Perjalanan ku Untuk Bertemu Dengan mu

Perjalanan ku Untuk Bertemu Dengan mu
Gadis Perkasa


__ADS_3

jam telah menunjukan pukul 11 malam. saat tuan nya sudah tertidur pulas di kamar hotel nya, Leo mencuri curi kesempatan untuk pergi ke sebuah bar untuk bersenang senang disana.


"ah lihatlah body wanita disana. andai aja tuan masih seperti dulu, enak buat di ajak ketempat seperti ini, pasti menyenangkan keluar jam segini tanpa takut dia akan menghubungi ku karna urusan mendesak." gumam Leo sambil meminum tequila nya.


matanya yang jelalatan melirik ke berbagai arah sambil mencari cari mangsa yang akan ia santap malam itu. tak sengaja matanya tertuju ke suatu tempat, terlihat seorang yang familiar memakai outfit serba hitam. mulai dari baju lengan panjang, celana, topi hingga sepatu yang semua serba bewarna hitam..


"ah, kenapa wanita ini terlihat familiar!".. batin nya Leo.


Leo terus memperhatikan wanita itu yang duduk sekitar 10 meter dari tempat dia duduk. wanita itu terlihat memesan segelas Bir dan duduk sendirian di depan bartender itu.


sang wanita melepas topi itu dan betapa terkejutnya Leo ketika melihat wanita itu adalah Deena.


"wanita ini sangat pemberani".. gumam Leo sambil menggeleng gelengkan kepalanya.


" Apa yang akan tuan katakan ya, dan seperti apa Reaksinya ketika melihat wanita ini ada di tempat seperti ini, sendirian di jam segini?...hmm menarik".. lanjutnya


Ini pertama kalinya Deena ke bat lagi, setelah begitu lama tak pergi ke bar seperti ini.


dia pertama kali pergi dulu ketika umur 16 tahun, semenjak itu dia sudah bisa meminum 3 gelas bir. tapi di saat umur nya yang 17 tahun ada insiden yang memnuat dia berjanji dengan ayahnya untuk tidak pergi ketempat ini dan membuat kekacauan lagi seperti dulu. namun karna kali ini dia terlihat sangat tertekan dan lelah, dia datang lagi ke tempat seperti ini untuk melampiaskan segala unek unek dalam hatinya..


dari jauh wajahnya terlihat sangat tertekan dan sesekali dia membuang nafasnya dengan panjang. entah apa yang dia sembunyikan dalam dirinya sehingga hidupnya terasa berat disaat itu.


"ga bisa, gabisa!! aku harus telpon tuan nih. tapi gimana nanti kalo yang kena getahnya juga aku?.. ahhh pusing.. tapi gadis itu kelihatan butuh temen ngobrol. hmmm ga mungkin aku yang kesana. kalo tuan sampe tau... isshhh ngeri pokoknya ga mau ah.."..


Leo duduk dengan resah sambil menimbang nimbang keputusan dia untuk menelpon atasan nya itu.


"okeh... aku telpon.. setelah tuan datang. aku kabur!!. pinter kamu Le"... gerutunya


dengan perasaan yang berdebar, Leo akhirnya memutuskan untuk menelpon tuan nya itu.


sementara di kamar hotel Adam, dia sudah tepar tertidur pulas hanya memakai boxer di balik selimutnya itu.


dreeettt... deeerrrtt..


"arrgh, siapa lagi ini!!"..


dia meraih ponsel nya dengan kasar yang ia letakkan di meja samping tempat tidurnya.

__ADS_1


matanya setengah terbuka untuk membaca nama orang yang berani menganggunya di waktu kramatnya itu.


" Leeeooooo. awas aja kalo ga penting!!". Geram Adam dengan nada suara khas laki laki ketika baru bangun tidur.


"Kalo ga penting, besok kamu tinggal nama saja!!".. ucap nya dengan spontan ketika mengangkat telpon tersebut.


" tuan kapan saya pernah menelpon tuan dengan telpon yang tidak penting?!".. ucap Leo yang terdengar kesal.


"to the point. buruan!! ".. tegas Adam


" Tuan. aku lagi ada di Bar xx, dan coba tebak siapa yang aku temui disini?"..


"siapa? gausah bermain kata kata dengan ku!."..


"baiklah,, gadis yang benama Deena itu saat ini sedang minum sendirian di bar ini.. hebat kan!!".


" whattt!!??".. Adam yang tadinya setengah sadar langsung melotot bangun dari tidurnya dan bergegas memakai pakaian nya untuk menyusul Deena ke bar itu.


baru sampai di pintu kamarnya, Adam terhenti dengan ponsel yang masih di telinga nya.


" oh ****!!".. Leo kaget melihat dua turis asing datang menghampiri Deena dan mengajak nya ngobrol.


"Tuan. kalo tuan ga bisa datang ke sini. izinkan saya untuk menyelamatkan dia dari dua pria yang mendekatinya"..


" ah?? siapa?? ".. tanya Leo.


" aduh tuan, saya di izinkan apa ngga nih. nanti pas saya ikut campur, tuan malah ngamuk.".. tegas Leo.


"tunggu saya disana!!. jangan biarin dia di bawa pergi, kalo orang itu macam macam ke dia, baru kamu bertindak!! oke!"


"baik tuan!!". mereka mengakhiri percakapan mereka.


sepanjang jalan Adam terus mengeluarkan kata yang membuat telinga kita sakit ketika mendengarnya.


" gadis itu bener bener ga bisa bikin aku hidup tenang seharian ini. ada saja hal yang dia lakukan untuk membuatku kesulitan juga pada akhirnya. wlkehskapsosjshalalak arghhh"...


hampir setengah jam akhirnya Adam sampai, untung saja jalanan tidak macet karna jam segitu pengendara tak banyak yang lalu lalang jadi dia lebih cepat nyampe ke lokasi tujuannya.

__ADS_1


setelah bergegas masuk untuk menyelamatkan Deena, dia melihat pemandangan yang sungguh menakjubkan di depan matanya. ada dua pria yang terkapar dengan wajah babak belur sembari memegang lengan nya yang kesakitan di lantai.


lebih terkejutnya lagi wanita yang ingin dia selamatkanlah yang membuat dua pria itu tak berdaya disana. mata Adam pun melihat ke arah sekitar, tak jauh dari sana terlihat Leo yang menganga sambil menutup mulutnya karna kaget melihat Deena begitu perkasa melawan mereka.


Adam hanya bisa memijat rambutnya dan mendekati Deena meskipun masih dalam keadaan shock. dia berusaha meraih tangan Deena namun Deena segera menepisnya dan hendak menyemeck down dia tapi ia segera menghindar. Deena jatuh tersungkur karna sudah lunglai akibat pengaruh alkohol.


"Tuan!! ".. panggil Leo dan berlari ke arahnya..


" Tuan gadis ini!! .... gadis ini ternyata....wahhh tuan kenapa terlihat kaget juga? ".. ucap Leo yang terputus putus karna rasa shock nya.


"sejak kapan dia bisa bela diri?".batin Adam sembari membantu Deena berdiri.


" tuan seperti tak menganggapku ada".. gumam Leo yang melihat tuan nya pokus menatap Deena.


"ayo kita pulang!".. ucap Adam ke Deena.


Deena mulai setengah sadar dan menatap pria yang sedang memboponya untuk berjalan.


" siapa kamu?!".. tanya Deena dengan nada melas


Adam hanya hanya Diam kemudian menggendong Deena ala bridal style ke dalam mobilnya.


"bereskan mereka, bayar juga tagihan nya. dan jangan ikuti aku".. perintah Adam ke Leo.


dia pergi meninggalkan tempat itu menuju ke mobil yang diparkir di depan Bar.


"Tuan!!" panggil Leo lagi.


"apa lagi?!" tegas Adam.


"cuma mau ngasih tau. tadi dia minum bir 3 gelas dan campuran vodka serta rum satu gelas. so, tuan hati hati. takutnya nanti dia buat kekacauan seperti tadi". Leo bergegas pergi setelah mengatakan itu, dia tak mau berlama lama didepan tuan nya sedang dalam mood hancur seperti itu.


"sebenarnya ada apa dengan gadis?".. gumam Adam sembari menatap Deena yang pingsang di dalam mobil.


" woy beban!! kamu sekarang mau jadi gadis yang perkasa rupanya? ah atau kamu hanya pura pura terlihat lemah selama ini?".. ucap Adam sambil mengelus pipi Deena.


seperti tersadar dari buaian, Adam langsung menepis tangan nya dari pipi Deena dan bergegas menyalakan mesin mobil lalu kembali ke hotel.

__ADS_1


__ADS_2