
Keesokan hari, di jam makan siang.
"Tumben pacar kamu belum telephone Vi" Tanya Mery menghabiskan suapan terakhirnya.
"he..heh.."guamam Vivi.
"Berantem?" Tanya Mery lagi
"Ya gitu kak.. lagi banyak pikiran kak sepertinya" Jawab Vivi netral.
"Sabar ya.. emang cowo kamu kerja dimana sih?" tanya Mery mencoba lebih Deket dan mengenal Vivi.
"Deket sini ko kak," Jawab Vivi yang mulai memikirkan frand Semarang itukah, sampai tidak menghubunginya dari pagi.
"Iya, maksudnya perusahaan apa?" tanyanya Mery lagi
"oh.. di....Polda kak.." jawab Vivi sambil melihat kanan kirinya takut ada yang mendengar.
"Oh...police.. udah lama pacarannya?" Tanyanya lagi
__ADS_1
"Baru kak. baru 9 bulan.." jawab Vivi
"Sebentar lagi dong brojol.. hahahahha" ledek Mery menggoda Vivi.
"Ka Mery gitu ih.. "Ucap Vivi dengan muka merahnya
"Lagian serius banget.. ! ledek.mery masih cekikikan.
"Kapan kapan aku kenalin ya kak.."kata Vivi sambil memainkan handphonenya
"Boleh dong.. ntar kapan kapan kita jalan ya.. " tawar ka Mery.
Sepulang kerja..
Tanpa Vivi ketahui frand berada di depan kantor Vivi, frand mengintai kegiatan Vivi. apakah Vivi ada yang mengantarnya.. segala rasa berkecamuk dalam hati frand.
Setelah dilihatnya banyak cowok cowok yang ingin mengantar Vivi pulang, namun di tolaknya. Frand pun berhati lega. Ternyata memang Vivi ga macam macam. Frand mengikuti Vivi dari belakang. Sudah sampai dirumah dengan aman dan selamat.
Namun, frand masih belum mau memulai menghubungi Vivi. Sementara Vivi ragu-ragu untuk memulai duluan.
__ADS_1
"Kamu jahat frand diemin aku kaya gini. Kenapa kita ga bisa bicara? Apa harus emosi, aku tuh gak ngapa ngapain!Telephone aku pliis.. pliiis.. gak kangen apa ya?" ucap Vivi mulai meneteskan air matanya.
dirumah frand
"Sayang, aku tuh lagi cemburu, sekarang kamu ga merhatiin aku. Kamu lebih banyak waktu ke kerjaan, harusnya kamu paham, kenapa kamu masa bodoh begini sih? ga nelephone ga w.a apa.aku udah ga penting ya yang? Ayo dong telephone aku.. bunyi... bunyi.. pliiis.." Ucap frand melihat foto Vivi dalam selularnya.
Hati penuh gengsi di antara keduanya membuat mereka hanya saling melihat foto pasangan masing masing. .Sampai mereka pun sama sama terlelap dalam rindu yang tertahan.
Hari ini adalah hari pertama tanpa frand tanpa Vivi, rasanya memang tak melengkapi. Karena sudah terbiasa satu sama lain, hari ini frand dan Vivi benar benar terasa hampa.
Frand yang terbangun dari tidurnya, karena bunyi notifikasi di handphone langsung buru buru membukanya. berharap dari Vivi ternyata bukan.
Sementara jam saat ini sudah menunjukan pukul 23.58. 2 menit lagi hari ini pun berlalu. dan benar saja Vivi sama sekali tidak menghubunginya.
Sama halnya dengan Vivi, alarm handphone Vivi berbunyi. karena memang belum.pernah di atur bunyinya.. Vivi langsung cepat cepat melihatnya. namun sayang, Vivi kecewa bukan frand, hanya motivasi kuota gratis dari provider yang Vivi gunakan.
Vivi ragu ingin menekan tombol nomor frand, Vivi juga berfikir kalau Frand mungkin juga sudah tidur dan ga mungkin dia telephone malam malam gini.
Malam ini frand dan Vivi sama sama tidak mau melepaskan gengsi mereka. padahal sama sama kangen satu sama lain.
__ADS_1