
*tok tok tok
"pak ini pesanan anda. sedikit terlambat karna tadi harus ngantri"...
Deena celingak celinguk mencari Adam namun dia tidak ada di ruangan nya.
"kemana dia?".. ucap Deena
" Nona!. anda mencari tuan muda?"... ucap Ulan yang tiba tiba masuk ke ruangan Adam.
"iya kemana dia?"..
" Tuan sedang ada meeting penting di luar tapi dia tak ingin di ikuti"..
"sialan!! dia pasti sengaja nyuruh aku beliin dia ini terus ngasih waktu limit biar aku lari lari kayak orang bodoh pada hari pertama kerja!. awas aja kamu!"..
" hooh begitu rupanya. kalo gitu pesanan nya tadi saya taruh di atas meja aja ya!".
"iya".. jawab singkat Ulan
"oh ya Nona, tuan memberikan saya tugas hari ini untuk membantu anda mempelajari tentang pekerjaan anda sebagai asisten nya". lanjut Ulan
" haa iya.. hmm anda bisa memanggil saya Deena saja. saya tak nyaman di panggil nona".
"ah saya minta maaf. ini karna saya merasa anda akan menjadi nona saya suatu hari nanti!".
" ah maksudnya".
"maksud saya, saya tidak bisa memanggil anda dengan sebutan nama. anda harus terbiasa mendengar saya memanggil anda nona seperti saya memanggil Pak CEO dengan nama panggilan tuan muda"..
" tapi aku ga nyaman dengernya mbaq".
"terus kalo saya panggil anda siapa?". tanya Deena
__ADS_1
" panggil saja saya sekertaris Ulan, karna hari ini daya sudah resmi jadi sekertaris di bagian departemen keuangan"..
"ah jadi itu sebabnya pak Ceo menjadikan saya asisten karna jabatan anda sudah naik? ".
" yah begitulah. baik kalo gitu sudah selesai ngobrolnya, saya akan memberitahu apa saja tugas anda hari ini"..
Begitulah hari itu berakhir, hari pertama Deena yang begitu sibuk di kantor. dia mempelajari setumpukan berkas dan catatan penting tentang bosnya. mulai dari kebiasaannya, apa yang di sukai dan tidak di sukainya, jam berapa dia keluar dari kantor dan lain sebagainya.
...----------------...
Di malam hari Deena berbaring di atas kasurnya sembari memijit tengkuk lehernya yang pegal karna membaca begitu banyak berkas di kantor tadi. dia merasa kan betapa sulitnya mencari pekerjaan dan hari ini adalah hari yang berat untuknya.
"ternyata cari uang itu ga mudah ya!. pantas aja ayah ga mau ninggalin semua usaha yang udah susah susah dia bangun hanya untuk hidup sederhana di pulau. untung juga aku ga boros selama ini."...
*Drrt Drrt Drrt , ponsel Deena berdering, ada panggilan video masuk dari kedua sahabatnya.
" Haiii Dee!! " sapa Karina dan Gisele
" Gimana hari ini? hari pertama kerja kamu menyenangkan atau sebaliknya?.. Tanya Gisele
"berat. mungkin ini karna hari pertama aku baru ngerasain yang namanya cari uang kali ya, makanya sedikit berat"..
" ya ampun lesu banget muka nya.. uuu cayang sini mama peyuk".. ucap Karina
"apaan sih!!."
"oh ya tadi pagi katanya mau cerita sesuatu ke kita. mau cerita apa? " lanjut Karina
"oh ya.... guys aku hari ini mimpi aneh.. mungkin ini biasa aja bagi kalian tapi aku ngerasa mimpi ini familiar banget loh."
" ya apa makanya?, jangan bikin penasaran deh!".. timpal Gisele
"aku mimpi ada di sebuah pesta topeng, terus aku keluar gitu ke outdoornya. disana aku ketemu sama seseorang yang memakai topeng, yang lagi berdiri di balik tirai pembatas outdoor dan indoornya gitu. terus aku samperin si cowo itu karna ngelihat dia kayak nunggu seseorang. cerita nya kayak aku penasaran lah sama sesosok cowok ini. teruss hmm"..
__ADS_1
" terus apa?!!" teriak Gisele dan Karina di seberang sana
"ini agak vulgar sih. aku ajak dia ngobrol terus masa aku mau nyium dia karna lihat wajah dia di balik topeng itu menawan banget!!".
" wahh!! terus terus".. ucap Gisele.
"tapi ga sampe ciuman, cuma aku nawarin diri aja buat ciuman sama dia. ceweknya keburu dateng terus ngira aku selingkuhan cowoknya itu. dia kelihatan banget benci sama aku"
"jadi ini mimpi yang kamu anggep familiar?".. tanya Karina
" iya. tapi seinget aku, dalam hidup ini aku ga pernah berantem sama orang karna rebutan cowo apalagi ngambil cowo orang!"..
"terus yang bikin aku penasaran nih. kamu inget kan wajah cowok dan cewek yang ada di mimpi kamu?".. sambung Gisele
" nah itu masalahnya!! wajah si cowok sejak awal kelihatan samar banget sampe sampe aku ga bisa inget. kalo si cewek aku cuma inget karna ngerasain dia natap aku kayak marah banget sampe bikin aku takut tapi sebenarnya aku ga lihat wajahnya dengan jelas"..
"adooo cape deh sama ni orang satu!!".. gerutu Gisele
" ngomong ngomong soal pesta, aku jadi inget cerita kamu dulu waktu dijebak temen sekelas mu itu Dee"... Ucap Karina
"ah.. aku juga ga akan bisa lupa meskipun aku menolak untuk ingat. tapi syukurlah aku ga ingat sebagian besar yang terjadi di pesta itu. jika tidak aku mungkin akan mencabik cabik ****** itu sampe tidak tersisa kulit di dagingnya. "..
" eh kalian ini ngapain sih ungkit ungkit masa lalu!.. bikin aku bad mood aja".. celetuk Gisele
"hmm maaf ya Dee, aku kelepasan bahas itu!".. sambung Karina.
" its oke!! ".. jawab Deena dengan santai
malam semakin larut, pembicaraan mereka terus berlanjut dengan topik yang berbeda beda. mereka berbicara sampai tam terasa sudah lebih dari jam 12 malam. begitulah perempuan jika bersama dengan teman teman nya, tidak akan ada habisnya topik pembicaraan mereka jika tidak ada dari salah satu mereka yang mengakhirinya.
...****************...
Setiap hari terus berjalan, Deena bekerja seolah olah dia bekerja dengan manusia robot yang tak mengenal kata lelah dan istirahat. setiap hari dia membelikan sarapan untuk bos nya di kantor, setelah itu menyiapkan berkas untuk rapat, pergi mengambil pesanan bosnya, atau bahkan menemani bosnya meeting di luar. meski sering satu mobil Deena dan Adam tak banyak bertegur sapa, mereka hanya membicarakan pekerjaan saja seperlunya. Eki sang sopir Adam juga ikut merasa kaku dengan suasana yang begitu kikuk ketika Deena dan Adam didalam mobil yang sama. atmosfer yang berbeda sekali dibandingkan saat Ulan dulu masih menjadi asisten nya, meskipun tidak banyak pembicaraan setidaknya suasana nya tidak secanggung saat ini.
__ADS_1