
2 mingu telah berlalu. Pulang kuliah seperti biasa vivi sudah didalam kamarnya.. tiba tiba notif whats app berbunyi
ting ting...
"Hai.. lagi apa? -dhika
dengan kagetnya vivi bangun dari tempat tidurnya. Bingung kenapa dhika bisa tau nomornya dan pastilha vivi juga tau dari mana dia mendapatkannya.
"kenapa? tau dari mana nomor aku?" balas vivi kesal
"Dari frand... sakit tuh dia!" pancing dhika
vivi kaget membaca pesan itu
"masa?? sakit apa?? bisa sakit juga itu orang?" balas vivi menggebu gebu
"Hahaha.. khawatir banget kayanya.. :(". ledek dhika
karena vivi merasa kesal dan ragu langsung saja vivi telephone frand
tuuut... tuuuut... tuuuut...
"ya..." jawab frand lemas
"lagi dimana nih...?" tanya vivi memastikan suara frand yang memang sakit
"lagi tiduran... " jawab frand tanpa di sengaja terdengar suara suster jafa berbicara dengan seseorang
__ADS_1
"baik bu nanti kalau ada apa apa tingal di pencet aja tombolnya ya" ucap suster itu
"iya sus terimakasih" mama frand bersuara dari kejauahan
vivi yang mendengarnya sontak jantungnya berdegub kencang.. entah kenapa
"lho kamu di rumah sakit???" tanya vivi mengencanglan suaranya
"heheh cuman istirahat aja kok" jawab frand sambil terkekeh
"dimana rumah sakit apa kamar apa?" tanyanya langsung pengen cepet cepet liat frand
"di rs polri.. kamar melati.. " jawab frand yang belum sempat menjelaskan sudah ditutup telephone nya oleh vivi.
vivi mengecek uang mingguan dari mamanya. cukup ga ya buat beli jus atau buah.. dengan yakin vivi segera berangakat untuk melihat frand
"Mau kemana vi udah mau maghrib?"tanya mama vivi
kebetulan deket rumah ada minimarket. vivi langsung beli jus jambu dan buah lainnya.
sesampainya dirumah sakit. vivi ragu untuk meneruskan langkahnya.
"kenapa sampai sejauh ini gua ya... salah enggak ya..." ucap vivi meyakinkan hatinya.
sementara di dalam ruang rawat inap, frand mamanya dan taraaaaaa... ada satu sosok perempuan berambut pendek. perempuan itu seorang polwan.
frand yang males malesan karena sosok polwan itu bersikap acuh tak acuh
__ADS_1
"Ngapain sih kesini... pulang pulang..."ucap frand pada polwan itu cemberut sambil ngeliatin mamanya.
"iih aku kan mau jenguk kamu... gpp ya tante.." saut polwan itu.
mama frand hanya tersenyum saja mendengarnya. dan karena polwan tersebut dapat penolakan akhirnya ia memutuskan pulang. Dan, karena vivi buru buru takung jam berkunjung pasien habis, tidak sengaja vivi menabrak.polwan itu.
"maaf maaf.. maaf ya" ucap vivi meminta maaf
"iya iya gak apa apa" jawab polwan itu meneruskan perjalana pulangnya.
"misi.... " vivi membuka pintu dan ya akhirnya ia mendapati sosok frand yang terbaring dengan infus di tangannya.
frand kaget dan senang bukan kepalang
"Masuk vi.. nih ni.. kenalin... ni nyokap vi..." ucap frand mendekatkan mamanya pada vivi yang baru datang.
"Hallo tante... vivi..." ucap vivi memperkenalkan dirinya dan mencium tangan mama frand.
"oh iya... temen dimana?" tanya mama frand menyambut hangat vivi
"temen smp tante... baru ketemu lagi.."jawab vivi duduk di sebelah frand
"sampe juga... kirain kesasar" ejek frand
"yeee sampe lha emang aku anak kecil ga tau jalan... ini gimana ceritanya bisa gini nih..." vivi menunjuk infusan di tangan frand.
"kebanyakn main, makannya susah vi" jawab mama frand membereskan bawaan yang vivi bawa
__ADS_1
"hadeh... susah ya tante udah gede gini tapi masih kaya anak kecil.. makan aja susah.. kamu tuh harusnya mikir dong banyak diluar sana yang ga bisa makan, kamu malah seneng ga makan..." gumama vivi motongin buah pear buat frand.
frand yang senyum senyum ngeliatin dua perempuan bawel yang imut didepannya..yaitu mamanya dan vivi..