Perjalanan ku Untuk Bertemu Dengan mu

Perjalanan ku Untuk Bertemu Dengan mu
hari pertama kerja


__ADS_3

...' *Aku suka dengan wangi parfum mu, boleh kah aku melihat wajahmu? '...


Deena membuka topeng yang di pakai oleh si pria itu.


...'wajah mu adalah tipeku, aku ingin sekali mencium bibir mu*. boleh kah aku melakukan nya? '.....


pria itu terdiam ketika Deena mendekatkan wajahnya, tiba tiba ada seorang perempuan datang menghampiri Deena dan si pria. mungkin saja itu adalah kekasih pria ini.


'mas!!!. aku kecewa sama kamu!. aku ga nyangka akan di khianati seperti ini!. aku membencimu'.


"Haaaaah!!. astga,mimpi macam apa itu?..


Deena terbangun dengan tubuh yang penuh keringat disekujur tubuhnya, mimpi yang tadi terasa aneh namun menegangkan. didalam mimpi itu dia sedang bersama seorang pria di balik tirai di sebuah pesta. dia hampir mencium pria yang bahkan wajahnya hampir tak dia ingat di mimpinya, kemudian ada seorang perempuan yang datang menghampiri mereka berdua, terlihat perempuan tersebut seperti kekasih dari pria yang sedang bersamanya. di dalam mimpi itu, perempuan tersebut terlihat menatap Deena dengan sangat marah, mata nya berkaca kaca. mungkin dia mengira kekasihnya telah mengkhianati nya namun tidak seperti itu.


"mimpi yang aneh namun terasa familiar. tapi kan aku ga pernah ambil cowok orang apalagi berantem sama cewek lain gara gara cowok!".. gumam Deena


" ya ampun firasat ku tiba tiba buruk banget, mana hari ini adalah hari pertama aku masuk kerja ㅠㅠ"


Deena membuang napas nya dengan kasar kemudian turun dari kasurnya menuju jendela.


dia membuka jendela kamarnya dan menghirup udara pagi yang belum tercemar oleh polusi , dia mencoba membuat hatinya lebih tenang dengan melihat hal positif di sekitarnya, seperti matahari yang baru terbit dan menyinari wajahnya.


"inilah yang aku butuhkan".. ucap Deena dengan senyuman indahnya.


...----------------...


"selamat pagi ayah, ibu".. cuup, cuup. Deena mencium pipi Kedua orang tuanya


" Cantiknya anak ibu. pagi pagi udah rapi aja". sanjung sang ibu


"iya dong hari kan hari pertama aku kerja, jadi aku mau membuat kesan yang baik ke rekan dan juga bos ku di kantor".


" kamu udah tau akan di tugaskan dengan siapa?".tanya sang Ayah


"belum sih. waktu itu ada dua direktur yang lagi butuh asisten, makanya mereka memutuskan akan memberitahu ku hari ini siapa yang akan menjadi bos ku".. jawab Deena


" semoga saja kamu bertemu dengan bos yang baik".. lanjut ayahnya lagi


"Amiin".. sahut Moana dan Deena


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sementara itu di kediaman keluarga Adam, terlihat dia sarapan sendirian dan nampak sedang melakukan video call di atas mejanya. nampaknya dia hari ini menikmati sarapan nya dengan bervideo call dengan keluarga nya yang sedang berada di amerika. sesekali Adam tersenyum tipis sembari bertukar cerita dengan keluarganya tersebut.

__ADS_1


"Dam.. mama pesan sama kamu, jangan terlalu ngasih Deena kerjaan yang aneh aneh. apalagi ini pengalaman pertama dia sebagai seorang asisten dari seorang kepala direktur. kalo dia salah jangan di marahi, ajari dia dengan sabar"...


" mah dia bukan anak kecil, tidak perlu sampai seperti itu padanya. dia juga bukan anak TK yang harus Adam ajari dengan lemah lembut. dunia bisnis ini keras mah semua harus responsif dan Pleksible".. ucap Adam


"yang kamu katakan semuanya benar nak, tapi tidak ada salahnya di awal kamu perlakukan dia dengan penuh kesabaran. jika nanti dia terus mengulang kesalahan yang sama, baru kamu bisa memarihnya sesuai jabatan mu sebagai atasannys".. kata sang papa


Adam hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan raut wajah sedikit jengkel.


"kalian terlalu terpesona dengan wanita itu sehingga kalian memperlakukan dia seolah olah dia akan menjadi ratu di rumah kalian"..


" kenapa ucapanmu seperti itu?!!" tegas papanya


"tidak apa apa pah.. Adam sudah selesai sarapan. Adam berangkat kerja dulu... bye bye mah, pah. have a nice day. love you"..


setelah pamit, Adam memasang jasnya dan segera berangkat ke kantor.


di depan mobilnya terlihat Eki sang supir & Ulan asisten Adam yang sebelumnya sudah menunggu dia dan siap berangkat ke kantor bersama.


"selamat pagi pak!"


"hmm" angguk Adam ke arah Ulan


di dalam mobil


"sudah tuan, segera saya akan berikan ke asisten baru anda setelah sampai di kantor".


" oke, thanks ". ucap Adam


" oh ya pak, soal pak Lucas, saat ini tidak ada yang mencurigakan dengan nya"... lanjut Ulan


"itu karna dia tau kita sedang memantaunya. jangan lengah!. kali ini aku tidak ingin kehilangan apapun lagi karna dia".. wajah Adam tiba tiba merah padam ketika menyebut nama Lucas.


sebenarnya siapa Lucas ini? kenapa sampai membuat Adam terlihat tak nyaman ketika menyebut nama orang itu?.


......................


Di kantor, Deena sudah terlebih dahulu sampai 10 menit dari Adam. beruntung sampai disana Deena bertanya dengan orang yang tepat sehingga ia bisa langsung di bawa ke depan ruangan dari calon bosnya itu. tak lama setelah menunggu akhirnya dia melihat sosok pria berjas hitam datang dengan kharisma yang mencolok du antara orang orang yang sedang berjalan di belakangnya. pria tersebut yang tak lain adalah Adam. tampak sedikit kecewa melihat suasana yang tadi seperti bak adegan dalam drama namun segera tersadarkan oleh realita ketika Deena melihat wajah Adam. dia memalingkan wajah dan berdiri depan kantor bosnya dengan tatapan lurus ke tembok agar tak melihat Adam.


namun dia tau Adam datang menghampiri nya setelah melihatnya dan dia menunduk untuk menyapa sang anak pemilik dari perusahan tersebut.


"selamat pagi pak!" salam Deena untuk bos nya itu


"Lan, apa yang di lakukan perempuan ini di perusahaan ku?" tanya Adam ke Ulan

__ADS_1


'what??!'... batin Deena


"dia sekarang akan menjadi asisten tuan menggantikan saya disini" jawab ulan


mendengar hal itu Deena tersenyum dengan paksa ke arah Adam.


"ahh jadi saya adalah asisten bapak?. perkenalkan nama saya Deena Aulia, mulai hari ini saya yang akan menjadi asisten kedua Bapak. sama seperti bapak ini juga baru pertama kali saya mengetahui siapa yang akan menjadi atasan saya secara langsung"..


Adam dengan wajah datarnya masuk ke ruangan nya tersebut dan di ikuti oleh kedua asisten nya.


"Duduk". ucap Adam


Deena kemudian duduk dengan angkuh di sopa yang ada di dalam ruangan tersebut, sementara Ulan hanya berdiri di samping sopa yang di duduki oleh Adam.


" Ulan! kenapa dia baru mengetahui bahwa dia akan menjadi asisten saya? ", tanya Adam dengan mata yang terus menatap Deena


'astaga tuan, anda mulai lagi'.. gumam Ulan di dalam hatinya.


" maaf tuan Ketika keputusan bahwa akan ada asisten baru untuk anda, saat itu saya sedang dinas ke luar negeri waktu mengerjakan proyek besar di paris menggantikan anda. jadi saya sedikit teledor kali ini karna lupa memberitahu nona Deena tentang masalah ini. saya harap tuan dan nona bisa memaafkan kecerobohan saya kali ini".. jawab Ulan


"baiklah untuk kali ini saya maafkan! tapi tidak untuk lain kali"..


" baik tuan. kalo begitu saya izin permisi dulu karna harus rapat sebentar"..


Ulan meninggalkan ruang kantor Adam dan yamg tersisa hanya dia dan Deena saja disana.


"kamu udah denger kan tadi!... Baik selanjutnya, meja kerja kamu ada di depan ruangan saya. untuk selebihnya jika ada yang ingin kamu tanyakan, silahkan hubungi Ulan."


"baik pak!"


"ah... tolong ganti parfum mu, aku tidak suka itu terlalu menyengat..." ucap Adam


"apakah bos juga mengomentari bau parfum pegawainya?" gumam Deena dalam hati


"oh ya satu hal lagi. karna kamu adalah asisten saya sekarang, tolong belikan saya kopi di cafe depan gedung perusahaan, saya pesen yang ekspreso dengan gula sedikit saja, dengan suhu air yang tidak kurang atau lebih 95 derajat celcius. sama roti isi daging tanpa mentimun.."


"haah, apa asisten seorang CEO juga harus memenuhi hal hal yang seperti ini?".. tanya Deena


" tentu saja!!.. buruan!! saya beri kamu waktu 20 menit"..


Dengan perasaan yang jengkel Deena berlari keluar untuk segera membelikan kopi dan makanan untuk bosnya.


di dalam lift..

__ADS_1


"pantesan aja perasaan aku ga enak. aku juga mimpi aneh. ternyata kehidupan ku di kantor ini akan sangat menyedihkan"


__ADS_2