Peri Cintaku

Peri Cintaku
#38 masalah keluarga vivi


__ADS_3

**Hai hai.. apa kabar readers? maaf ya aku gak up beberapa hari ini, lagi ada beberapa kerjaan lain juga soalnya. lanjut yuk ceritanya.


Mohon bantuannya ya untuk Like ❤️ dan vote karya ini 💋**


"Vi Nanti malam, pulang on time ya Vi, jam 7 sampai sini! " ucap mama pada Vivi sebelum Vivi berangkat kekantor.


"Iya ma, ada apa sih tumben banget!" ucap Vivi sbil memakai high heelsnya.


"Udah, pokoknya pulang lebih awalya!" pinta mama dengan muka serius.


Ya, karena mama meminta Vivi pulang lebih awal, tepat di jam 17.00 Vivi segera bergegas. Perasaan vivi sudah tidak enak sedari pagi.


Khawatir ada sesuatu hal yang mengganjal, karena mama tidak seperti biasanya. Apakah memang ada sesuatu yang serius atau lainnya.


Sesampai dirumah


"Assalamualaikum..." sapa vivi memasuki rumahnya


"walaikumsalam... tumben kamu bisa sampai rumah jam 7an." jawab dan tanya papa

__ADS_1


"Iya pap, katanya disuruh pulang lebih awal, ya jadi naik ojek dari kantor kesini 60ribu..." jelas vivi mulai tau arah pembicaraannya.


"Eh,kamu ga malu emang pulang malam, di anter cowok, cowoknya suka beda. kalau diomongin tetangga, gimana itu?" tanya mama menyudutkan vivi.


"Malu kenapa? kan aku emang kerja, ya masa aku harus pulang naik ojek mulu, emang gaji aku gede apa ma!' jawab vivi.


Selingan.. (biiip biip) suara notif pesan Vivi


"Yang, kamu dimana? udah sampai rumah?" Tanya frand.


Namun karena vivi masih berbicara dengan kedua orang tuanya. pesan tersebut belum dibukanya.


"Itu si Frand juga kalau datang suka malam malam banget, kamu udah ketemu seharian, emang ga cape apa?" tanya mama semakin membuat vivi heran.


"kamu pulang malam terus, pacaran dulu kan?


jalan jalan dulu, makan makan dulu iya kan!" tambah mama semakin menyudutkan vivi.


"ya Allah ma, aku pulang malam juga kadang suka lembur, sampai aku bisa jadi karyawan tetap gini, lagian jarak Jakarta Tangerang Deket, emang jalanan gak macet?" jawab Vivi mulai kepancing emosi.

__ADS_1


"kebanyakan alasan kamu! udah besok carinkerja yang Deket Deket aja, kalau susah diurus kamu pergi aja sana!" ucap mama meninggalkan ruang keluarga mereka.


"Sana masuk kamar!" ucap mama mengelus pundak anaknya.


Vivi yang tersingung dengan perkataan mamanya, segera melamar dan vivi meneteskan butiran air matanya. Terasa sakit hati Vivi, selama ini mamanya bukannya bangga karena dia bisa menjadi karyawan tetap pada perusahaan bergengsi di Jakarta. Justru malah menyudutkannya.


"yang, jemput aku, kalau aku bilang jemput sekarang jemput ya!" tulis vivi meminta di jemput frand.


frand yang mendapati pesan tidak seperti biasanya, langsungenghubungi vivi.


"hallo yang, kenapa ada apa? kamu mau kemana?" tanya frand


"pokoknya nanti aku minta jemput tunggu kabar dari aku ya.. please ya ... " ucap vivi dengan suara berat yang segera ingin menumpahkan perasaannya.


Situasi saat ini sudah pukul 23.45


"yang, jemput sekarang!" tulis vivi memberikan info untuk segera di jemput.


Rumah keluarga vivi sudah nampak gelap, orang rumah sudah pada tidur. Vivi yang sudah mengepak baju baju miliknya bersiap dengan kedatangan frand.

__ADS_1


Dilihatnya mobil frand sudah berada di sebrang rumah vivi. Mengendap dengan pelan sekali vivi berusaha menyelinap keluar.


yuk, bantu comment nya, , Vivi kemana ya?


__ADS_2