Peri Cintaku

Peri Cintaku
#17 Hilang entah kemana 03


__ADS_3

Lisa yang mencoba membantu berfikir kemana kekasih sahabatnya ini. heran melihat contac grand yang memang tidak bisa dihubungi.


"Vi, kenapa ga Lo coba tanya sama.. sama Dhika gitu.. " Ucap Lisa menyarankan namun khawatir Vivi menolak.


"Ih Lo gila apa ya Lis, ya kali gw tanya dia!" enggak enggak.. gw gak mau!" Vivi masih kesel dengan ulah Dhika sang mantan yang membuat hatinya sakit teriris iris.


"Lo ilangin dulu deh gengsi Lo.. kali aja dapet info!" Lisa kembali meyakinkan Vivi.


"Enggak Lis.. gak mau! biar sampe mentok banget baru gw pilih jalan itu." jelas Vivi semakin menangis.


Lisa yang membuka laptop Vivi, dan di putarlah lagu tak kan terganti milik Marcel. Vivi masih mengingat kegiatan cintanya dengan frand.


"Kamu gak mungkin ninggalin aku frand, gak mungkin!" Ucap Vivi memeluk guling disampingnya air mata tak terbendung lagi, Lisa hanya bisa memberikan pelukan hangat untuk sahabatnya ini. Lisa juga bingung kenapa frand menghilang seperti ini.


Hinga 3 hari sudah berlalu, Vivi yang berusaha tegar bahwa hubungannya akan baik baik saja dengan frand mencoba bangkit kembali. Mengingat waktu Vivi sidang skripsi sebentar lagi tinggal 2 Minggu lagi.


"Aku tau frand, kamu gak akan ngancurin aku dengan hal seperti ini, aku tau kamu gak kemana mana, aku tau kamu mau aku lulus. aku nunggu kamu frand.. aku pasti bisa melewati ini semua..." Ucap Vivi mengingat frand yang selalu ada untuknya menemani Vivi bimbingan, menjemput pulang kuliah.


Beep.. Bee.. bunyi pesan masuk.di handphone Vivi.


"Vi, Lo dimana? gw ada berita baik nih !" Lisa mengirimi pesan yang membuat Vivi penasaran.


"Dirumah, berita apa? Kesini aja, gw tunggu!" Balas Vivi

__ADS_1


15 menit kemudian Lisa datang ke rumah Vivi. Tanpa ragu Lisa langsung memencet bel di depan gerbang rumah keluarga vivi.


Ting.. tong..


Vivi langsung berlari membukakan pintu pagarnya. Dengan napas terengah enggah karena berlari dari kamarnya di lantai 1.


"Apaan sih pake bel bel segala, tinggal masuk aja juga!" celetuk Vivi.


"Eits, ya iyalah.. kan tamu.. sopan itu namanya.. nyokap Lo mana?" Tanya Lisa sembari duduk di teras depan rumah vivi.


"Keluar sebentar kayanya.. lo mau minum apa? ambil sendiri deh ya.. masuk aja yuk" Ajak Vivi sambil masuk ke ruangan tv.


"Iya gw ambil sendiri.. nih sekalian buat Lo ya tuan rumah.. " Lisa sudah sekalian mengambil minuman buat mereka berdua.


"Apa? Lo mau cerita apa? Punya cowok baru?" Ucap Vivi menyunggingkan bibir imutnya sambil mengonta ganti Chanel TV dirumahnya.


"Yailah pacara baru? enggak lha.. nyesel Lo ga penasaran!" Tambah Lisa mengedipkan mata sebagai kode pada Vivi.


"Apa sih? buruan cerita!" Balas Vivi melemparkan bantal kecil ke muka Lisa.


"ih.. rese ya Lo.. biarin aja ga mau tau kenapa frand ga ada kabar!" Ucap lisa membuat Vivi kaget dan membenarkan posisinya yang sebelumnya tiduran di sofa menjadi duduk menatap Lisa.


"Kenapa Frand? Lo ada kabar?" Tanya Vivi antusias.

__ADS_1


"Nah kan.. getol deh nanya.. " Ejek Lisa


"hemmm kabar sih enggak, cuma.. Lo tau temen gw kan si kembar ana Ani?" Lisa mulai serius


"ana Ani.. iya iya tau.. frand kenapa? pacaran sama dia?" Tanya Vivi mulai berfikir yang Mac macem.


"Hadeh, kok pacaran sih! enggak Vi, jadi.. cowoknya si ana kan anggota tuh TNI. ya gue sempet nanya nanya sama dia." Cerita Lisa masih menggantung


"Anggota? Intel juga? terus lo nanya apa?" Vivi bertanya semakin penasaran.


"Iya cowoknya Intel juga. Gw tanya kalo cowoknya suka hilang ga ada kabar gak atau ga jelas gitu" Lanjut Lisa


"terus... apa kenapa Lis.. kenapa begitu?" Vivi semakin penasaran dibuat Lisa.


"sabar woy.. semangat banget" Lisa menggenggam tangan Vivi


"Lo ga usah khawatir, frand ga ninggalin kok,, dia ga ada kabar, karena dapet tugas! Lo tau kan Intel, nyamar coy.. " Jelas Lisa


"Bener? dia berarti lagi ada tugas penyamaran?" Vivi menekankan bahwa frand benar tidak meninggalkannya, Hanya sedang bertugas.


Lisa memberikan anggukan dan pelukan hangatnya pada Vivi.


"Udah sekarang Lo fokus aja sama sidang Lo ya, gw yakin frand juga ga mau gini, tapi ini udah kerjaan dia kan?" Ucap Lisa menyemangati vivi.

__ADS_1


"Iya Lis, makasih ya.. gw emang yakin, dia ga akan ninggalin gw kaya gini. Semoga dia ga kenapa Napa ya Lis, selalu dalam lindungan Tuhannya." Vivi memeluk Lisa erat pertanda sahabat selalu ada untuk kita.


__ADS_2