
3 Minggu telah berlalu, hari ini adalah hari sidang skripsi vivi. Setiap hari Vivi selalu berdoa, tentang semua kebaikan yang terjadi dalam hidupnya. Setalah 3 tahun 5 bulan berkuliah dengan materi materi yang banyak, akhirnya, Vivi perjuangakan saat ini.
"Frand, aku tau kamu juga doain aku, semoga hari ini aku berhasil ya, aku doain kamu juga berhasil di misi kamu. " Ucap Vivi sebelum memasuki ruang sidang.
1 Jam 30 menit, para penguji menguji materi skripsi Vivi. Ucapan selamat dari dosen pembimbingku dan dosen penguji terdengar menghanyutkan hatiku.
"Terimakasih mama papa.. Alhamdulillah ya Allah kau berikan kemudahan di setiap jalanku.. Frand.. aku berhasil.." Ungkap Vivi dalam hatinya.
Dan, saat ini orang yang paling berbahagia adalah milik Vivi, sesampainya dirumah, Vivi langsung mencari sosok mamanya.
"ma.. mama.. ma... " panggil Vivi dari teras rumahnya.
"Iya apa sih Vi.. masuk rumah ucapin salam kek ini malah teriak teriak.. apan sih Vi? Tanya mama padanya.
"mama.. aku lulus... " ucap Vivi memeluk mamanya.
"Alhamdulillah.. bagus nak.. papa udah tau?"
__ADS_1
Tanya mamanya
"Belum ma, nanti Vivi kabarin papa, Vivi udah bisa cari kerja ya ma berarti." Ungkapnya dari membayangkan masa depannya.
"Nantilah sayang, wisuda aja belum, ijazah aja dulu.. baru kalau sudah ada ijazah kamu cari deh kerjaan" nasehat mama pada anaknya.
"Ok ma, siaaap.. "jawab Vivi mencium pipinya.
"Si frand kemana? Kayanya sudah lama ga kesini ya?" Tanya mama membuat Vivi kaget, karena memang mamanya tidak tau masalah Vivi.
Sesampainya dikamar, vivi memandangi foto foto dirinya dan frand dalam bingkai foto. Sambil merebahkan tubuhnya di kasur paling ternyaman miliknya.
"Kamu tau? Aku sudah lulus sekarang, aku bisa melewati ini semua... makasih ya kamu support aku, aku kangen frand, kangen banget! hari hari ini, mungkin sepi, mungkin ramai, kosong hati aku, aku.pingin kamu cepet pulang, cepet datang, ya Allah.. jaga dia" Ungkap Vivi dalam hatinya.
air mata kembali menetes, entah karena sedih atau bahagia. Hampa, mungkin kata itu tepat untuk hati Vivi. Banyak hal bahagia dalam kehidupannya, namun tak bisa dibagi dengan orang yang dicintainya. berharap, juga mungkin kata yang tepat untuknya.
Beep.. Beep.. bunyi pesan masuk handphone Vivi.
__ADS_1
"Vi, gimana sidangnya?" Tanya Lisa pada pesan itu.
Vivi lupa mengabari sahabatnya itu, langsung saja dibalasnya pesan singkat itu.
"Alhamdulillah Lis, sarjana nih sekarang." Tulis Vivi membalas pesan Lisa.
"wew.. syukurlha, tinggal gue nih, doain ya.. " balas Lisa.
"Pasti Lis, Lo semangat dong skripsi.. kejar gue.. kita cari kerja bareng." Balas Vivi kembali untuk Lisa.
"Siaaaap bos.. makan makan lah kita nanti.. sampai ketemu ya gila.." Balas Lisa
"boleh dong, kapan kita makan makan? atur aja ya waktunya.. Lo kan sibuk pacaran.. bikin iri aja!" Tulis Vivi kembali.
"Hahaha.. kuliah sama pacaran sama sama penting sih.. iya nanti gw aturan waktunya ya buat kita makan makan, c u beb.." Balas Lisa
support dari sahabat juga penting buat Vivi dan Lisa, maupun buat siapa saja. Sahabat, ada saat kita sedih, namun sahabat juga ada disaat bahagia, seperti itulah persahabat Vivi dan Lisa.
__ADS_1