
semakim hari Frand semakin intens menghubungi vivi, anter jemput vivi. Sudah hampir 1 bulan berlalu... sampai.
.
"Vi, aku jemput kamu ya, kamu pulang jam berapa?" Tanya frand di w.a ke vivi yang lagi ngampus.
tanpa ragu vivi membalas "boleh.. pulang jam 3 ya...".
frand jemput vivi pas jam 3. setiap janjian frand selalu on time tidak pernah telat. beda seperti dhika. Hari imi frand ajak vivi ke taman suropati. Disini frand hanya ingin memastikan saja. apakah hatinya memang menyukai vivi dan ingin mengetahui luka hati vivi sudah sembuh atau belum.
"Vi... aku boleh tanya? hmmm tapi jangan tersinggung ya? Tanya frand.
"hmm tanya apa?" vivi curiga dan hatinya mulai berdegub kaya lampiu diskotik
"hubungan kamu sama dhika gimana?" Tanya frand hati hati.
Vivi tertegun. Kenapa frand tanya itu.
"ya udah.. udahan frand......kenapa?" tanya dan jawab vivi.
"Kamu tau,? dhika sekarang lagi kena kasus! semenjak kamu putusin dia kusut! sering ga masuk, d kantor cuma tidur.. sekarang malah dihukum... !" Jelas frand
__ADS_1
"terus... " pinta vivi agar frand melanjutkan.
"orang tuanya pernah coba hubungin kamu. nomor kamu ganti ya? mereka mau minta kamu kunjungi dhika.. kasih.semangat." lanjut frand.
vivi mengingat kenangan buruk dimana ia melihat dengan mata kepalanya sendiri isi chatingan dhika dengar beberapa perempuan. bahkam kata kata vulgar tak malu dhika lakukan dengan beberapa pacarnya itu.
karena kesal...
"Oh.. jadi kamu kemarin kemarin hubungin aku anter jemput aku.. biar aq ketemu dhika gitu.. ko kamu gitu ya frand??" ucap vivi kesal.
frand mengenggam tangan vivi
"gak gitu vi.. aku kasian sama orang tua dhika.. kasian sama dhika juga.. lagi ancur ancurnya dia... temuin dia vi" pinta frand
"frand kamu tuh... kamu ga kasian sama aku, ga tau sakitnya aku. sekarang malah aku suruh temuin dhika. Buat apa coba???"ungkap vivi mulai meneteskan air matanya.
"vi.. aku tau apa yang kamu rasain, tapi tolong kesampingkan ego kami, kasian orang tua dhika." jelas frand
"ok.. misal aku udah ketemuan sama dhika.. kamu!!! menunjuk frand. Ya kamu! masih menghubungi aku atau kamu mau aq karna ini aja??" tanya vivi
frand membelai rambut vivi yamg panjang sepunggung.
__ADS_1
"aku akan tetap menghubungimu" ucap frand yang didalam hatinya meminta maaf baik pada dhika karena menyayangi mantan kekasih sahabatnya. dan dalam.hati juga meminta maaf pada vivi karena harus melakuka ini.
Keesokan harinya...
frand : "Vi jam 2 aq jemput ya sama mama papanya dhika.. kamu janji mau nengokin dia kan?" chat dr frand
Vivi : "ok dengan terpaksa aq tunggu jemputannya, inget jangan di rumah di pinggir jalan aja." balas vivi yang ga mau mama papanya tau anaknya masih berusan dengan dhika.
jam.14.00 Di dalam mobil
Sudah ada mama papanya dhika dan juga frand.
"Assalammualaikum om tante..." sapa vivi sambil mencium tangan kedua orang tua dhika.. sembari melirik frand yang membawa mobilnya.
"walaikum salam"jawab keduanya.
"kamu sehat vi?" tanya mama dhika.
"sehat tante, gimana adik adik mba irma?" tanya vivi yang memang sudah dekat dengan semua keluarga dhika.
"Sehat vi, semua sehat alhamdulillah"
__ADS_1
jawab mama dhika.
Frand yang sambil menyetir sesekali melirik ke vivi dimana orang tua dhika menceritakan anaknya sampai bisa seperti ini.