
perjuangan frand untuk meyakinkan dhika bahwa ia tidak akan mengecewakan dhika dan vivi. 2 bulan sudah berlalu semenjak kejadian terkahir dhika yang emosional mengetahui hubungan keduanya
Apel pagi ini seperti biasa polisi polisi berkemeja putih (satuan intelkam) berbaris dengan rapih. tubuh yang atletis menjunjung tinggi tinggi. Hari ini kebetulan hari yang sangat membuat frand bahagia. betapa beruntungnya, dia mendapatkan beasiswa dari kepolisian untuk kuliah lagi. betapa ia ingin menunjukan kemampuan dan kesetaraannya. ya frand memang sosok laki laki yang berjuang dari Nol. semua dia lakukan dari proses belajar yang cukup panjang. kerja keras tidak mengkhianati hasil guys..
Kabar gembira ini, langsung saja harus di infokan pada sang kekasih. Dengan cepat frand membuka kontak yang terpampang foto vivi.
"Hallo sayang aku.." sapanya dengan girang
"Iya... ada apa? kamu semangat banget, kenapa sih?" tanya vivi yang lagi di perpustakaan membuat skripsinya.
"kamu tau gak? peri kecil aku itu kamu" ucap frand mematikan telephone dan membuat vivi bingung.
vivi heran maksud perkataan frand. bermaksud untuk menelephonenya kembali. namun pesan masuk di handphone vivi berbunyi
"beeep..beeep"
"Tunggu aku jemput ya, jangan kemana mana! Sayang kamu selalu" Tulis frand
Vivi yang masih bingung dengan kelakuan sang kekasih hanya.bisa senyum senyum dan mencoba memikirkan apa yang sebenarnya terjadi.
__ADS_1
sore ini dikampus vivi
"Sayang maaf ya aq bawa mobil kantor, temenin aku sebentar ya" Ucap frand mengandeng tangan vivi menuju mobil kantornya.
"Tumben banget kamu! Ada apan sih? kita mau kemana? Tanya vivi penasaran
"Aku bisa nemenin kamu kuliah terus nih sayang, deket deket terus sama kamu" Ucapa frand mencubit pipi sang kekasih dan mulai menuju kampus tempat frand akan melanjutkan kuliahnya.
"apaa sih kamu tuh... kamu kenapa sih?" tanya vivi yang masih bingung.
"Terus kita kemana ini?" Tanya vivi
"Kita mau jemput siapa sayang disini?" tanya vivi celingak celinguk melihat area kampus
Frand meraih tangan vivi
"Kamu tau? Aku sekolah lagi disini!" ucap frand menatap mata indah vivi dengan semangat.
vivi yang terkejut.pun langsung memeluknya
__ADS_1
"wah... selamat ya sayang akuh .." Ucap vivi memeluk frand
"Aku dapat beasiswa dari kantor.. kalau sudah lulus dari ini kita berarti sama sama sarjana... pangkat aku naik" Ucap frand menggenggam jemari vivi dengan kuat.
"Iya, tapi aku kan udah mau lulus sayang, berarti nanti kamu kuliah sendiri ya.. aku kan pasti kerja tuh..." ucap vivi memasang bibir manyun.
"Iya kalau kamu sudah lulus, aku kuliah ya terus pulang.gpp sendiri. Nanti aq pulang kuliah jemput kamu kerja kan, kamu ga usah manyun kaya gitu" Ucap frand membayangkan.
"bener ya... awas aja bohong!" ucap vivi mencubit manja pinggang frand
"bener... janji... kalau ga sibuk ya!" ucap frand menjahili vivi
"kamu tuh nyebelein...!" vivi makain jadi mencubiti kekasihnya
Tiba tiba suasana pun hening...
"Sayang, makasih ya kamu selalu ada buat aku... semua.kebaikan yang terjadi di diri aku... karena...
karena kamu. kamu peri cintaku. peri mungilku" Ucap frand membisikan kata itu kepada vivi dan mendekati wajah mungil vivi diciumnya bibir imut sang kekasih. lumatan demi lumatan diberi frand. vivi yang hampir kehabisan napas mencoba melepaskan bibir frand darinya. Namun frand yang bertenaga kuat tidak melepaskannya begitu saja. Hingga senja tertutup awan gelap, frand segera memeluk sang kekasih. dan hanya memeluk dan membisikan
__ADS_1
maafkan tak bisa melepas pelukan ini