
"Ya Tuhan! Kemana dia!" Ucap frand terus menatap handphonenya. Saat ini sudah pukul 14.00. Sementara frand sudah berfikir Vivi kembali mulai menghindarinya.
"Kenapa bro?" Tanya Dhika mengagetkan frand.
"Apa sih, gak kenapa napa!" jawab frand terus memainkan handphonenya.
"Cie.. galau bener nih.." Ejek Dhika yang tau kalau sahabatnya ini sedang gundah gulana.
"Dia kemana ya, seharian ga ada kabar!" Jelas frand dengan muka kesalnya.
"Kenapa? Ga bisa di telepone?" Tanya Dhika.
Frand hanya menganggukkan kepalanya.
"Hari ini, dia pertama kerja bro.." tambah frand
"Weits..dia udah kerja? dimana bro?" Tanya Dhika kembali penuh semangat.
"Ko jadi Lo yang semangat?" Frand curiga
"Ya kan gue mau tau bro, kerja dimana dia bro?" Dhika terus mencari tahu.
"Ifm, ..." fran makin suntuk.
"wiits keren... tuh kan perusahaan elit bro.. ceweknya cakep cakep tuh.. cowok cowok ya juga bro.. dia.lagi makan bareng kali bro sama cowo cowo disana." Ejek Dhika memanasi frand.
(frand menoleh tidak senang) "serius bro? banyak yang godain sih pasti. .tdi gua anterin aja banyak yang ngeliatin dia.. anjiiir pantes telepone gua di cuekin". ucap frand mulai kepancing Dhika.
__ADS_1
Finish.. tepat jam 17.00
" Vi, besok kamu langsung aja kemeja aku ini ya kalau aku belum datang. Semangat belajar ya Vi" ucap Mery
"iya kak Mery, terimakasih ya untuk pelajaran hari ini. jangan cape ya kak ajarin aku" ucap Vivi memberikan senyuman paling cantiknya.
" Iya sayang, hati hati dijalan ya Vi dah.. sampai ketemu besok.. hati hati banyak cowok nakal disini." Ucap ka.mery yang sudah masuk kedalam lift.
tak lama banyak senior senior cowo berdatangan di depan lift.
"Kamu anak baru ya?" Tanya salah seseorang dari mereka.
"e.. iya. ." Jawab Vivi panik.
Mereka pun berkenalan satu persatu menyalami Vivi.
Di depan kantor..
"Mau pulang bareng Vi?" Tanya cowok tampan menggunakan jaket sporty
"Enggak kak.. terimakasih duluan aja" jawab Vivi.
"Mau aku anter? kamu pulang kemana sih?" Tanya cowok tampan berdasi satunya lagi.
"Ke Tangerang kak.. gak apa apa duluan aja kak," ucap Vivi menolak dengan halus.
5 cowok di tolak begitu saja. Frand yang melihatku.dari dalam mobilnya sudah merasa emosi.
__ADS_1
Vivi mencoba menghubungi frand ..
Frand maju menghampiri Vivi.. menurunkan kaca mobilnya. Dan Vivi pun sudah berada di dalam mobil frand.
"Hai sayang aku.. lelahnya hari pertama kerja" Ucap Vivi membuka blazer kerjanya.
"Lelah meladeni cowok cowok ya?" Tanya frand yang sudah mulai cemburu dan emosi sedari tadi.
Vivi kaget dengan pertanyaan frand. "Ngeladenin apa sih sayang?" Tanya Vivi balik kesal karena lelahnya traning hari ini.
"Banyak ya yang mau nganter kamu pulang!" tambah frand.
"Sayang, kamu tuh kenapa sih, aku kan pulang sama kamu!" jelas Vivi.
"Sibuk banget hari ini ya?"Tanya nya lagi dan lagi
"Namanya juga anak baru kan yang.. dikasih tau dRi awal kerjaannya job desknya apa gitu lho". jelas Vivi sambil membuka handphonenya.
Vivi yang baru membuka handphonenya seharian ini, kaget ada 20 kali missed call frand, 40 message.
"Sayang maaf, aku baru buka handphone aku.." Ucap Vivi yang tau frand sedang marah karena apa.
"Emang kamu makan siang ga bawa handphone kamu itu ya? apa ga boleh bawa juga kalau lagi makan?" Tanya frand
"Ya.. ya boleh lha sayang, cuma memang tadi aku lupa ga bawa pas makan, karena ka Mery ajak aku buru buru. beneran kok sayang.. maafin aku ya.." Ucap Vivi menggenggang tangan kiri frand.
"aku tuh stress tau yang mikirin kamu!" Ucap frand yang mulai luluh.
__ADS_1
"Iya iya.. aku salah.. aku beneran minta maaf ya.. besok aku ga lupa untuk kabarin kamu. yah.. jangan marah ya?" Ucap Vivi meluluhkan amarah frand.