuk Reza agar meningkat pesanannya.

__ADS_1


"Mocca latte, gua biasa ya.. Lo pada mau apa sekalian aja!" jelas Angga masih dengan gaya coolnya memberikan kartu atmnya.


"siap bos.. yeheey... kopi.. kopi... " ucap Reza kegirangan menuju teman temannya.


__ADS_2