Perjalanan ku Untuk Bertemu Dengan mu

Perjalanan ku Untuk Bertemu Dengan mu
tawaran


__ADS_3

Karna sudah terlalu larut, Adam mengantar Deena pulang kerumahnya, ini menjadi kesempatan Adam untuk membicarakan hal yang sudah lama ia ingin bicarakan dengan Deena. tapi karna Deena seperti membatas kan dirinya dengan Adam, ia jadi sedikit sulit memulai percakapan, apalagi kedua orang ini punya sifat tsundere.


khemzz... Suara nya terasa menghilang ditengah tengah kesunyian itu.


"apa tenggorokan anda sakit?".. tanya Deena saat itu.


" tidak!!".. jawab Adam dengan singkat.


"hmmm. ada yang ingin saya bicarakan dengan mu." kata Adam sambil menatap kedepan karna sedang menyetir.


"apa?" Deena menjawab nya dengan dingin, ia semakin merasa gugup.


"kenapa aku semakin sering gugup memulai percakapan dengan nya?".. pikir Adam saat itu.


" sebenarnya ini sudah lama terpikirkan tapi baru sekarang bisa dibicarakan "... nada bicaranya sedikit terbata bata mengelurkan ucapannya.


" iya, apa makanya?".. tegas Deena dengan ekspresi yang biasa saja namun hatinya cukup penasaran.


"kamu kan sekarang tidak tinggal ditempat mu yang dulu, apalagi sekarang semuanya kamu sendiri yang mengerjakan pekerjaan rumah. jika berkenan, mau kah kamu tinggal bersama dengan kami? Mama dan papa sebenarnya sangat mengkhawatirkan keadaanmu dengan ibumu. jadi beliau ingin kamu tinggal bersama dengan kita sejak beberapa waktu lalu. tapi melihat keadaan ibumu jadi sulit sekali membicarakan hal ini denganmu secara langsung!!".... Adam sangat serius melihat ekspresi Deena di kaca mobil itu. terlihat Deena sedikit melamun dan terdiam. ia juga menerka nerka jawaban yang akan Deena berikan disana.


"apa yang membuat mu diam?"... tanya Adam untuk memastikan perasaan Deena saat itu.


" tidak ada.. hmmmmm saya akan memikirkan tawaran kalian. terima kasih karna sudah memperhatikan saya dan juga ibu".. Deena menunjukan senyum paksanya terhadap Adam yang tulus ingin membantunya saat itu.


"masuk ke kandang musuh untuk tinggal?. kenapa keinginan keluarga ini dengan Mr. M begitu mirip. kenapa skenario nya mulus sekali? apakah aku sedang di permainkan oleh mereka. apakah Mr. M itu adalah salah satu dari keluarga Jerome?"..


kali ini sepertinya Deena harus mengambil langkah yang hati hati sekali, mengingat ia sekarang sedang dalam misi mencari sebuah kebenaran tentang kematian ayahnya.


Begitu sampai Deena segera turun dari mobil, ia tak mengizikan Adam mendahuluinya untuk membukakan pintu mobil seperti yang ia lakukan terakhir kali.

__ADS_1


"tunggu!!".. panggil Adam yang melihat Deena bergegas masuk kerumahnya.


" ah maaf. saya bukan bermaksud tidak sopan hanya saja says kebelet ingin ke wc"... kata Deena yang berbohong, tapi sebenarnya ia memang bergegas masuk karna ingin melihat ponselnya yang di retas oleh Mr. M itu.


"tidak apa apa. saya hanya menghentikan mu karna ingin mengatakan lagi, sebaiknya kau memberikan jawaban mu secepatnya, biar orang tua ku merasa tenang melihatmu aman di sekitar mereka."... Adam perlahan lahan mulai menunjukan ketulusan nya untuk Deena. mulai dari sikapnya maupun cara bicaranya.


"baiklah. beri saya waktu 3 hari. kalo begitu selamat malam. hati hati dijalan.".. Deena tersenyum dan kemudian masuk ke dalam rumahnya. Adam membalas nya dengan senyuman dan sedikit melambaikan tangan namun Deena sudah buru buru masuk kedalam.


.


.


.


" aku harus memastikan bahwa orang ini bukan dari keluarga Jerome!!!!!"... Kata Deena sambil mendekap ponselnya itu.


tak lama ia menunggu, ponsel itu berbunyi sesuai dengan janji dari Mr. M yang akan menghubunginya di jam 11 malam tepat.


" bagaimana, apakah kau sudah punya rencana untuk bisa segera masuk ke keluarga itu?! jika tidak maka kau harus mengikuti rencanaku yang sudah aku siapkan untukmu"... kata Mr. M


Deena berusaha keras menganalisis suara yang di samarkan itu, tapi sia sia ia tak bisa mengenali suara itu karna memang suara aslinya sedikitpun tak terdengar.


"apa rencanamu?".. tanya Deena


" kau harus bisa mendapatkan hati dari anak sulungnya, jika ia sudah jatuh cinta dengan mu maka sangat mudah bagimu keluar masuk kerumah itu. buat ia percaya padamu dan bertekuk lutut, lalu setelah kau mengetahui semua kebenarannya, hancurkan Jerome lewat anaknya."..


"bagaimana jika ternyata Jerome tak ada hubungan nya dengan kematian ayahku!!"... tanya Deena lagi.


" jika kau membawa bukti ia tak terlibat, kontrak kita akan aku batalkan. tapi ingat!! dalam permainan ini, kau tidak boleh jatuh cinta dengan anak musuhmu!!! jika kau melakukanya, maka kau akan tau akibatnya". Ancaman Mr. M membuat hati Deena terguncang saat itu.

__ADS_1


"jika ini jerome, ia tak mungkin merencanakan aku untuk memamfaatkan dan menyakiti anaknya. tapi jika ia Adam, tak mungkin ia menyuruhku merusak hubungan nya dengan ayahnya. itu adalah hal tergila!!".. Deena kembali yakin jika Mr. M ini bukanlah salah satu dari keluarga Jerome.


" beri aku waktu 3 hari lagi. aku akan memberitahumu keputusan ku saat itu.".. Deena lagi lagi meminta kesempatan untuk memberinya waktu memilih langkah apa yang akan dia ambil.


"cepatlah! aku bukan orang yang begitu sabar. aku tak suka lama menunggu!!!"... nada Mr. M mulai meninggi meskipun ia mengiyakan ucapan Deena.


" terima kasih. aku pasti akan segera menentukan keputusan ku" ..


telpon itu dimatikan setelah Deena selesau bicara.


.


.


.


Deena terduduk di atas kursi, melamun sambil melihat ponsel itu. kini ia bimbang untuk mengambil keputusan nya. ia hanya punya dua pilihan, ikuti kata Mr. M atau mengiyakan tawaran Adam.


jujur saja ada sedikit perasaan nya yang bersalah, bagaimanapun juga Adam tak ada dalam list lingkaran setan nya, tapi ia sepertinya akan dijadikan sebagai jembatan penghubung untuk mencari tahu kebenaran tentang kematian ayahnya


.


...----------------...


Di kamarnya Adam berdiri di samping jendela sambil melihat keluar dengan memegang segelas wine. ia mulai berpikir gerak gerik Deena ada yang aneh. apalagi ia yang paling tahu bahwa saat ini Deena tak memiliki sepeser uang pun untuk membawa ibunya kerumah sakit mahal. jika dibilang hasil penjualan ollshop dan tabungan nya itu sangat tidak mungkin. karna ia sudah melunasi biaya rawat inap ibunya untuk setahun kedepan.


"lalu dari mana wanita itu mendapat uang? apakah ayahnya menyebunyi hartanya untuk nya?".. gumam Adam sendirian disana.


. tapi hati kecilnya berkata tak mungkin, pemerintah sudah melakukan banyak cara untuk mendeteksi seluruh harta benda milik Yanto, baik berupa benda maupun digital jadi sedikit kemungkinan nya ia berhasil menyembunyikan hartanya disuatu tempat.

__ADS_1


"villa di pulau itu juga tak di jual!! karna itu di beli dengan uang tante Moana!!.. tidak mungkin dia melakukan hal yang nekat kan!!"... pikiran Adam menjalar kemana mana. ia segera mengambil ponsel yang ada di saku celanya untuk menelpon Leo.


" hallo!!! awasi Deena!! kemanapun ia pergi, kau harus memberitahu ku!!"..


__ADS_2