
Pulang dari wisuda, senyum manis dari wajah cantik dan imut Vivi selalu terpancar. hari hari sedih yang telah berlalu tidak akan datang kembali.
"pa... ma... nanti malam Vivi pergi ya sama frand.. " Pinta Vivi pada papa dan mamanya.
"Ulang tahun dirumah aja Vi.. mau kemana sih emang?" Tanya mama
"Ada deh ma... boleh ya pa.. ?" Punya Vivi kembali.
"Iya.. Jangan larut pulangnya.." papa Vivi memberikan izinnya
"Gak macem macem! kata mama memberi peringatan.
"Iya ma.. " ucap Vivi langsung naik ke kamarnya.
Vivi langsung menelphone frand
"Hallo sayang... " Sapa Vivi
"Hallo, kamu udah sampai rumah?" Tanya Frand.
"Udah nih, kamu belum pulang?" Tanya Vivi kembali
"Belum, nanti sore, abis itu sekalian aku jemput kamu ya?" Ucap frand sambil rapihkan meja kerjanya.
"Iya aku tunggu,, aku kangen!" Ungkap Vivi jujur dari dalam sanubari.
"Apalagi aku, yaudah kamu bersih bersih.. tunggu aku ya.." Balas frand
"Ok Boss.. love you" Vivi menutup telephone ya.
Entah harus berkata apalagi, mau marah tapi tak bisa, Vivi menumpahkan rasa syukurnya dengan memanjatkan doa pada Allah.
Beep..Beep pesan singkat Vivi berbunyi
"Selamat ya beb.. sarjana komunikasi nih" Lisa memberikan selamat pada sahabatnya.
Vivi langsung membalasnya..
"Thanks Lis.. Lis.. Frand sudah balik..dia datang ke wisuda" Tulis Vivi antusias
"Wah .. complete dong ya senengnya.. happy birthday ya beb.. bahagia terus buat Lo" Balas Lisa ikut bahagia.
"Makasih banyak my besstie.. youre the best" Balas Vivi langsung merebahkan dirinya di kasur empuknya.
waktu terus berjalan, hingga pukul 7 saat ini
"Assalammualaikum" Sapa frand dari balik pintu.
__ADS_1
"Wa'alaikum salam.. masuk masuk frand" Jawab papa Vivi
"Iya om..Sehat om..Tante?" Tanya Frand sambil mencium puncuk kedua tangan kedua orang vivi.
"Sehat sehat.. baru keliatan lagi ya ini" Tanya papa Vivi
"Iya om, kemarin ada penugasan soalnya." Jawab frand jujur.
Vivi yang sudah mengetahui frand sudah tiba, langsung segera berlari turun menemuinya.
"Hai.. yuk . "sapa dan aja Vivi pada frand
"Buru buru banget, baru juga sampe..."Kata papa
"Iya kan kata papa jangan pulang larut, nanti jadi makin larut nih kalau papa ajak ngobrol." jelas Vivi mengajak frand segera berangkat.
"Yaudah Om Tante, saya izin mau ajak Vivi makan ke luar.. pamit ya Om Tante.." pamit frand pada.kedua orang tua Vivi.
"Iya iya nak.. hati hati.." pesan papa pada frand dan Vivi
"Jangan malam malam ya" Tambah mama
Vivi memberikan kode ok pada papa dan mamanya. Akhirnya.. dia bisa berdua dengan sang kekasih hatinya.
Didalam mobil
"Sama.." Membalas pelukan frand
Frand mengambil kotak hadiah dari bangku belakang
"Selamat ulang tahun sayang aku.. mis you Miss you... " Ucap frand memberikan kecupan pada bibir Vivi
ni
"Makasih ya sayang.. apa ini..?" Tanya Vivi melihat kotak hadiah itu.
"Nanti aja kamu bukanya, sekarang kita jalan ya.." Ucap frand langsung melakukan mobilnya.
Frand mengajak Vivi makan malam bukan di tempat romantis, seperti biasa karena Vivi suka seafood, frand membawa Vivi ketempat pertama kali mereka kencan, seafood paling enak se kota Tangerang.
"Eeem...kita ngobrol dirumah kamu aja yuk?" Ajak frand.
"Ayuk.. banyak banget yang mau aku obroli ke kamu! " Ucap Vivi membuat frand bergedik
"kamu mau marahin aku ya?" Tanya Frand curiga.
"Marahin apa? Emang kamu nakal?" Tanya Vivi pura pura padahal memendam sejuta pertanyaan.
__ADS_1
Setelah makan malam, frand langsung mampir ke rumah Vivi, karena memang harus ada yang ia jelaskan.
Sesampainya dirumah Vivi..
"Papa mama sudah tidur?" Tanya Frand pada Vivi sembari membawa minuman hangat untuk frand.
"Udah..Minum nih.."jawab Vivi
"Sini sayang..kangen tau!" Pinta frand memeluk Vivi manja
"Apa sih.. " Kata Vivi malu malu memeluk frand, takut mama papanya bangun.
"Sekarang, kamu boleh tanya aku.." Frand menatap mata Vivi
"Ok.. yang pertama kamu kemana, kedua kenapa ga kasih kabar aku, ke tig..." cerocos Vivi terputus
"wait..wait... sabar bu... sabar.. banyak banget kayanya ya?" Frand membungkam mulut Vivi dengan memasukan coklat kesukaan Vivi.
"ya iyalah.. masa aku mau diam aja!" timpal Vivi bersemangat.
"Iya iya.. aku jelasin ya.." masih dengan menatap Vivi
Vivi mulai menyimak sang kekasih menjelaskan tentang semua yang terjadi beberapa bulan kebelakang.
"Ok, yang pertama, aku minta maaf karena ga kasih kabar ke kamu, aku ada... penugasan ok.. hari ini tugas aku selesai. " jelas frand
"Itu doang??" Tanya Vivi heran
"Ya.. emang apalagi? Kamu mau tanya apa?" jawab frand
"Telephone kamu kemana?" Tanya Vivi menggantungkan kedua tangannya di depan dada
"hey.. yang namanya tugas itu ga pakai alat komunikasi... nanti penyamaran aku ga berhasil tau! " Jelas frand kembali.
"Teruuuus.. penyamarannya berhasil?" Tanya Vivi menyepelekan.
"Ih.. ngeselin.. ya ini aku disini... kalau ga berhasil ya aku mati!" Jelas frand kali.membuat Vivi tersentak kaget mendengar kata mati
"Ko serem banget?" Tanya Vivi memelas
"Hey.. pacar kamu tu.polisi.. punya tugas dan kewajiban.. melindungi dan mengayomi" Timpal frand mencubit pipi Vivi.
"Melindungi dan mengayomi apa yang bisa sampai buat itu jadi mati?" Tanya Vivi serius dan takut
"Mati karena ga kuat nahan kangen aku!" Ucap frand mencium bibir Vivi. ungkap. rasa sayang dan rindu yang tak terbendung lagi. Betapa lamanya hari yang sudah dilalui.. bibir mungil Vivi masih terasa manis.
ciuman demi ciuman di berikan frand, Vivi tanpa ragu membalas ******* dari bibir frand,
__ADS_1
"Selamat ulang tahun sayang" Bisik frand disela ciuman panasnya, dan langsung kembali menciumi vivi yang semakin dalam. meluapkan rasa kangen yang selama ini terpendam. Vivi sangat beruntung hari ini di hari paling bahagianya.