Peri Cintaku

Peri Cintaku
Bab 58


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Minggu demi minggu telah berlalu, hingga kini tiba saatnya untuk Ela bersama keluarga pak Imam pergi ke kota J.


Ada perasan bahagia serta sedih yang berkecamuk di dalam hati Ela saat ini. Bahagia, karena sebentar lagi dirinya akan di persunting oleh sang pujaan hati setelah begitu banyak cobaan yang mereka hadapi. Sedih, karena dirinya harus berpisah dengan keluarga yang baik sekali padanya, kelurga yang sudah dia anggap dan menganggapnya sebagai seorang anak di sana.


Ela dan keluarga pak Imam memilih untuk tinggal sementara di rumah kedua orangtua Ela yang memang sebelumnya sudah di bersihkan oleh orang-orang suruhan Elang.


Sebenarnya mama Mentari meminta mereka untuk tinggal di kediaman utama Nugraha kalau gak di kediaman milik Senja untuk sementara, bahkan menawarkan alternatif yang lain yaitu tinggal di hotel tempat acara resepsi pernikahan Ela dan elang akan di langsungkan, namun semuanya itu langsung di tolak secara halus oleh pak Imam.


Bukannya apa-apa, cuma mereka tak mau merepotkan keluarga calon suami Ela saja.


"Jadi ini rumah kamu El?" tanya Rina saat mereka semua baru turun dari mobil.

__ADS_1


"Iya yuk." jawab Ela. "Rumahnya gak besar karena Ela hanya tinggal bertiga saja sama orangtua Ela dulu." sambungnya. "Ayok masuk...kasihan Alif sama Ais, pasti gak nyaman tidurnya." kata Ela sat melihat kedua anak itu terlelap dalam gendongan ayah dan bundanya.


Cklek


Baru saja Ela ingin mengetuk pintu rumah, namun sudah lebih dahulu di buka oleh seseorang dari dalam.


"Non Ela ya?" tanyanya.


"Saya Eni, orang suruhan tuan Elang, yang bertugas membersihkan rumah ini non." jawabnya. "Maro silahkan masuk." katanya lagi dengan sopan mempersilahkan.


Elang memang pernah meminta kunci pintu rumah Ela karena katanya ingin membersihkan rumah itu, tapi kuncinya sudah di kembalikan tanpa Ela tau jika sudah di duplikatkan oleh Elang terlebih dahulu.


Rumah Ela memang tak besar namun memiliki empat kamar tidur, satu ruang tamu, ruang keluarga serta dapur yang bersatu dengan ruang makan plus dua ruangan di dekat dapur yang di gunakan sebagai gudang. Ada juga kamar mandi di luar yang juga difungsikan sebagai tempat mencuci karena mesin cuci pun di letakkan di sana.

__ADS_1


Kenapa ada banyak kamar tidur? karena dulunya orangtua Ela sangat berharap jika mereka bisa di karuniai banyak anak, tapi takdir berkata lain...mereka hanya memiliki Ela seorang.


Ela membawa ibu Siska serta pak Imam untuk istirahat di kamarnya, sedangkan Irvan juga Rendi akan tidur di kamar tamu dan untuk Ela sendiri akan menempati kamar kedua orangtuanya.


"Non Ela, bibi mau ijin pulang karena semua pekerjaan sudah selesai dan di dapur juga sudah bibi siapkan makanan." kata bu Eni.


Ya wanita dewasa itu tak tinggal di rumah Ela, melainkan pulang pergi dari sana.


"Oh iya bi, terimakasih ya." ucap Ela.


Setalah bi Eni pergi, Ela memilih untuk mengistirahatkan tubuhnya sebentar karena besok ada acara serah-serahan yang akan di adakan di salah satu vila keluarga Nugraha.


Baru ke keesokan harinya acara ijab kabul antara Elang dan Ela akan di langsungkan di sana juga yang di susul dengan acara resepsi di malam harinya di hotel berbintang lima milik keluarga Nugraha.

__ADS_1


__ADS_2