Peri Cintaku

Peri Cintaku
#40 masalah keluarga vivi, lagi


__ADS_3

Frand yang sesekali melirik kearah vivi. Masih bingung, sebenarnya ada masalah apa sampai harus meninggalkan rumah malam hari ini.


Ya, kalian benar. Vivi meninggalkan rumahnya, Frand yang bingunv membawa vivi harus kemana, akhirnya dia mengikuti laju mobilnya.


Bukit Bintang...🌌


Frand memarkirkan mobilnya. Seraya meraih tubuh mungil Vivi. dipeluknya gadis yang ia sayangi.


Air mata vivi tumpah ruah. Tangan frand terus mengusap pucuk kepala Vivi, sesekali menyeka air mata di pipi Vivi.


"Berantem sama mama?" Tanya frand mencoba mencari tau.


" Vivi menganggukkan kepalanya"


"Aku dikira main main kerja. aku juga cape yang kerja jauh jauh dari pagi sampai rumah malam. aku dipikir pacaran terus!" cerita vivi masih sesegukan.


"Sabar ya yang... harus pergi dari rumah?" tanyanya kembali.


"dia yang minta aku pergi keluar dari rumah. ikutin aja maunya!" jawab Vivi membuka kaca jendela mobil.


"Sayang, sini..!" Ajak frand yang meraih tangan Vivi untuk keluar dari mobil.


Merekapun duduk di atas mesin mobil frand

__ADS_1


"Kamu belum pernah kesini kan?" tanya frand terus menggenggam tangan vivi


"belum... " Vivi melihat lihat sekitarnya. "Eh, disini banyak 🌟 liat yang . .banyak banget!" ucap vivi mulai mengeluarkan senyumnya.


"iya banyak. namanya juga bukit bintang. kita disini aja ya malam ini, bingung mau bawa kemana? kaya lagi bawa kabur anak orang tau gak!" ucap frand mencubit pipi vivi.


"Iiih... sakit, kan kamu emang lagi bawa kabur aku! Ssssstttt... ' ucap vivi takut ada orang yang mendengarnya bahwa ia sedang kabur.


Malam ini, frand sengaja ngajak Vivi ke bukit bintang di daerah puncak Bogor Jawa barat. Mereka tidur di dalam mobil, udara malam yang begitu sejuk dan dingin, membuat frand menatapi sang kekasih yang tengah terlelap.


"Kamu jangan kaya gini yang, kasian kamu, terlebih orang tua kamu!" ucap frand memberikan jaket frand untuk menyelimuti vivi.


Pagi harinya..


"Hoooaaam.. ku udah bangun aja.." jawab vivi sambil mengucek matanya, namun tetap sangat cantik.


"Ya Tuhan, makhluk ini imut banget baru bangun, jaga imanku ya tuhan!" ucap frand bercanda.


"Apaan sih... awas aja...!" ucap Vivi menutupi mukanya.


"Cari sarapan yu yang..laper..." ajak frand keluar dari mobil dan merenggangkan sendi sendinya.


"Ayo ayo... jagaoan aku udah kelaparan.. let's go..." ucap vivi menggandeng lengan frand.

__ADS_1


Bubur ayam serasa cocok lah di tengah suasana sejuk pagi hari ini. Di temani teh hangat, membuat badan juga menjadi hangat.


Frand akhirnya membawa vivi untuk membersihkan dirinya. Bingung harus gimana, kebetulan frand mempunya kenalan tukang vila. Iya, frand menyewa vila kecil untuk mereka berdua.


"Gak apa apa kan disini?" Tanya frand ragu


"Vivi melihat lihat sekitar vila" iya yang gak apa apa.. ini nyaman kok!" jawab vivi antusias masuk ke dalam vila.


Penampakan pagi hari



Dan, ini penampakan sore menjelang malam hari ya



"Bagus banget...mahal ya yang?" tanya vivi antusias melihat lihat setiap ruangannya.


"(frand tersenyum bangga karena membuat vivi sebahagia itu) enggak.. punya kenalan aku. Mandi mandi... bau tau gak!" ucap frand membuntuti vivi dari belakang.


**setelah Frand dan Vivi selesai membersihkan diri, mereka duduk di tepi kolam Gasibu dekat kolam renang.


Yuk lanjut... yang nunggu kapal berlayar**...

__ADS_1


__ADS_2