
Hari ini Vivi datang ke kampus untuk ambil undangan wisuda dan gladikotor. Dari tata usaha, Vivi diberikan 2 kartu undangan Vip, pastilah 1 untuk kedua orangtuanya, namun satu lagi seharusnya buat frand.
Vivi ingin sekali frand hadir diwaktu pentingnya. Namun, Vivi kembali menyadari, bahwa saat ini bukanlah waktu yang pas untuk egois, Vivi tau frand masih menjalani tugasnya jadi tetap harus mendukungnya.
Dan, hari yang ditunggu pun tiba. 10 Agustus 2008. Bertepatan dengan hari ulang tahunku. Dan ini adalah hadiah terindah dari Allah untuk Vivi. Wisuda di hari kelahirannya. Betapa bahagianya vivi banyak keberkahan dalam usianya di 21 tahun ini.
Hari ini adalah hari wisuda Vivi, dengan kebaya hijau dengan belahan Sabrina yang menunjukan bahu cantik milik vivi membuatnya semakin anggun.
Warna hijau adalah warna kesukaan Vivi, kebayanya, kebaya mama dan atasan batik papa Vivi bernuansa hijau.
Vivi teringat, Vivi ingin pada saat wisuda, semua menggunakan nuansa hijau, frand juga menggunakan kemeja hijau.
"Kita udah sepakat, kamu nanti pakai kemeja hijau.. sekarang.. aku pasti terlihat cantik kan frand?" Ucap Vivi sambil berkaca dan mengingat hari dimana frand berjanji untuk datang ke wisudanya.
Sebelum berangkat, Vivi menulis pesan singkat ditujukan untuk frand, berharap agar frand tau, kekasihnya ini telah diwisuda.
"Sayang, hari ini aku wisuda, nanti aku foto ya, kamu harus lihat aku, aku cantik! terimakasih ya sayang selama ini untuk support kamu. aku sayang kamu" Tulis Vivi untuk.pesan singkat yang dikirim untuk frand.
"Vi...Vivi... ayo..." Panggil mama mengajak Vivi agar tidak telat.
"Iya ma.." Jawab Vivi langsung turun dari kamarnya.
"Wah, cantik sekali anak papa.." ucap papa Viv i memuji anaknya.
"Iya dong pa.. sarjana cantik nih.." Ucap Vivi memeluk papa dan mamanya.
"siapa dulu mamanya ya sayang" timpal mama sembari merapihkan kebaya Vivi.
"iya deh...mama emang paling cantik, sudah yuk kita berangkat!" Jelas papa menggandeng 2 wanita cantiknya.
1 Jam perjalanan menuju JCC, entah kenapa Vivi berharap frand ada disini. Sesampainya di JCC, teman teman Vivi yang mulai berdatangan, memeluknya sama sama memberi selamat satu sama lain.
"Ma, mama sama papa masuk ke pintu Vip itu,, nanti kasih undangannya ya..Vivi masuk dari pintu sini." Vivi memberitahu kedua orangtuanya.
"Iya mama tau, si frand ga datang?" Tanya mama yang membuat Vivi gelagapan.
"Eeeeh... frand.. datang datang nanti mah.. udah mama masuk .." Jawab Vivi grogi
__ADS_1
Sementara di lain tempat. Polda Metro Jaya
"Ok ya Frand, tugas 86, kamu boleh ambil libur!" Ucap seorang komandan dari satuan intelkam pmj.
"Siap komandan 86!" Jawab frand memberikan hormat pada komandannya.
"Handphone sudah bisa kamu ambil ya di tata usaha." Tambah komandan sembari meninggalkan anak buahnya itu.
Frand langsung keruang tata usaha untuk mengambil handphonenya. Tak sabar rasanya, sehingga frand langsung menyalakan handphone ya. Banyak sekali pesan pesan masuk, frand hanya tertuju pada pesan bernama "Sayangnya aku"
Tak sempat membaca satu persatu, frand langsung membuka pesan paling akhir, yaitu hari ini 2 jam lalu.
"Sayang, hari ini aku wisuda, nanti aku foto ya, kamu harus lihat aku, aku cantik! terimakasih ya sayang selama ini untuk support kamu. aku sayang kamu".
Frand, yang memang sudah mempersiapkan semuanya, langsung segera membenahi dirinya,bersihkan seluruh tubuhnya dan pastinya mengenakan kemeja hijau seperti janjinya pada Vivi.
"Aku pasti datang Vi.. aku tau kamu nunggu aku.." Ucap nya segera bergegas ke JCC
Kembali ke JCC
Vivi yang sudah berada di dalam ruangan bersama dengan peserta wisuda lainnya, tampak kaget melihat notifikasi di handphone bahwa pesan pesan yang dikirim untuk frand telah diterima.
"Viviane fidelista" Panggilan untuk Vivi segera naik ke panggung untuk menerima toga. Dan, akhirnya aku lulus sarjana komunikasi.
Peluk dan cium dari teman teman sangat membuat ku bahagia, dan saat dimana aku dan dipertemukan.oleh kedua orang tua semakin membuatku sedih yang berbahagia.
"Terimakasih pa.. ma...sudah menyekolahkan Vivi sampai saat ini" Ucap Vivi sedih memeluk kedua orang tuanya.
"Sama sama sayang, udah jangan nangis" Balas papa Vivi memeluknya.
"Makeup luntur tuh.. ayo foto.." Timpal mama.
Kebetulan untuk foto wisuda bersama keluarga itu sangat antri. Dan...
Beep... Beep.. Bunyi pesan pada handphone Vivi
"Aku disini" Tulis Frand
__ADS_1
Bahagia rasanya Vivi tak tau lagi harus bagaimana, membaca pesan itu membuatnya tersenyum sangat sumringah.
Vivi langsung menelphone frand
"Kamu dimana?" Tanya Vivi
"Pintu masuk, gate 2" Jawab Frand
"Tunggu aku.. tunggu disitu.." ucap Vivi langsung menutup telephone.
"Ma.. tunggu sebentar ya aku keluar sebentar aja." izin ku untuk menemui frand.
"Eh.. ini antriannya.. " mama bingung karena Vivi langsung berlari keluar.
Hati Vivi berdegup tidak karuan, sedih bahagia bercampur menjadi satu. Lari, menuju tujuan Vivi, tanpa perlu menelphone frand kembali. hanya cukup mencari pria berkemeja hijau.
Gate 2, Vivi sudah berada di depan pintu gate 2. Dari luar pintu, sudah tampak pria tinggi bertubuh atletis dan berkemeja hijau yang sangat dinantinya.
pandangan matanya tepat tertuju pada gadis yang dinantinya, cantik.. sangat cantik... frand masih memandangi Vivi yang berdiri di dalam ruangan gate 2. Dengan memberinya kode bahwa frand yang akan menghampirinya.
10 Langkah untuk bertemu kembali,
"Selamat ya sayang.. "Ucap frand Memberikan Buket bunga untuk Vivi.
Mata Vivi yang sudah berkaca kaca, langsung menurunkan air mata yang sudah tak tertahankan sedari tadi.
"Cup...cup.. udah jangan nangis.. make up kamu luntur nanti.. " Ucap frand menyeka air mata di pipi Fifi dan segera memeluknya.
Vivi masih tersedu dalam pelukan sang kekasih.
"Jahat!" Ucap Vivi masih memeluk erat frand
"Iya iya.. jahat aku.. maaf ya sayang aku" Ucap frand mencubit pipi Vivi.
"Udah sana kamu belum foto kan?"Tanya frand
"Belum, ayo kamu ikut!" Ucap Vivi manja menggandeng tangan frand menuju tempat foto yang telah di sediakan kampus Vivi.
__ADS_1
Vivi sukses menambah kebahagiannya. Wisuda hari ini lengkap dan sesuai keinginannya. apa yang ia tunggu, buah dari kesabarannya telah tiba. Allah memang maha baik.