Peri Cintaku

Peri Cintaku
#21 Hadiah Ulang Tahun


__ADS_3

hai readers.. jumpa kembali ya 😉 mohon maaf atas lamanya update dari kisah peri cintaku. author sibuk ngajarin anak pjj. Doain ya biar kedepannya kisah ini lanjut dan semakin seru. Jangan lupa bantu like ya 😘


Setelah kepulangan frand, Vivi langsung membuka hadiah ulangtahunnya. Vivi tidak menyangka, frand memberikan dress pink yang begitu manis. sambil senyum senyum dan berkaca mencoba dress tersebut Vivi menelphone frand.


"Hallo sayang udah dirumah?" Tanya Vivi pada frand.


"Baru aja sampe, kenapa sayang? cepet banget udah kangen lagi ya?" Jawab frand


"Apa sih kamu, hey ini kamu beli dress bisa muat gini ! ko tau ya ukuran aku?" Vivi masih berkaca di kamarnya.


"Eits, aku.. muat kan.. seneng gak kamu?"


"Seneng sayang, makasih ya" Ucap Vivi merebahkan tubuhnya di kasur.


"Kamu bisa pakai nanti hari Minggu besok ya!" Tambah frand.


"Hah? Minggu besok? Mau kemana emang?" tanya Vivi heran.


"Makan siang bareng mama. Kita makan ke luar ya sayang."Jawab Frand mengagetkan Vivi


"Lho, tumben, mama ulang tahun?"Tanya Vivi masih bingung


"Enggak. Kita kan udah lama gak ketemu, jadi ya kita makan bareng aja, aku jemput pagi ya." Jelas frand

__ADS_1


Vivi masih bingung, sebenarnya ada apa frand mengundangnya makan dengan mamanya diluar.


Dan, 1 Minggu telah berlalu, tepat di hari Minggu pagi ini Vivi sudah bersiap. Karena mama papa Vivi tidak sedang dirumah, frand menunggu di depan rumah.


"Hai Tante, mau masuk dulu?" Sapa dan tawar Vivi pada mama frand.


"Hai Vi, sehat Vi? ga usah, kita langsung aja ya". Jawab mama frand.


"oh ok Tante, kabar aku sehat Tante, Tante gimana?" tanya Vivi balik


"Sehat Vi, udah lama ya ga main ke rumah"


"Iya Tante, nanti kapan kapan aku main lagi ya".


Tampak didepan mata Vivi, frand mengarahkan jalannya menuju sebuah gereja yang terkenal di wilayah kota T. Vivi mulai panik mencoba melirik frand dari kaca mobil.


"E..e...iya iya Tante.." Jawab Vivi masih bingung


"Maaf ya, kamu jadi ikut kesini. Sebentar ko sayang. Aku temenin kamu kok." Ucap frand menggengg tangan Vivi


"Iya...iya..gak apa apa. Kamu masuk aja, aku gak apa apa ko disini." Ucap Vivi


"Enggak ah sayang, kasian kamu sendiri."

__ADS_1


"Udah...masuk sana.. jangan tinggalin ibadah kamu. yah... " Ucap Vivi agar frand beribadah


"Ok. aku masuk ya.. Makasih ya sayang." Ucap frand mencium pipi Vivi.


Vivi melihat frand berjalan dengan.pasti menuju pintu masuk gereja. 15 menit sudah berlalu. Karena bosan, Vivi mencoba keluar dari mobil dan melihat sekitar. Terlihatlah sang kekasih dari balik jendela gereja.


Sambil tersenyum Vivi melihat khusuknya frand beribadah. Tanpa disadari, air mata Vivi sedikit membasahi pipinya.


"Ya Allah.. salahkah aku mencintai ciptaanmu itu?" Ucap Vivi dalam hatinya.


Akhirnya ibadah Minggu pagi frand selesai. Mama dan juga frand sudah tiba di mobil.


"Lama ya Vi?" Tanya mama frand


"Gak apa apa ko Tante.. namanya juga beribadah.." ucap Vivi sambil memberikan senyum terbaiknya.


"Tuh ma, pacar paling pengertian namanya ini, yang bakal ngurusin anak mama nantinya ini." Ucap frand membuat Vivi tersenyum merekah bagaikan bunga.


"Halah, repot ngurusin dia mah Vi!" Ejek mama frand.


Tak lama, mama frand Vivi dan juga frand sudah sampai di sebuah restaurant. Ternyata disana sudah menunggu kak Siska.


"Lho, rame ada kak Siska juga" ucapku

__ADS_1


"Iya sayang, yuk.." Ajak frand sambil menggandeng tangan Vivi.


Vivi sangat senang melihat kebahagiaan keluarga frand. ternyata dia diterima dengan hangat di keluarganya. Namun Vivi kembali mengingat frand yang sedang beribadah di gereja. Dan, Vivi mulai berfikir akan perbedaan Iman dengan sang kekasih.


__ADS_2