Peri Cintaku

Peri Cintaku
# 36 cemburu buta


__ADS_3

Malam ini, makan malam perusahaan, jadi siang ini vivi hanya minum jus saja dan sedikit camilan. Karena Mery siang ini makan siang dengan klien, jadi vivi memang istirahat di pantry.


(handphone Vivi berdering)


"Hai.."sapa Vivi sambil membuat teh hangat yang kebetulan cuaca sedang hujan siang ini.


"Sayangku, kamu udah makan siang?" tanya frand dari jauh.


"Oh aku tadi beli jus aja sama makan roti, nih sekarang malah lagi nge teh, kamu udah makan?" jawab dan tanya vivi kembali.


"Ko cuma roti sama jus.. nanti kamu sakit lho yang.." ucap frand memberikan perhatianny.


"Enggak, kamu udah makan siang?" tanya balik vivi pada frand


"Baru aja selsai, eh iy..."belum sempat meneruskan kata katanya di sela oleh vivi.


"yang, nanti malam aku ada acara makan malam sama orang orang kantor ya"


ucap vivi sekaligus minta izin.


"hah.. lho yang, aku mau ajak kamu makan sa temen temen aku lho" jelas frand terdengar dengan nada kecewa.


"oh..ya yang aku ga tau, gimana dong ya, acaranya penting soalnya" jelas Vivi jadi bimbang.

__ADS_1


"ya terus aku ga penting gitu? aku udah janji sama anak anak yang!" jelas frand.


"ya tapi ini permintaan bos aku. kamu ga bisa ganti hari yang?" Vivi mulai panik khawatir frand marah.


"Gak bisa lha. aku juga udah pesen tempat" tambah frand.


"tapi maaf yang, aku gak bisa kali ini, maaf ya?" ucap vivi terdengar lirih.


"Kamu tuh bukan mau makan kali ya, mau ketemu sama cowok yang nganterin kamu waktu itu pulang kan?" ucap frand curiga.


"Hah.. ya Allah yang.. enggak lah.. aku juga ga akrab sama dia..!" jelas vivi.


"Ok, kamu makan dimana? aku yang jemput pulangnya." tanya frand berinisiatif.


"kan, ga usah jemput, karena kamu mau pulang bareng dia lagi kan??" tanya frand


"Ya Allah.. enggak yang.. enggak.. " jawab Vivi berusaha meyakinkan.


(tuuut...tuuut... ) frand mematikan telephonenya.


"lho.. yang.. yang... hallo..." Vivi memastikan bahwa benar telephonenya terputus.


sementara di belakang sekat didalam ruangan pantry, ternyata ada Angga. Ya dia team leader divisi umum. Ya bener banget, yang pernah nganter Vivi pulang pas lembur.

__ADS_1


"ehm.. sorry sorry.." ucap Angga yang ga sengaja menjatuhkan sendok bekasnya membuat kopi.


"Hah.. kamu?" ucap vivi kaget, pasti Angga mendengar semua pembicaraannya.


"(Angga senyum) pacar kamu marah?" tanya Angga tanpa malu sambil duduk di ujung meja tempat gula dan kopi.


"(Vivi senyum simpul) kamu... pasti denger semuanya!" ucap vivi menunduk malu.


Angga dan vivi dalam situasi beku sesaat.


"Udah lama pacarannya?" tanya Angga tiba tiba mengagetkan vivi.


"ehm.. baru.. baru mau 1 tahun" jawab Vivi


"Hoo...cemburuan banget!" ucap Angga membuat vivi sedikit tidak suka.


"Kalo menurut saya wajar aja, kalao saya jadi dia juga pasti akan seperti itu!" jawab vivi ingin segera keluar dari pantry.


"Anak kecil banget!" tambah Angga memberhentikan langkah vivi.


"(membalikan badan ke arah angga?) tolong, jangan ikut campur urusan anak kecil ya pak Angga...!" ucap vivi menatap penuh ke arah angga, dan langsung meninggalkannya.


yuk masih lanjut ya de episode berikutnya, langsung aku up sekarang..

__ADS_1


__ADS_2