Peri Cintaku

Peri Cintaku
Bab 49


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Kini di ruang tamu duduklah bu' Siska dengan Ela juga dan Elang, sedangkan Rina sudah masuk setelah sebentar bertemu dengan Elang karena si kecil Alif rewel ingin tidur.


''Assalamualaikum.''


''Wa'alaikumsalam.''


''Eh ada tamu rupanya.'' kata pak Imam yang baru saja masuk ke dalam rumah.


''Kok bisa pulangnya barengan?'' tanya bu'Siska.


''Kebetulan bu'.'' jawab pak Imam.


''Ayuk kamu mana El?'' tanya Irvan yang tak melihat keberadaan istrinya di sana.


''Ayuk ada di kamar sama Alif juga Ais bang.'' jawab Ela.


''Bang, pak kenalin ini Elang dan Elang ini pak Imam dan juga abang Irvan.'' perkenal Ela.


''Loh bukannya anda itu tamu di universitas untuk fakultas bisnis?'' tanya Irvan melihat ke arah Elang.


''Benar.'' jawab Elang dengan penuh wibawa.


''Jadi anda ini temannya Ela dari kota?'' tanya Irvan.

__ADS_1


''Iya tuan.'' jawab Elang.


''Jangan panggil tuan, panggil saja saya Irvan atau abang seperti Ela...anda yang lebih pantas di panggil dengan sebutan tuan karena anda adalah salah satu pengusaha ternama tuan Elang Nugraha.'' kata Irvan.


''Anda terlalu berlebihan tuan.'' kata Elang.


Mereka mengobrol banyak hingga tak terasa hubungan mereka cepat sekali akrab.


🌟


''Siapa dia El, ganteng loh...'' goda Rina saat Elang sudah pulang dan kebetulan mereka sedang mencuci piring bersama seusai makan malam.


''Huft dia Elang yuk.'' jawab Ela.


''Kita juga tau kalau namanya Elang El.'' sahut Irvan yang tiba-tiba ikut nimbrung pembicaraan kedua wanita itu. ''Abang, bikin kaget tau gak.'' protes Ela karena baru sadar jika ada orang lain di sana.


''Dia pria yang aku maksud yuk, bang.'' jawab Ela. ''Elang...dia mantan kekasih aku yang terpaksa putus karena perbedaan keyakinan kami dulu.'' sambungnya.


''Gimana kok kalian bisa ketemu? fakultas kamu sama fakultas bisniskan gedungnya gak berdampingan.'' kata Irvan.


''Aku gak sengaja ketemu sama dia di ruangan pak Yuda waktu mau nyerahin bahan skripsi.'' jawab Ela. ''Gak taunya dia dan pak Yuda itu sahabat dari jaman sekolah menengah atas.'' imbuhnya.


''Jodoh tu...'' ledek Rina.


''Apaan sih yuk.'' kata Ela dengan malu-malu.

__ADS_1


''Jadi gimana? sekarangkan kalian sudah satu imam.'' kata Irvan yang sudah mendudukkan tubuhnya di kursi.


''Gak taulah bang.'' sahut Ela.


''Kok gak tau? apa dia sudah punya yang lain?'' tanya Rina.


''Katanya enggak yuk, dia minta aku untuk ikut ke kota J.'' jawab Ela.


Ela pun menceritakan jika selama ini Elang dan keluarganya mencari keberadaan dirinya.


''Terus bagaimana? apa kamu mau ikut sama dia?'' tanya Rina lagi.


''Entahlah yuk, aku masih bingung.'' sahut Ela.


''Sholat istikharah El, minta petunjuk sama Allah...karena hanya Beliau yang tau apa yang terbaik untuk umatnya.'' nasehat Irvan.


''Iya bang.'' jawab Ela.


''Sudah malam...sana tidur.'' kata Irvan yang langsung beranjak dari duduknya dan mengajak sang istri untuk ke kamar mereka.


Sedangkan di tempat lain, lebih tepatnya di sebuah hotel Elang sudah memberi tahu kepada keluarganya jika dirinya bertemu dengan Ela.


Keluarganya meminta dirinya untuk membujuk Ela agar mau berkunjung ke sana, mereka benar-benar sangat merindukan gadis itu.


Bagaimana pun mereka sudah menganggap Ela seperti keluarga sendiri terlepas apapun hubungan Ela dengan Elang saat ini.

__ADS_1


Sebenarnya Elang tak ada niat untuk menginap di sana, dirinya dan Aldi akan langsung pulang ketika seminar selesai dan sedikit bercengkrama dengan Yuda...namun semua itu berubah ketika Elang bertemu dengan Ela.


__ADS_2