Peri Cintaku

Peri Cintaku
#31 melepas rindu


__ADS_3

"Yaudah sih vi, sekali sekali lo ngalah, buang dulu ego masing masing." ucap lisa di ujung telephone.


"Ya.. dia gak mau dengerin gw lis.. baru kali ini liat dia segitu marahnya tau gak!" timpa Vivi yang sedang mencurahkan isi hatinya atas kejadian hari ini.


"Ya iyalah siapa yang gak marah coba, ngeliat ceweknya di anter cowo lain, naik motor pula, pastia dia ngebayangin Lo peluk pelukan lah sama tu cowo." Lisa terlihat membela frand.


"ko Lo belain dia sih lis, udah ah kesel gw jadinya!" ucap Vivi yang makin kesel.


"Hahahha.. yaudah sekarang kabaran frand sana.. besok baikan ya. .udah jangan bete bete lagi ya, udah ya gw mau tidur nih" Lisa tetap menyemangati sahabatnya.


"iya iya.. thanks lis. .you're the best.. muaaah" tambah Vivi mengakhir percakapan mereka.


Setelah dapat masukan dari Lisa, akhirnya Vivi memutuskan untuk menghubungi frand terlebih dulu.


"Yang . . udah sampai?" tulis Vivi pada aplikasi chatnya


5menit...


10menit...


"yang.. kamu udah tidur?" tanya Vivi kembali


15 menit...


20menit...


30 menit...


"baru sampe" balas frand singkat.


"oh.. syukurlah.. dari mana?" tanya Vivi yang mencoba mencari tau dari mana frand jam 22.00 baru sampai dirumah padahal dari rumah Vivi jam 20.00. sementara jarak rumah mereka hanya memerlukan waktu 15 menit saja.


"rumah Dhika" jawab frand yang terlihat masih marah kalau dilihat dari cara membalas pesannya.


"Oh.. yaudah selamat istirahat ya yang, besok sore tunggu aku dikantor kamu ya 😉. see you tomorrow..." tulis Vivi sekaligus meakhiri chat mereka.

__ADS_1


Siang hari dikantor dikantin. Seperti biasa Vivi dan Mery makan siang berdua.


"Eh iya, kamu udah baikan sama pacar kamu?" tanya Mery membuka pembicaraan pada saat makan siang.


"hmm rencananya sih sore ini kak, nanti aku pulang on time ya kak.. " jawab Vivi sekalian minta izin agar dirinya pulang tepat waktu dan berharap tidak ada lembur.


"Bagus deh.. iya.. santai aja say.. pulang aja on time.. gimana lembur kemarin?" tanya Mery lagi


"oh.. lancar kak.. rame ya anak anak umum.." jawab Vivi sambil mengingat kejadian lembur kemarin.


"Cowok cowok itu pada jahilin kamu gak?" tanya Mery sambil melirik anak divisi umum yang juga sedang makan siang teapt diseberang mereka.


"...(senyum)" Vivi hanya memberikan senyum manisnya saja.


pukul 17.00


"Ka.. aku duluan ya.. da...." pamit Vivi segera meninggalkan tempat kerjanya.


Karena jarak Sudirman - Semanggi tidak jauh, Vivi memutuskan naik ojek ke kantor frand.


"yang, aku udah di depan nih!" tulis Vivi untuk frand mengabari kalau dirinya sudah sampai.


Vivi yang sedang celingukan, kangen karena ada yang menepuk punggungnya dari belakang. Vivi pun menoleh dan kaget.


"Nyari siapa?" Tanya Dhika yang mengejutkannya dan membuat Vivi malu.


"hmmm.. nyari siapa lagi emangnya!" jawab Vivi ga ada ide.


"pake malu malu segala! dulu waktu pacaran sama aku, ko ga pernah kesini!" ucap frand membuat Vivi bingung ingin menjawab apa.


"Apa sih dhik.. frand ya kemana ya?" ucap Vivi langsung mengalihkan pembicaraannya.


"Berantem ya?" Tanya Dhika sambil mendekatkan wajahnya.


Belum sempat menjawab pertanyaan Dhika. Frand datang dari arah belakang mereka berdua, dan langsung menghardik Dhika.

__ADS_1


"Ye... sok tau ye... sana.. sana.." Celetuk frand sambil menarik kerah baju Dhika dan menggesernya agar jauh jauh dari Vivi.


"Ye.. kan Lo yang bilang kemarin malam bro.. awas ya bikin dia sedih, gusi siap nih ngambil lagi" Ucap Dhika dengan suara yang mulai menjauh.


frand dan Vivi saling adu tatap mendengar perkataan Dhika.


"Enak aja ambil ambil, emang kamu barang!" ucap frand langsung mengandeng Vivi mengajaknya untuk ke parkiran mobilnya.


"(Vivi tersenyum) horeee. .cemburu..." ucap Vivi sambil mencubit pipi frand.


"Ya wajarlah cemburu, kamu juga pasti kalau di posisi aku kaya gini. bahkan bisa.lebih ngambek!" ucap frand


Didalam mobil..


"Iya.. iya.. maaf ya yang .. buat kejadian kemarin maupun hari ini" ucap Vivi menunduk


"Kamu mau jelasin dari mana?" tanya frand.


"Hmm.. kemarin aku lembur, terus team leader yang bertugas jaga anak anak yang lembur, rumahnya juga di Tangerang. Jadi sekalian bareng. Tapi aku ga ada peluk peluk dia kok yang.." ucap Vivi berusaha menjelaskan sebaik mungkin.


"Bener.. itu motornya tinggi lho. ." jelas frand


"Bener yang.. padahal aku kira kamu bakal.jemput aku dikantor kemarin." aku Vivi mencoba menarik simpati frand.


"Tadinya gitu.. cuma aku mau kasih kamu kejutan aja dirumah, eh.. malah aku dikejutkan balik!" Jelas frand


"ih . ga bermaksud gitu... udah ya baikan ya yang..."Pinta Vivi menggenggam tangan frand.


Frand langsung mendekatkan wajahnya ke wajah Vivi.


"Iya sayang... jangan diulangi lagi ya?" Pinta frand.


"(sambil hormat) siap komandan!" tegas Vivi yang langsung disambar frand mencium bibirnya. Frand yang sudah lama menahan rindu yang kian menggebu tidak memberikan celah pada vivi untuk bernapas.


Vivi yang juga merasa sangat rindu, mulai membalas ******* ******* manis dari dalam bibir frand, Hangat terasa hangat lembut dan manis sekali.

__ADS_1


__ADS_2